Rekor Penarikan Dana Harian Terbesar dari ETF Ethereum Fidelity Sejak Peluncuran, Apa Artinya?

- Jurnalis

Kamis, 3 Oktober 2024 - 14:00 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Pada tanggal 1 Oktober, Fidelity Ethereum Fund (FETH) mencatat penarikan dana sebesar $25 juta, menjadikannya jumlah penarikan harian terbesar yang pernah terjadi di antara ETF spot Ether berbasis di Amerika Serikat, kecuali Grayscale Ethereum Trust (ETHE).

Pada hari yang sama, ETF spot Ether secara keseluruhan mencatat penarikan dana sebesar $48,6 juta dari sembilan penerbit. Dari jumlah tersebut, FETH menyumbang $25 juta, ETHE menyumbang $26,6 juta, dan Bitwise Ethereum ETF (ETHW) menyumbang $0,9 juta.

Meskipun banyak yang mengalami penarikan, ada beberapa ETF Ethereum yang mencatat arus masuk positif, yaitu 21Shares’ Core Ethereum ETF (CETH) dengan $1,2 juta dan VanEck Ethereum ETF (ETHV) dengan $2,7 juta. ETF lainnya tidak mengalami perubahan signifikan.

Grayscale Tetap Memegang Rekor Penarikan Terbesar

Meskipun Grayscale Ethereum Trust (ETHE) masih memegang rekor untuk penarikan harian terbesar, rekor baru yang dicapai oleh Fidelity menekankan tekanan yang terjadi di pasar ETF Ether. Walaupun demikian, FETH masih merupakan ETF terbesar kedua dengan total investasi sebesar $453,5 juta.

Baca Juga:  Sediakan Mudik Gratis 2026, Pelindo Sinergi Lokaseva Siap Antarkan Pemudik dengan Aman & Nyaman

Sementara itu, iShares Ethereum Trust (ETHA) milik BlackRock memimpin di posisi pertama dengan total investasi melebihi $1,14 miliar per 1 Oktober.

Kondisi Pasar ETF Bitcoin

Tren penarikan tidak hanya terjadi pada ETF Ethereum, namun juga pada ETF spot Bitcoin yang mencatat penarikan total sebesar $242,6 juta pada 1 Oktober, menjadi penarikan terbesar dalam hampir satu bulan terakhir sejak 3 September. Fidelity Wise Origin Bitcoin Fund mencatat penarikan terbesar sebesar $144,7 juta, diikuti oleh ARK 21Shares Bitcoin ETF dengan penarikan sebesar $84,3 juta.

Harga kurs Bitcoin spot turun hampir $4.000 setelah serangan rudal Iran ke Israel pada akhir 1 Oktober, tetapi berhasil kembali naik menjadi $61.750 pada saat artikel ini diterbitkan.

Secara umum, penarikan dana besar-besaran dari ETF Ethereum dan Bitcoin menunjukkan adanya ketidakpastian di pasar kripto, yang dipengaruhi oleh berbagai faktor eksternal seperti geopolitik dan volatilitas harga. Meski begitu, dana besar masih tetap tertanam dalam produk-produk ETF ini, menunjukkan minat investor yang kuat meskipun terjadi fluktuasi.

Baca Juga:  Memerangi Judi Online di Tengah Melonjaknya Adopsi Kripto di Indonesia

Fidelity dan Grayscale, sebagai pemain utama di pasar, terus menguasai sebagian besar aset, sementara ETF seperti 21Shares dan VanEck berhasil menarik dana baru meski pasar sedang tidak stabil. Bagi investor yang memperhatikan tren jangka panjang, ini bisa menjadi indikator bahwa sementara volatilitas tetap tinggi, minat terhadap aset kripto seperti Ethereum dan Bitcoin masih bertahan.

Melihat perkembangan terbaru ini, penting bagi investor untuk terus memantau kondisi pasar serta berita global yang dapat mempengaruhi nilai investasi mereka di sektor kripto. Pemahaman yang lebih dalam mengenai dinamika ini dapat membantu dalam pengambilan keputusan yang lebih bijak untuk beli Bitcoin atau trading Ethereum maupun aset kripto lainnya. 

Berita Terkait

IPC Terminal Petikemas Berhasil Menjaga Kinerja Operasional Secara Solid
Pt Akses Pelabuhan Indonesia Tingkatkan Kompetensi Melalui Pelatihan Lean Six Sigma Spsl Group
Paguyuban Pedagang Daging “Desak” Pemerintah Ambil Sikap Tegas Terkait Tata Niaga Daging Di Kota Pasuruan
Jual Emas Indonesia Gaspol! Buyback Tinggi, Harga Murah, Target 100 Gerai
Manajemen Lalu Lintas Berbasis Kapasitas: Gate Pass Tanjung Priok Atur Arus Kendaraan Secara Terukur
Tak Terganggu! TPK Koja Jelaskan Penyesuaian Arus Logistik Pasca Idul Fitri
Dukung Arus Mudik Lebaran 2026, Jalan Tol Cibitung-cilincing (JTCC) Diskon Tarif TOL Mulai 30%
Selaras Dengan Transformasi Identitas Subholding, PT Akses Pelabuhan Indonesia Hadir Dengan Logo Baru

Berita Terkait

Selasa, 14 April 2026 - 12:28 WIB

IPC Terminal Petikemas Berhasil Menjaga Kinerja Operasional Secara Solid

Selasa, 14 April 2026 - 11:16 WIB

Pt Akses Pelabuhan Indonesia Tingkatkan Kompetensi Melalui Pelatihan Lean Six Sigma Spsl Group

Senin, 13 April 2026 - 17:20 WIB

Paguyuban Pedagang Daging “Desak” Pemerintah Ambil Sikap Tegas Terkait Tata Niaga Daging Di Kota Pasuruan

Senin, 13 April 2026 - 12:02 WIB

Jual Emas Indonesia Gaspol! Buyback Tinggi, Harga Murah, Target 100 Gerai

Kamis, 2 April 2026 - 20:28 WIB

Manajemen Lalu Lintas Berbasis Kapasitas: Gate Pass Tanjung Priok Atur Arus Kendaraan Secara Terukur

Berita Terbaru