Rumah di Pakisaji Terbakar Diduga Akibat Anak Bermain Korek Api, Damkar Berhasil Cegah Api Meluas

- Jurnalis

Rabu, 8 Juli 2026 - 14:34 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Malang | Teropongrakyat.co– Sebuah rumah milik Endang Cahyani di Dusun Binangun, Desa Genengan, Kecamatan Pakisaji, Kabupaten Malang, dilalap api pada Rabu (8/7/2026) pagi. Kebakaran yang diduga dipicu anak kecil bermain korek api berhasil dipadamkan oleh Tim Pemadam Kebakaran (Damkar) Kabupaten Malang sebelum merembet ke bangunan di sekitarnya.

Peristiwa terjadi sekitar pukul 09.30 WIB saat pemilik rumah sedang pergi ke kantor Dispendukcapil untuk mengurus Kartu Keluarga (KK). Sang anak memilih tetap berada di rumah bersama neneknya. Diduga, anak tersebut bermain korek api di dalam kamar hingga membakar selimut. Api kemudian dengan cepat menjalar ke seluruh ruangan dan menghanguskan sebagian besar bangunan rumah.

Melihat kobaran api semakin membesar, anak dan neneknya segera menyelamatkan diri ke luar rumah. Warga sekitar kemudian menghubungi Damkar Kabupaten Malang untuk meminta bantuan pemadaman.

Baca Juga:  DPP AKPERSI Geruduk Kementrian Desa Terkait Pernyataan "LSM DAN Wartawan Bodrek", Ketua Umum: Segera Meminta Maaf Secara Terbuka Menteri Yandri

Respons Cepat Damkar

Laporan kebakaran diterima petugas pada pukul 09.55 WIB. Tim Damkar Kabupaten Malang langsung bergerak menuju lokasi pada pukul 10.00 WIB dan tiba sekitar pukul 10.15 WIB. Setelah melakukan upaya pemadaman dan pendinginan, api berhasil dijinakkan sepenuhnya pada pukul 10.40 WIB.

Dalam operasi tersebut, Damkar Kabupaten Malang menerjunkan dua unit mobil pemadam dengan enam personel. Selain itu, unsur Kecamatan Pakisaji juga ikut membantu proses penanganan di lokasi kejadian.

Kerugian Capai Rp30 Juta, Tidak Ada Korban Jiwa

Akibat kebakaran tersebut, rumah berukuran sekitar 7 x 10 meter mengalami kerusakan dengan estimasi kerugian material mencapai sekitar Rp30 juta. Beruntung, tidak ada korban jiwa maupun korban luka dalam insiden tersebut.

Baca Juga:  BBM Pertamina, Shell, Vivo, dan BP Kompak Turun Harga per April 2025

Komandan Regu (Danton) Damkar Kabupaten Malang, Andik Minarko, mengimbau masyarakat agar lebih meningkatkan pengawasan terhadap anak-anak, terutama saat berada di rumah. Ia menegaskan bahwa benda-benda yang berpotensi memicu kebakaran, seperti korek api, sebaiknya disimpan di tempat yang aman dan jauh dari jangkauan anak-anak.

“Peran orang tua dan keluarga sangat penting dalam mengawasi aktivitas anak di rumah. Pastikan korek api maupun sumber api lainnya tidak mudah diakses anak-anak agar kejadian serupa tidak terulang,” ujar Andik Minarko.

Berita Terkait

Hashim Sebut Penguatan Polhut Tarik Perhatian Prince William
SK Kepemimpinan Ranting Kayu Manis BPPKB Banten Resmi Diserahkan
Menko Pangan Apresiasi Gerak Menhut Raja Juli Wujudkan Perdagangan Karbon
Penyerahan SK Kepemimpinan DPAC BPPKB Bogor Utara Oleh DPC Kota Bogor
IKAPPI Kota Bogor Dorong Stakeholder Lebih Peduli terhadap Kondisi Pasar Tradisional
Harlah ke-28 BPPKB Banten: Gelar Seren Taun hingga Santunan Yatim di Kabupaten Bogor
Menhut : Presiden Prabowo Minta Kemenhut Bangun Tata Kelola Kehutanan Antikorupsi
Diduga Kuasai 140 Hektare Lahan Adat Sepihak, PT NPR Diminta Penuhi Ganti Rugi dan Warga Dapat Perlindungan Hukum

Berita Terkait

Selasa, 7 Juli 2026 - 23:09 WIB

Hashim Sebut Penguatan Polhut Tarik Perhatian Prince William

Selasa, 7 Juli 2026 - 22:59 WIB

SK Kepemimpinan Ranting Kayu Manis BPPKB Banten Resmi Diserahkan

Selasa, 7 Juli 2026 - 20:34 WIB

Menko Pangan Apresiasi Gerak Menhut Raja Juli Wujudkan Perdagangan Karbon

Selasa, 7 Juli 2026 - 19:48 WIB

Penyerahan SK Kepemimpinan DPAC BPPKB Bogor Utara Oleh DPC Kota Bogor

Senin, 6 Juli 2026 - 21:17 WIB

IKAPPI Kota Bogor Dorong Stakeholder Lebih Peduli terhadap Kondisi Pasar Tradisional

Berita Terbaru

Opini

Ujian Kepastian Hukum dan Reforma Agraria

Rabu, 8 Jul 2026 - 15:20 WIB