Tiang Patah Dibiarkan Menggantung, Ancam Nyawa Warga Marunda

- Jurnalis

Kamis, 16 April 2026 - 17:38 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Jakarta Utara, TeropongRakyat.co – Sebuah tiang jaringan milik Telkom Indonesia dilaporkan patah dan dibiarkan menggantung di Jalan Sungai Tiram RT 04/RW 09, Kelurahan Marunda, Jakarta Utara. Kondisinya memprihatinkan, hanya tersangkut di antara kabel, tanpa penanganan berarti sejak pertama kali diketahui pada 9 April 2026. Kamis, (16/04/2026).

Di tengah padatnya permukiman warga, keberadaan tiang patah tersebut bukan sekadar gangguan visual, melainkan ancaman nyata yang bisa memicu kecelakaan kapan saja.

“Di sini banyak anak kecil lalu lalang. Kalau ini jatuh dan nimpa warga, apalagi anak kecil, bahaya banget. Belum lagi risiko konsleting listrik dari kabel-kabel itu,” ujar salah satu warga kepada redaksi.

Pantauan di lokasi menunjukkan gang sempit dengan aktivitas warga yang tinggi, memperbesar potensi korban apabila tiang tersebut roboh sewaktu-waktu. Ironisnya, kondisi berbahaya ini justru terkesan diabaikan.

Baca Juga:  Temu sapa bersama Para Wartawan, Kapolsek Kemayoran: Mari Kita Bersama-sama Mendukung Program 100 Hari Presiden Prabowo

Warga menduga penyebab patahnya tiang bukan semata faktor cuaca, melainkan juga akibat pemasangan yang tidak standar.

“Kayaknya karena hujan, tapi itu tiang Telkom disambung pakai paralon diisi semen, mungkin karena kurang tinggi,” ungkap warga lainnya.

Jika dugaan tersebut benar, maka ini bukan sekadar kelalaian, melainkan indikasi pemasangan infrastruktur yang tidak memenuhi standar keselamatan.

Lebih jauh, warga juga menyebut pemasangan tiang tersebut sebelumnya tidak melalui izin resmi kepada pengurus lingkungan setempat seperti RT dan RW. Hal ini menambah panjang daftar persoalan, dari aspek keselamatan hingga prosedur administratif yang diduga diabaikan.

Baca Juga:  Deddy Corbuzier Resmi Dilantik sebagai Stafsus Menhan Bidang Komunikasi Publik

Ketua RW 09 diketahui telah melaporkan kondisi ini kepada pihak kelurahan. Namun hingga berita ini diturunkan, belum ada tindakan konkret dari instansi terkait maupun pemerintah daerah.

Situasi ini memunculkan pertanyaan besar: apakah keselamatan warga harus menunggu korban jiwa terlebih dahulu untuk ditindaklanjuti?

Keterlambatan penanganan terhadap potensi bahaya yang jelas terlihat ini mencerminkan lemahnya respons terhadap aduan masyarakat. Pemerintah daerah dan pihak terkait seharusnya tidak menormalisasi kondisi berisiko tinggi seperti ini.

Warga kini hanya bisa berharap, sebelum tiang itu benar-benar jatuh dan memakan korban, ada tindakan cepat dan tegas dari pihak yang bertanggung jawab.

Berita Terkait

LPKP Lapor Oknum Kades Muara Pari ke Kejagung, Mabes Polri & KPK: Sengketa Lahan Adat 190 Ha Karendan
Kuasa Hukum Tempuh Praperadilan Polsek Koja, Polisi Bantah Salah Tangkap dan Kekerasan
Teladani Akhlak Rasul, Grand Soll Marina Hotel Tangerang Gelar Maulid Akbar Bersama Habib Hafid Baraqbah
MAULID NABI MUHAMMAD SAW: WARGA SUNTER KANGKUNGAN TELAGA MURNI 2 BERSHOLAWAT DAN MEMPERERAT SILATURAHMI
Ketua Kelompok Tani Sejahtera Maju Jaya Minta Ketum HMTN-MP Asril Naska Turun ke Lahan Sengketa 415 Hektare
22 Tahun Menggunung, TPS Ilegal Nagrak Jadi Cermin Carut-Marut Pengelolaan Sampah Jakarta, Pansus DPRD DKI Tinjau Langsung!
Selamat Nur Kharisma sebagai Presma Jayabaya Didikan Farid Sudrajat Periode 2026–2027
Liburan Sambil Ibadah! Grand Soll Marina Hotel Tangerang Buka Trip Religi ke Makam Abuya Uci Cilongok

Berita Terkait

Jumat, 4 September 2026 - 17:26 WIB

LPKP Lapor Oknum Kades Muara Pari ke Kejagung, Mabes Polri & KPK: Sengketa Lahan Adat 190 Ha Karendan

Jumat, 4 September 2026 - 13:34 WIB

Kuasa Hukum Tempuh Praperadilan Polsek Koja, Polisi Bantah Salah Tangkap dan Kekerasan

Kamis, 3 September 2026 - 22:46 WIB

Teladani Akhlak Rasul, Grand Soll Marina Hotel Tangerang Gelar Maulid Akbar Bersama Habib Hafid Baraqbah

Kamis, 3 September 2026 - 21:39 WIB

MAULID NABI MUHAMMAD SAW: WARGA SUNTER KANGKUNGAN TELAGA MURNI 2 BERSHOLAWAT DAN MEMPERERAT SILATURAHMI

Kamis, 3 September 2026 - 15:47 WIB

Ketua Kelompok Tani Sejahtera Maju Jaya Minta Ketum HMTN-MP Asril Naska Turun ke Lahan Sengketa 415 Hektare

Berita Terbaru

TNI – Polri

Misi Close Air Support AH-64 Apache Warnai SGS 2026

Jumat, 4 Sep 2026 - 23:30 WIB

TNI – Polri

Pasukan Airborne SGS 2026 Laksanakan Operasi Lanjutan Dalam Materi

Jumat, 4 Sep 2026 - 20:24 WIB