Polda Banten Sampaikan Hasil Penelusuran Informasi Dugaan Penculikan Anak yang Viral di Media Sosial

- Jurnalis

Selasa, 25 Agustus 2026 - 16:27 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

SERANG teropongrakyat.co
– Menyikapi informasi yang viral di Media Sosial terkait dugaan hendak menculik seorang anak di depan SDN 1 Bayongbong, Polda Banten melalui Polsek Pontang melakukan penelusuran terhadap keberadaan seorang perempuan paruh baya yang diduga mengalami gangguan kejiwaan.

Dalam kesempatannya, Kabidhumas Polda Banten Kombes Pol Maruli Ahiles Hutapea menjelaskan bahwa sebelum informasi tersebut viral di media sosial, pada Kamis 20 Agustus sekitar pukul 07.37 WIB, di Pasar Begog, Kecamatan Pontang, terdapat seorang perempuan paruh baya mengenakan pakaian kotor, membawa selendang berwarna cokelat serta boneka anak kecil. Perempuan tersebut diduga mengalami gangguan kejiwaan dan sempat mengamuk.

Baca Juga:  Senkom Bersama Kapolres Malang Berbagi Takjil di Rest Area Pakisaji

“Personel Polsek Pontang bersama petugas Puskesmas Pontang mendatangi lokasi untuk melakukan pengecekan. Perempuan tersebut kemudian ditemukan sedang tidur di teras rumah warga di Kampung Pasar Begog, Desa Singarajan, Kecamatan Pontang,” jelasnya pada Sabtu (22/08).

Selanjutnya, Kombes Pol Maruli mengatakan bahwa warga Kampung Pasar Begog mengusir perempuan tersebut ke arah Jalan Raya Pontang-Ciruas. Saat itu, perempuan tersebut masih mengenakan pakaian kotor serta membawa selendang berwarna cokelat dan boneka anak kecil.

Baca Juga:  Polresta Malang Memeriksa Lagi Pelapor Dugaan Penggelapan Uang Rp500 Juta, Praktisi Hukum Menyatakan Polisi Tidak Profesional

“Identitas perempuan paruh baya tersebut belum diketahui dan tidak ada warga yang mengenalinya. Kondisinya terlihat mengenakan pakaian kotor serta membawa kain atau selendang berwarna cokelat,” katanya.

Diakhir, Kabidhumas Polda Banten Kombes Pol Maruli mengimbau masyarakat agar tetap tenang dan tidak menyebarkan informasi yang belum dapat dipastikan kebenarannya.

“Setiap informasi yang beredar di media sosial agar terlebih dahulu dikonfirmasi kepada pihak kepolisian guna menghindari kesimpangsiuran informasi di tengah masyarakat,” tutupnya.

Berita Terkait

Latihan Pengenalan Alat Penyelamatan Kapal Perkuat Kemampuan TNI dan Unsur Maritim AS
Misi Close Air Support AH-64 Apache Warnai SGS 2026
TNI Kerahkan Personel dan Heli Caracal Perkuat Penanganan Karhutla di Wilayah IKN
Pasukan Airborne SGS 2026 Laksanakan Operasi Lanjutan Dalam Materi
HADR Latgabma SGS 2026 Perkuat Respons Terpadu Hadapi Bencana
Aksi Airborne Lima Negara Warnai Latgabma SGS 2026
Pertajam Profesionalisme,Latgabma SGS 2026 Marfor – Lampung Gelar Latihan Menembak Malam Dan Scout Live Fire
Diduga Kurang Konsentrasi, Pengendara Honda Beat Tewas Tabrak Median Jalan di Kota Malang

Berita Terkait

Jumat, 4 September 2026 - 23:37 WIB

Latihan Pengenalan Alat Penyelamatan Kapal Perkuat Kemampuan TNI dan Unsur Maritim AS

Jumat, 4 September 2026 - 23:30 WIB

Misi Close Air Support AH-64 Apache Warnai SGS 2026

Jumat, 4 September 2026 - 22:09 WIB

TNI Kerahkan Personel dan Heli Caracal Perkuat Penanganan Karhutla di Wilayah IKN

Jumat, 4 September 2026 - 20:24 WIB

Pasukan Airborne SGS 2026 Laksanakan Operasi Lanjutan Dalam Materi

Jumat, 4 September 2026 - 19:23 WIB

HADR Latgabma SGS 2026 Perkuat Respons Terpadu Hadapi Bencana

Berita Terbaru

TNI – Polri

Misi Close Air Support AH-64 Apache Warnai SGS 2026

Jumat, 4 Sep 2026 - 23:30 WIB

TNI – Polri

Pasukan Airborne SGS 2026 Laksanakan Operasi Lanjutan Dalam Materi

Jumat, 4 Sep 2026 - 20:24 WIB