Bawaslu Perketat Pengawasan Pilkada 2024, Fokus Pada Titik Rawan

- Jurnalis

Kamis, 21 November 2024 - 12:45 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Bawaslu Perketat Pengawasan Pilkada 2024, Fokus Pada Titik Rawan - Teropong Rakyat
Rahmat Bagja / Ketua Bawaslu

Jakarta, TeropongRakyat.co – Badan Pengawas Pemilu (Bawaslu) semakin meningkatkan pengawasan di seluruh Indonesia menjelang hari pencoblosan Pilkada 2024 yang akan berlangsung pada 27 November mendatang.

Langkah ini diambil untuk memastikan pelaksanaan pilkada berjalan dengan lancar, tertib, damai, dan sesuai dengan aturan yang berlaku.

Ketua Bawaslu, Rahmat Bagja mengungkapkan bahwa berbagai persiapan telah dilakukan guna mengawal kesuksesan Pilkada 2024.

“Kami akan memperketat patroli pengawasan dan telah melakukan apel siaga di hampir seluruh wilayah Indonesia,” ucap Bagja dalam konferensi pers di Jakarta, Rabu (20/11/2024).

Selain itu, Bagja menambahkan, Bawaslu juga terus memperkuat koordinasi dengan Bawaslu di tingkat provinsi hingga kabupaten/kota untuk memastikan pengawasan lebih intensif.

Baca Juga:  Deklarasi DPD AKPI JATENG Di Hadiri Jajaran Dewan Pengurus Pusat

Karena dengan demikian, pengawasan pilkada akan mencakup seluruh aspek mulai dari proses pemilihan hingga penghitungan suara.

Di daerah-daerah yang dinilai rawan, seperti yang memiliki calon tunggal atau hanya dua pasangan calon, pengawasan akan semakin diperketat.

Bagja menekankan bahwa kewaspadaan khusus juga diterapkan di daerah-daerah yang dianggap memiliki tingkat kerawanan tinggi.

“Kami akan meningkatkan pengawasan di tempat-tempat dengan tingkat kerawanan tinggi, seperti daerah dengan kotak kosong atau calon yang hanya dua orang,” ujarnya.

Bawaslu juga terus menjalin komunikasi dengan berbagai pihak terkait, termasuk Komisi Pemilihan Umum (KPU), kepolisian, serta forum komunikasi pimpinan daerah (Forkopimda), guna memastikan koordinasi yang solid antara berbagai pihak dalam pengawasan Pilkada.

Baca Juga:  Bangsa Israel Suka Impor Minyak Hewan, Kimia Hingga Alas Kaki dari Indonesia?

Bagja juga menyoroti wilayah Sampang, Jawa Timur, yang baru-baru ini menjadi sorotan akibat insiden pengeroyokan.

Bawaslu berjanji akan memberikan perhatian lebih pada daerah tersebut dengan menempatkannya sebagai wilayah rawan dan menerapkan langkah mitigasi lebih lanjut.

Pilkada Serentak 2024 akan melibatkan 1.553 pasangan calon kepala daerah di 37 provinsi, 415 kabupaten, dan 93 kota.

Dengan persiapan yang matang dan pengawasan yang ketat, Bawaslu berharap pilkada dapat berlangsung dengan adil dan damai, menjaga integritas demokrasi di Indonesia.

Berita Terkait

Diduga Halangi Tugas Jurnalistik, Kades Datar Pemalang Jadi Sorotan
HUT Ke-1 HMTN-MP Komit Dalam Pemberdayaan Masyarakat Tani Nusantara Terintegrasi Berkolaboratif
Lewati Pemungutan Suara Demokratis, Andi Eko Purnama Terpilih Jadi Ketua DPAC Cibinong
Musda X LDII Kabupaten Malang 2026: Perkuat SDM Profesional Religius Menuju Malang Makmur Berdaya Saing
Bupati Subang Hadir Pengukuhan UPZ Baznas Yang Amanah Berintegritas
PT Pelindo Solusi Logistik Berubah Nama Menjadi PT Pelindo Sinergi Lokaseva
Dari Semenisasi Jalan ke Dapur Sederhana: Potret Humanis Satgas TMMD di Kutai Barat
Bupati Malang Sanusi Siap Buka Musda X LDII 2026 di Pendopo Panji

Berita Terkait

Senin, 16 Februari 2026 - 14:19 WIB

Diduga Halangi Tugas Jurnalistik, Kades Datar Pemalang Jadi Sorotan

Senin, 16 Februari 2026 - 10:30 WIB

HUT Ke-1 HMTN-MP Komit Dalam Pemberdayaan Masyarakat Tani Nusantara Terintegrasi Berkolaboratif

Sabtu, 14 Februari 2026 - 15:19 WIB

Lewati Pemungutan Suara Demokratis, Andi Eko Purnama Terpilih Jadi Ketua DPAC Cibinong

Sabtu, 14 Februari 2026 - 13:53 WIB

Musda X LDII Kabupaten Malang 2026: Perkuat SDM Profesional Religius Menuju Malang Makmur Berdaya Saing

Jumat, 13 Februari 2026 - 23:53 WIB

Bupati Subang Hadir Pengukuhan UPZ Baznas Yang Amanah Berintegritas

Berita Terbaru

TNI – Polri

Pemuda Pakisaji Tertabrak KA di Desa Genengan

Minggu, 15 Feb 2026 - 23:55 WIB