Bekali Remaja dan Orang Tua Surabaya dengan Keterampilan Hidup melalui Program KEMANGI

- Jurnalis

Selasa, 25 Agustus 2026 - 21:44 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

DP3APPKB Surabaya Hadirkan Psikolog untuk Memperkuat Ketahanan Mental dan Komunikasi dalam Keluarga

SURABAYA — Program KEMANGI (Kelas Remaja dan Orang Tua Tangguh, Kreatif, dan Mandiri) yang digagas Dinas Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak serta Pengendalian Penduduk dan Keluarga Berencana (DP3APPKB) Kota Surabaya kembali menggelar kegiatan edukasi bagi remaja dan orang tua.

Kegiatan yang berlangsung pada Sabtu, 22 Agustus 2026, di Kelurahan Kalirungkut, Surabaya, tersebut menghadirkan Prasetyo Alif Soeprawiro, M.Psi., Psikolog, sebagai narasumber. Dalam kegiatan itu, peserta mendapatkan berbagai materi terkait pengembangan diri, kesehatan mental, serta penguatan komunikasi dalam keluarga.

Pada pertemuan kali ini, Wiro—sapaan akrab Prasetyo yang juga merupakan dosen di UPN Veteran Jawa Timur—menyampaikan dua materi khusus bagi para orang tua, yakni “Membuat Keputusan agar Remaja Tidak Salah Paham” dan “Memecahkan Masalah.”

Kedua materi tersebut dirancang untuk membantu orang tua menghadapi dinamika komunikasi dengan anak remaja, khususnya ketika terjadi perbedaan pandangan maupun konflik yang kerap muncul dalam masa transisi menuju kedewasaan.

Baca Juga:  Pelindo Solusi Logistik Salurkan Bantuan untuk Korban Banjir di Bekasi

“Sebagai psikolog dan akademisi, saya merasa tugas saya bukan menggurui, melainkan mendampingi dan berbagi pengalaman agar teman-teman remaja dan para orang tua bisa menemukan cara terbaik sesuai dengan kondisi masing-masing. Saya hanya fasilitator, dan yang lebih berharga adalah semangat mereka yang mau belajar dan berubah,” ujar Wiro di sela-sela kegiatan di Kalirungkut.

Dalam pemaparannya, Wiro menekankan pentingnya orang tua melibatkan remaja dalam proses pengambilan keputusan di dalam keluarga. Menurutnya, anak juga perlu diberikan ruang untuk belajar dari kesalahan serta didampingi dengan empati, bukan dihakimi.

Ia juga mengajak para orang tua memahami bahwa konflik merupakan bagian yang wajar dalam proses tumbuh kembang remaja. Jika dikelola dengan baik, konflik justru dapat menjadi momentum untuk membangun komunikasi dan memperkuat hubungan antara orang tua dan anak.

Antusiasme peserta terlihat sepanjang kegiatan. Salah seorang ibu yang mengikuti kegiatan tersebut mengaku mendapatkan pemahaman baru dalam menghadapi perilaku anak.

Baca Juga:  Pangdivif 3 Kostrad dan Forkopimda Sulsel Hadiri Upacara Hari Lahir Pancasila di Rumah Dinas Gubernur 

“Selama ini saya sering memarahi anak kalau dia melakukan kesalahan. Ternyata pendekatan yang lebih tenang dan mendengarkan dulu alasan mereka bisa membuat hubungan jadi lebih baik. Materi hari ini sangat membuka mata saya,” ungkapnya.

Kegiatan KEMANGI juga sejalan dengan upaya mendukung pencapaian Tujuan Pembangunan Berkelanjutan (SDGs), khususnya tujuan ke-3 tentang kehidupan sehat dan sejahtera serta tujuan ke-4 tentang pendidikan berkualitas. Program tersebut diharapkan dapat membekali remaja dan keluarga dengan keterampilan hidup sekaligus meningkatkan pemahaman mengenai pentingnya kesehatan mental.

Melalui program KEMANGI, DP3APPKB Kota Surabaya berharap keterlibatan akademisi dan psikolog dapat semakin memperkuat pemahaman masyarakat mengenai kesehatan mental, pola komunikasi yang sehat, serta pentingnya membangun hubungan harmonis dalam keluarga.

Dengan demikian, diharapkan lahir generasi muda Surabaya yang tangguh, percaya diri, kreatif, mandiri, dan siap menghadapi berbagai tantangan di masa depan.

Oleh: PA

Berita Terkait

Menuju Kursi Ketua PWI Sumut, Austin Tumengkol Temui PWI Pusat
PWI Depok Gaungkan Pelestarian Angklung Lewat Harmoni Angklung
Tubagus Rahmad Sukendar, Tokoh Banten yang Konsisten Mengawal Pemberantasan Korupsi dan Pengawasan Anggaran Negara
Ratusan Warga Antar Walis Erlangga Firera Daftar Bakal Calon Kepala Desa Randudongkal
Lima Hari Kerja Seharusnya Tuntas Malah Mandek Berbulan-bulan Prosedur BPN Dilanggar, Ahli Waris Tateli Terpaksa Tempuh Jauh ke Jakarta
Alumni Lemhannas Angkatan XXXVII Dilantik, Langsung Luncurkan Teori Konstitusi Nusantara untuk Perlindungan Masyarakat Adat
Pemprov Maluku Utara Gandeng CNBM China Percepat Pembangunan Food Estate di Halmahera Tengah
Dugaan Penyelewengan BBM Subsidi di SPBU Kondangjajar, Modus Surat Rekomendasi Disorot

Berita Terkait

Jumat, 4 September 2026 - 12:04 WIB

Menuju Kursi Ketua PWI Sumut, Austin Tumengkol Temui PWI Pusat

Jumat, 4 September 2026 - 12:00 WIB

PWI Depok Gaungkan Pelestarian Angklung Lewat Harmoni Angklung

Jumat, 4 September 2026 - 08:46 WIB

Tubagus Rahmad Sukendar, Tokoh Banten yang Konsisten Mengawal Pemberantasan Korupsi dan Pengawasan Anggaran Negara

Jumat, 4 September 2026 - 00:05 WIB

Ratusan Warga Antar Walis Erlangga Firera Daftar Bakal Calon Kepala Desa Randudongkal

Rabu, 2 September 2026 - 21:38 WIB

Lima Hari Kerja Seharusnya Tuntas Malah Mandek Berbulan-bulan Prosedur BPN Dilanggar, Ahli Waris Tateli Terpaksa Tempuh Jauh ke Jakarta

Berita Terbaru

TNI – Polri

Misi Close Air Support AH-64 Apache Warnai SGS 2026

Jumat, 4 Sep 2026 - 23:30 WIB

TNI – Polri

Pasukan Airborne SGS 2026 Laksanakan Operasi Lanjutan Dalam Materi

Jumat, 4 Sep 2026 - 20:24 WIB