Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan
Advertisement
Teropong Rakyat Official AppGRATIS • Berita terkini Install
Gabung Tropong PLUS Masuk
T+
Terkini
Pasang iklan di sini

Jangkau pembaca Teropong Rakyat. Hubungi admin untuk tarif dan ketentuan iklan.

Bagikan:fXWTWonosobo Siapkan 78 Dapur Makan Bergizi Gratis, Target 100 DapurKomentar: 0

Wonosobo Siapkan 78 Dapur Makan Bergizi Gratis, Target 100 Dapur

Teropong Rakyat, 8 Februari 2026, 10:27 WIB · 3 menit bacaBaca di App
Huruf
Foto: Dokumentasi

WONOSOBO – Teropongrakyat.co || Program Makan Bergizi Gratis (MBG) menjadi salah satu agenda strategis pemerintah Indonesia dalam upaya meningkatkan kualitas sumber daya manusia sejak usia dini. Kebijakan ini berlandaskan pada ketentuan konstitusi, khususnya UUD 1945 Pasal 28H ayat (1) yang menjamin hak setiap warga negara untuk memperoleh layanan kesehatan, serta Pasal 31 yang menegaskan hak atas pendidikan yang layak. Keduanya menegaskan bahwa pemenuhan nutrisi merupakan fondasi penting bagi tumbuh kembang anak dan keberhasilan proses belajar.

Selain itu, Program MBG juga menjadi langkah konkret pemerintah dalam menekan angka stunting dan gizi buruk, yang hingga kini masih menjadi tantangan nasional. Kekurangan nutrisi pada masa pertumbuhan dapat berdampak serius, seperti hambatan perkembangan otak, rendahnya daya tahan tubuh, hingga menurunnya potensi kecerdasan di masa dewasa.

Bertempat di Temu Kamu Caffe, awak media berkesempatan menggali informasi lebih dalam mengenai implementasi program ini melalui perbincangan bersama Koordinator Wilayah Kabupaten Wonosobo, Satika Mahda, yang membawahi seluruh dapur MBG di wilayah tersebut.

Baca Juga:  Babinsa Mapurujaya Sertu Tangkas Budiono Selalu Rutin Mendampingi Petani Binaan Sebagai Upaya Mensukseskan Program Ketahanan Pangan Wilayah

Satika mengungkapkan bahwa saat ini telah beroperasi 78 dapur MBG di Kabupaten Wonosobo, dan jumlah tersebut diproyeksikan terus meningkat hingga melampaui 100 dapur. Menurutnya, proses pendirian dapur MBG diawasi ketat oleh Badan Gizi Nasional (BGN) sehingga tidak setiap pihak yang ingin membangun dapur dapat langsung diterima. Terdapat sejumlah persyaratan yang wajib dipenuhi, mulai dari kepemilikan yayasan yang legal, ketersediaan lokasi yang sesuai dengan SOP BGN, hingga kesiapan faktor penunjang lainnya.

“Setiap yayasan diperbolehkan memiliki maksimal 10 dapur MBG, dan tidak dibatasi itu milik siapa. Yang terpenting, mereka memenuhi kriteria yang ditetapkan BGN, termasuk kesiapan modal,” jelas Satika Mahda.

Satika juga menegaskan pentingnya partisipasi masyarakat dalam mengawal pelaksanaan program ini agar tetap berada di jalur yang benar dan tepat sasaran. Ia mempersilakan masyarakat melapor apabila menemukan dugaan pelanggaran atau ketidaksesuaian SOP di lapangan, dengan catatan laporan disertai bukti yang kuat untuk ditindaklanjuti oleh pihaknya.

Baca Juga:  Dukung Program Asta Cita Presiden, Polres Jakbar Tangkap Puluhan Tersangka Narkoba dalam Sebulan

Obrolan santai bersama Satika diiringi suasana Temu Kamu Caffe yang nyaman semakin menambah kehangatan diskusi sore itu. Dalam kesempatan tersebut, ia turut menjelaskan bahwa dapur MBG wajib menyediakan dua jenis porsi, yakni porsi besar dan porsi kecil.

. Porsi besar bernilai Rp10.000, ditujukan bagi siswa kelas 4 SD hingga SMA serta ibu hamil.

. Porsi kecil bernilai Rp8.000, diperuntukkan bagi anak-anak TK, balita, serta siswa kelas 1 hingga kelas 3 SD.

Menutup perbincangan, Satika Mahda menyampaikan bahwa pihaknya siap memberikan informasi tambahan kapan pun dibutuhkan. Awak media maupun masyarakat dipersilakan menghubungi melalui pertemuan langsung atau komunikasi via WhatsApp apabila membutuhkan penjelasan lebih lanjut mengenai Program MBG.

( Tim red )

Lihat Breaking News Selengkapnya→
Artikel Terkait Breaking News
TNI – PolriKanal lain
BisnisKanal lain