Api dari Tungku Tradisional Hanguskan Dapur Rumah Warga Pakisaji, Kerugian Ditaksir Rp25 Juta

- Jurnalis

Minggu, 5 Juli 2026 - 13:16 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Malang| Teropongrakyat.co – Kebakaran melanda sebuah rumah warga di Dusun Tambaksari, RT 10 RW 02, Desa Jatisari, Kecamatan Pakisaji, Kabupaten Malang, Sabtu (4/7/2026) malam. Peristiwa yang menghanguskan bagian dapur rumah milik Sunapi (68) itu diduga dipicu api dari tungku tradisional yang ditinggalkan saat masih menyala.

Kebakaran terjadi sekitar pukul 19.00 WIB. Berdasarkan informasi yang dihimpun, saat itu korban sedang memasak air menggunakan tungku tradisional. Namun, setelah itu korban meninggalkan tungku untuk menonton televisi hingga lupa memadamkan api. Kobaran api kemudian menyambar tumpukan kayu bakar yang berada di sekitar tungku dan dengan cepat membesar hingga membakar sebagian dapur berukuran sekitar 6 x 8 meter.

Baca Juga:  Inspeksi Mendalam di GT Telaga Asih: API Pastikan Infrastruktur Jalan Tol Terjaga

Mengetahui kobaran api semakin besar, anak korban segera menghubungi Pemadam Kebakaran (Damkar) Kabupaten Malang untuk meminta bantuan.

Damkar Bergerak Cepat

Laporan kebakaran diterima petugas sekitar pukul 19.35 WIB. Lima menit kemudian, dua unit mobil pemadam beserta enam personel dari Damkar Kabupaten Malang langsung diberangkatkan menuju lokasi.

Tim tiba di lokasi pada pukul 19.55 WIB dan segera melakukan upaya pemadaman agar api tidak merembet ke bagian rumah lainnya maupun bangunan di sekitar lokasi.

Setelah sekitar 35 menit berjibaku dengan kobaran api, petugas akhirnya berhasil menjinakkan kebakaran pada pukul 20.30 WIB.

Baca Juga:  Kunjungan Kerja Reses Komisi IV DPR RI di PT Greenfields, Malang

Tidak Ada Korban Jiwa

Beruntung, tidak ada korban jiwa maupun korban luka dalam peristiwa tersebut. Meski demikian, kebakaran mengakibatkan kerugian material yang ditaksir mencapai sekitar Rp25 juta akibat rusaknya sebagian bangunan dapur beserta isinya.

Komandan Regu Damkar Kabupaten Malang, Andik Minarko, melalui keterangannya menyampaikan bahwa dugaan sementara penyebab kebakaran berasal dari tungku tradisional yang masih menyala dan ditinggalkan pemilik rumah hingga api menyambar material yang mudah terbakar.

Petugas mengimbau masyarakat agar lebih berhati-hati saat menggunakan tungku maupun peralatan memasak berbahan bakar api, serta memastikan api benar-benar padam sebelum meninggalkan dapur guna mencegah terjadinya kebakaran serupa.

Berita Terkait

Lahan Tebu Seluas 1 Hektare Terbakar di Pakisaji, Diduga Akibat Sisa Pembakaran Sampah
Bekas Kandang Kambing di Asrikaton Pakis Terbakar
Sehari Empat Kebakaran Melanda Kabupaten Malang, Rumah hingga Lahan Tebu Dilalap Api
Muhaimin Iskandar Dorong UMKM Kota Batu Naik Kelas Lewat Perintis Berdaya Connect
Dalam Sehari, Dua Kebakaran Terjadi di Kabupaten Malang, Damkar Bergerak Cepat
Kebakaran Lahan Bambu dan Sampah Seluas 5 Hektare di Lawang
Anggaran Bencana Dipertanyakan, Istana Gelontorkan Rp305 Juta untuk Pengadaan Merpati HUT ke-81 RI
Festival Mbois 11 “Malang Menyala” Dorong Koperasi Multi Pihak Jadi Motor Ekonomi Kreatif

Berita Terkait

Kamis, 27 Agustus 2026 - 08:34 WIB

Lahan Tebu Seluas 1 Hektare Terbakar di Pakisaji, Diduga Akibat Sisa Pembakaran Sampah

Kamis, 27 Agustus 2026 - 08:03 WIB

Bekas Kandang Kambing di Asrikaton Pakis Terbakar

Kamis, 27 Agustus 2026 - 07:57 WIB

Sehari Empat Kebakaran Melanda Kabupaten Malang, Rumah hingga Lahan Tebu Dilalap Api

Rabu, 26 Agustus 2026 - 17:58 WIB

Muhaimin Iskandar Dorong UMKM Kota Batu Naik Kelas Lewat Perintis Berdaya Connect

Senin, 24 Agustus 2026 - 19:02 WIB

Dalam Sehari, Dua Kebakaran Terjadi di Kabupaten Malang, Damkar Bergerak Cepat

Berita Terbaru