MALANG | Teropongrakyat.co – Kebakaran terjadi di Jalan Anggrek 2 RT 05 RW 03, Desa Asrikaton, Kecamatan Pakis, Kabupaten Malang, Kamis (27/8/2026) dini hari. Kobaran api melanda sebuah bekas kandang kambing milik warga bernama Madi (56).
Peristiwa tersebut dilaporkan kepada Tim Pemadam Kebakaran (Damkar) Kabupaten Malang sekitar pukul 00.16 WIB. Warga setempat sebelumnya melihat kobaran api yang sudah cukup besar sekitar pukul 23.58 WIB.
Warga yang berada di sekitar lokasi sempat berupaya melakukan pemadaman secara mandiri menggunakan peralatan seadanya. Namun, karena api terus membesar, warga kemudian menghubungi petugas Damkar Kabupaten Malang untuk mendapatkan penanganan.
Mendapat laporan tersebut, petugas Damkar langsung bergerak. Tim menerima laporan pada pukul 00.16 WIB, kemudian melakukan persiapan dan unit berangkat pada pukul 00.24 WIB. Petugas tiba di lokasi sekitar pukul 00.34 WIB dan segera melakukan upaya pemadaman.
Petugas Damkar Kabupaten Malang Regu 3 mengerahkan dua unit kendaraan, yakni U7 dan U10, dengan kekuatan enam personel. Proses pemadaman berlangsung hingga akhirnya api dinyatakan padam sekitar pukul 01.30 WIB.
Luas area yang terdampak kebakaran diperkirakan mencapai ±200 meter persegi. Tidak terdapat korban jiwa maupun korban luka dalam kejadian tersebut.
Sementara itu, sumber api hingga kini belum diketahui secara pasti. Petugas terkait masih melakukan pendataan dan penanganan di lokasi kejadian.
Pemilik bangunan, Madi (56), mengalami kerugian material yang diperkirakan mencapai sekitar Rp5 juta. Beruntung, kebakaran dapat dikendalikan sehingga tidak dilaporkan menimbulkan korban jiwa.
Kepala Bidang PPK Damkar Kabupaten Malang, Win Haliem, S.T., M.T., menyampaikan bahwa penanganan kebakaran dilakukan setelah menerima laporan dari warga. Kecepatan warga dalam melaporkan kejadian menjadi salah satu faktor penting agar api segera mendapatkan penanganan petugas.
Setelah memastikan kondisi lokasi aman dan api benar-benar padam, seluruh personel dan unit Damkar meninggalkan lokasi. Tim kemudian tiba kembali di Mako/Pos sekitar pukul 02.15 WIB.
Petugas mengimbau masyarakat untuk segera menghubungi pemadam kebakaran apabila mengetahui adanya kebakaran, sekaligus menghindari tindakan yang dapat membahayakan diri saat berupaya melakukan pemadaman secara mandiri.


























































