Muhaimin Iskandar Dorong UMKM Kota Batu Naik Kelas Lewat Perintis Berdaya Connect

- Jurnalis

Rabu, 26 Agustus 2026 - 17:58 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

oplus_32

oplus_32

KOTA BATU | Teropongrakyat.co – Upaya memperkuat pemberdayaan ekonomi masyarakat dan mendorong pelaku usaha mikro, kecil, dan menengah (UMKM) naik kelas terus dilakukan melalui kolaborasi lintas sektor. Salah satunya diwujudkan melalui peresmian Perintis Berdaya Connect di Pusat Usaha Layanan Terpadu Koperasi dan UMKM (PLUT-KUMKM) Kota Batu, Rabu (26/8/2026).

Kegiatan tersebut dirangkai dengan Workshop Peraturan Pemerintah Nomor 20 Tahun 2026, Bazar UMKM dan Festival Kuliner, serta Cek Kesehatan Gratis (CKG).

Perintis Berdaya Connect hadir sebagai one stop service pemberdayaan usaha masyarakat. Program ini mengusung kolaborasi pentahelix dengan melibatkan pemerintah, dunia usaha, akademisi, komunitas, dan masyarakat untuk meningkatkan kapasitas, produktivitas, serta daya saing pelaku UMKM.

Menteri Koordinator Bidang Pemberdayaan Masyarakat (Menko PM) Muhaimin Iskandar menekankan pentingnya perubahan cara kerja pemerintah agar tidak sekadar menjadi regulator, tetapi juga mampu berperan sebagai fasilitator sekaligus agregator yang efektif.

Menurutnya, tantangan terbesar dalam membangun pemberdayaan ekonomi masyarakat adalah menciptakan kolaborasi yang kuat antara pemerintah, dunia usaha, dan masyarakat.

“Birokrasi kita adalah birokrasi yang tua dan besar. Kadang-kadang birokrasi kita lamban karena gemuk. Karena itu, pemerintah harus menjadi kolaborator dan agregator yang efektif, tidak mendominasi, tetapi memfasilitasi,” ujarnya.

Baca Juga:  Ini Gaya Wapres Gibran Pimpin Upacara Hari Pahlawan Saat Gantikan Presiden

Ia menilai keberadaan PLUT-KUMKM dan Perintis Berdaya Connect di Kota Batu dapat menjadi contoh konkret bagaimana pemerintah membangun ekosistem usaha secara berkelanjutan, bukan sekadar menggelar kegiatan yang bersifat seremonial atau event.

Muhaimin juga mengapresiasi potensi ekonomi Kota Batu. Menurutnya, keberadaan lebih dari 7.500 UMKM serta sekitar 70 kegiatan ekonomi kreatif menjadi modal besar bagi pertumbuhan ekonomi daerah.

“Potensi UMKM kita akan menjadi pendongkrak kesejahteraan masyarakat sekaligus pertumbuhan ekonomi Kota Batu,” katanya.

Ia berharap Kota Batu tidak hanya dikenal sebagai kota pariwisata, tetapi juga mampu berkembang menjadi salah satu motor penggerak ekonomi kreatif nasional.

Menurutnya, perkembangan ekonomi kreatif Indonesia tidak lagi hanya bergantung pada kota-kota besar seperti Jakarta, Bandung, atau Surabaya. Inovasi dan kreativitas yang muncul dari berbagai daerah justru menjadi kekuatan baru yang harus terus dikembangkan.

“Ekonomi kreatif nasional kita sudah tidak lagi bergantung kepada kota-kota besar, tetapi bergantung kepada inovasi dan temuan-temuan yang tumbuh di berbagai kota di tanah air,” jelasnya.

Karena itu, ia mendorong agar para kreator dan pelaku UMKM di Kota Batu berada dalam ekosistem usaha yang saling mendukung, sehingga mampu meningkatkan produktivitas, pendapatan, dan daya saing.

Baca Juga:  PT API dan Pelindo Solusi Logistik Group Bersatu dalam Sosialisasi Peraturan Dirjen Pajak: Langkah Strategis untuk Bisnis yang Akuntabel

Muhaimin juga menekankan pentingnya business matching, konektivitas, inovasi, serta penguatan kapasitas pelaku usaha. Pemerintah, dunia usaha, akademisi, dan masyarakat dinilai harus menjalankan peran masing-masing secara terintegrasi.

“Ekosistem yang kuat akan melahirkan usaha yang sehat. Tidak hanya membutuhkan kebijakan yang tepat, tetapi juga orkestrasi yang presisi dari seluruh aktor ekonomi,” tegasnya.

Ia pun berharap Perintis Berdaya Connect Kota Batu mampu menjadi gerakan transformasi ekosistem usaha yang memberikan manfaat nyata bagi pelaku UMKM di Kota Batu dan wilayah sekitarnya.

“Kita ingin UMKM naik kelas. Yang ekosistemnya belum terbangun harus kita bangun. Kita lakukan orkestrasi agar peningkatan produktivitas, pendapatan, dan kemajuan UMKM serta ekonomi kreatif dapat berlangsung lebih cepat,” pungkasnya.

Dengan hadirnya Perintis Berdaya Connect, Kota Batu diharapkan mampu menjadi rumah yang kuat bagi pertumbuhan UMKM, ekonomi kreatif, dan kewirausahaan masyarakat, sekaligus memperkuat posisi Kota Batu sebagai salah satu daerah yang berpotensi menjadi penggerak ekonomi kreatif di Indonesia.

Berita Terkait

Cek Kesehatan Gratis LDII Pakisaji Disambut Antusias Warga
Proyek APBD Rp5,5 Miliar di Pademangan Timur Diduga Abaikan K3, Papan Proyek Dipasang di Samping Rumah Warga
37 Inovasi Perumda Tirta Kanjuruhan Perkuat Kabupaten Malang di IGA 2026
Oven Korslet, Home Industri Tusuk Sate di Turen Terbakar
Ditinggal ke Toko, Rumah Warga Genengan Pakisaji Terbakar
Kebakaran Dapur RSSA Malang, Layanan Rumah Sakit Tetap Jalan
Situs Watu Lumpang hingga Linggayoni Dikenalkan ke Siswa, Museum Keliling Telusuri Jejak DAS Metro
Bangun Generasi Tangguh, BPBD Kota Malang Gelar Simulasi SPAB di SMKN 7 Malang Bersama Walikota Malang

Berita Terkait

Minggu, 13 September 2026 - 12:41 WIB

Cek Kesehatan Gratis LDII Pakisaji Disambut Antusias Warga

Sabtu, 12 September 2026 - 18:13 WIB

Proyek APBD Rp5,5 Miliar di Pademangan Timur Diduga Abaikan K3, Papan Proyek Dipasang di Samping Rumah Warga

Jumat, 11 September 2026 - 21:32 WIB

37 Inovasi Perumda Tirta Kanjuruhan Perkuat Kabupaten Malang di IGA 2026

Jumat, 11 September 2026 - 07:15 WIB

Oven Korslet, Home Industri Tusuk Sate di Turen Terbakar

Kamis, 10 September 2026 - 11:35 WIB

Ditinggal ke Toko, Rumah Warga Genengan Pakisaji Terbakar

Berita Terbaru

TNI – Polri

Satgas Kahurtla TNI Gelar Sholat Istisqo dan Sosialisasi di Melawi

Senin, 14 Sep 2026 - 10:24 WIB