Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan
Advertisement
Teropong Rakyat Official AppGRATIS • Berita terkini Install
Gabung Tropong PLUS Masuk
T+
Terkini
Pasang iklan di sini

Jangkau pembaca Teropong Rakyat. Hubungi admin untuk tarif dan ketentuan iklan.

Bagikan:fXWTKebakaran Lahan Bambu dan Sampah Seluas 5 Hektare di LawangKomentar: 0

Kebakaran Lahan Bambu dan Sampah Seluas 5 Hektare di Lawang

Teropong Rakyat, 24 Agustus 2026, 15:13 WIB · 2 menit bacaBaca di App
Huruf
Foto: Dokumentasi

MALANG | Teropongrakyat.co – Kebakaran melanda lahan bambu dan tumpukan sampah di Jalan Maduporo, Desa/Kecamatan Lawang, Kabupaten Malang, Senin (24/8/2026) dini hari. Kobaran api yang membakar lahan seluas sekitar 5 hektare tersebut berhasil dipadamkan petugas Damkar Kabupaten Malang setelah dilakukan penanganan selama beberapa jam.

Informasi kebakaran diterima petugas pada pukul 02.17 WIB. Laporan disampaikan oleh Nyoto, warga sekaligus Ketua RT setempat. Setelah menerima laporan, petugas segera melakukan koordinasi dan mengerahkan armada pemadam kebakaran menuju lokasi.

Kebakaran Lahan Bambu dan Sampah Seluas 5 Hektare di Lawang - Teropong Rakyat

Regu 1 Damkar Kabupaten Malang berangkat pada pukul 02.22 WIB dengan mengerahkan tiga unit kendaraan, yakni U5, U7, dan U10, dengan kekuatan delapan personel. Petugas tiba di lokasi sekitar pukul 02.34 WIB dan langsung melakukan upaya pemadaman serta pendinginan.

Baca Juga:  Anggota DPR RI Herman Khaeron Desak Produsen MinyaKita yang Curangi Takaran Ditutup & Diproses Hukum

Kepala Bidang PPK Damkar Kabupaten Malang, Win Haliem, S.T., M.T., menjelaskan, kebakaran pertama kali diketahui warga ketika kondisi api sudah cukup besar.

Menurutnya, warga yang berada di sekitar lokasi sebelumnya sedang melakukan kerja bakti untuk persiapan kegiatan Mauludan. Karena aktivitas tersebut, warga tidak mengetahui secara pasti kapan api pertama kali muncul.

“Sekitar pukul 00.15 WIB, salah satu warga mengetahui api sudah besar. Kemudian warga melaporkan kepada ketua RW, selanjutnya ketua RW langsung menelepon call center untuk meminta bantuan,” ujar Win Haliem.

Objek yang terbakar merupakan lahan bambu dan sampah di atas tanah irigasi. Hingga penanganan dilakukan, sumber api masih belum diketahui.

Baca Juga:  Bukti Surat Keterangan , Kades Rajekwesi Plin-plan Dalam Rapat Dukcapil Jepara

Petugas terus melakukan penyisiran dan pembasahan di sejumlah titik untuk memastikan tidak ada bara api yang kembali menyala. Setelah berjibaku selama beberapa jam, api akhirnya dinyatakan padam pada pukul 05.40 WIB.

Selanjutnya, seluruh personel dan armada Damkar Kabupaten Malang meninggalkan lokasi dan tiba kembali di mako/pos pada pukul 07.45 WIB.

Tidak ada laporan mengenai korban jiwa dalam kejadian tersebut. Sementara itu, nilai kerugian material juga belum diketahui secara pasti.

Pihak Damkar mengimbau masyarakat agar meningkatkan kewaspadaan terhadap potensi kebakaran, terutama pada lahan yang terdapat tumpukan sampah dan material kering yang mudah terbakar. Masyarakat juga diminta segera melapor apabila melihat munculnya api agar penanganan dapat dilakukan sedini mungkin.

Lihat Pemerintahan Selengkapnya→
Artikel Terkait Pemerintahan
Breaking NewsKanal lain
TNI – PolriKanal lain