Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan
Advertisement
Teropong Rakyat Official AppGRATIS • Berita terkini Install
Gabung Tropong PLUS Masuk
T+
Terkini
Pasang iklan di sini

Jangkau pembaca Teropong Rakyat. Hubungi admin untuk tarif dan ketentuan iklan.

Bagikan:fXWTHadapi Teror, Ibu Kandung Nizam Ajukan Perlindungan ke LPSKKomentar: 0

Hadapi Teror, Ibu Kandung Nizam Ajukan Perlindungan ke LPSK

Teropong Rakyat, 28 Februari 2026, 22:07 WIB · 1 menit bacaBaca di App
Huruf
Foto: Dokumentasi

Teropongrakyat.co ||Ibu kandung almarhum Nizam Syafei, Lisnawati, resmi mengajukan permohonan perlindungan ke Lembaga Perlindungan Saksi dan Korban (LPSK). Permohonan tersebut diajukan lantaran Lisnawati mengaku menerima sejumlah teror dan ancaman dalam beberapa hari terakhir.

Teror tersebut diduga berkaitan dengan kasus kematian Nizam Syafei yang saat ini tengah menjadi perhatian publik. Nizam meninggal dunia dan diduga menjadi korban kekerasan yang dilakukan oleh ibu tirinya. Berdasarkan informasi yang dihimpun, korban mengalami sejumlah luka setelah dipaksa meminum air panas.

Baca Juga:  Gelar Naker Expo, Kemnaker Sediakan Puluhan Ribu Lowongan Pekerjaan di Tiga Kota

Kuasa hukum Lisnawati, Krisna Murti, mengungkapkan bahwa kliennya kerap menerima pesan singkat serta panggilan telepon dari nomor tidak dikenal yang bernada mengancam. Kondisi tersebut membuat kliennya merasa tertekan dan khawatir terhadap keselamatan dirinya.

“Intinya kami mau melaporkan, karena klien kami beberapa hari terakhir ini banyak menerima WhatsApp atau telepon yang tidak jelas. Isinya mengarah pada ancaman,” ujar Krisna Murti kepada wartawan di kantor LPSK, Jumat (27/2/20).

Baca Juga:  STAF AHLI BIDANG KEWIRAUSAHAAN DPP P3N CCI DR HR WIJAYA,M.Si ADAKAN PELATIHAN TOUR GUIDE, KOLABORASI THE WIJAYA INSTITUTE DENGAN DENGAN KAMPUS

Menurut Krisna, pengajuan perlindungan ini penting agar Lisnawati dapat merasa aman serta leluasa memberikan keterangan terkait kasus kematian anaknya tanpa tekanan atau intimidasi dari pihak mana pun.

donie

Lihat Breaking News Selengkapnya→
Artikel Terkait Breaking News
TNI – PolriKanal lain
BisnisKanal lain