Webinar GRATIS, Kredit Karbon Membuka Peluang Bisnis dan Mendukung Keberlanjutan Lingkungan

- Jurnalis

Rabu, 24 Juli 2024 - 15:10 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

LindungiHutan kembali hadirkan webinar Green Skilling pada Selasa, 30 Juli 2024 bersama para expert dengan bahasan mengenai karbon kredit di Indonesia.

Setiap kegiatan operasional perusahaan menghasilkan emisi gas rumah kaca penyebab adanya perubahan iklim. Persoalan tersebut menjadi alasan bagi pemerintah Indonesia mengeluarkan peraturan untuk menjaga kelestarian lingkungan, sekaligus mencapai target pengurangan emisi karbon secara global.

Pemerintah Indonesia menetapkan target pengurangan emisi sebesar 29% dan 41% pada tahun 2030 sebagai upaya mitigasi perubahan iklim di Indonesia. Perusahaan dituntut secara aktif dan berkontribusi dalam mengurangi emisi karbon salah satunya dengan skema kredit karbon. 

Kredit karbon merupakan instrumen yang dapat menjadi peluang bisnis dan upaya untuk mencapai keberlanjutan lingkungan. Perusahaan yang memiliki stok batasan emisi karbon, dapat menjual di pasar karbon sehingga memberikan peluang bagi perusahaan untuk mendapatkan keuntungan finansial, mendukung perusahaan lain dalam mencapai target pengurangan emisi mereka, dan mendorong partisipasi aktif untuk mengurangi dampak perubahan iklim secara global.

Baca Juga:  Kolaborasi Safelog.ai dengan Berbagai Pihak dalam Mendukung Blue Heart Campaign: Bersama Lawan Perdagangan Manusia dan Lindungi Masa Depan Tenaga Kerja Indonesia.

Skema kredit karbon tergolong masih belum banyak dikenal oleh banyak perusahaan di Indonesia. Mengatasi hal tersebut, LindungiHutan mengadakan sesi webinar Green Skilling dengan judul “Carbon Credits as Business Opportunities and Environmental Sustainability” pada Selasa, 30 Juli 2024 pukul 15.00 WIB sampai selesai. 

Baca Juga:  VRITIMES Dorong Transformasi Media di Tech in Asia Indonesia 2024

Webinar ini bertujuan untuk memberikan wawasan mendalam mengenai kredit karbon sebagai peluang bisnis, upaya mendukung keberlanjutan, serta pemahaman mengenai regulasinya di Indonesia.

Mengundang tiga narasumber utama yaitu CEO Muller Karbon Kapital Indonesia, Dedra Arsyad, Researcher & Program Assistant Yayasan Madani Berkelanjutan, Intan Lestari, dan Pengawas Senior Deputi Direktur Pengawasan Bursa Karbon Otoritas Jasa Keuangan Indonesia, Murtaza. 

Peserta akan mendapatkan sesi tanya jawab bersama ketiga narasumber, merchandise exclusive bagi peserta yang beruntung, sertifikat digital, dan relasi. 

Untuk pendaftaran webinar, silakan kunjungi https://tinyurl.com/greenskilling8. Ikuti media sosial Instagram lindungihutan untuk mendapatkan informasi menarik lainnya.

Berita Terkait

IPC Terminal Petikemas Berhasil Menjaga Kinerja Operasional Secara Solid
Pt Akses Pelabuhan Indonesia Tingkatkan Kompetensi Melalui Pelatihan Lean Six Sigma Spsl Group
Paguyuban Pedagang Daging “Desak” Pemerintah Ambil Sikap Tegas Terkait Tata Niaga Daging Di Kota Pasuruan
Jual Emas Indonesia Gaspol! Buyback Tinggi, Harga Murah, Target 100 Gerai
Manajemen Lalu Lintas Berbasis Kapasitas: Gate Pass Tanjung Priok Atur Arus Kendaraan Secara Terukur
Tak Terganggu! TPK Koja Jelaskan Penyesuaian Arus Logistik Pasca Idul Fitri
Dukung Arus Mudik Lebaran 2026, Jalan Tol Cibitung-cilincing (JTCC) Diskon Tarif TOL Mulai 30%
Selaras Dengan Transformasi Identitas Subholding, PT Akses Pelabuhan Indonesia Hadir Dengan Logo Baru

Berita Terkait

Selasa, 14 April 2026 - 12:28 WIB

IPC Terminal Petikemas Berhasil Menjaga Kinerja Operasional Secara Solid

Selasa, 14 April 2026 - 11:16 WIB

Pt Akses Pelabuhan Indonesia Tingkatkan Kompetensi Melalui Pelatihan Lean Six Sigma Spsl Group

Senin, 13 April 2026 - 17:20 WIB

Paguyuban Pedagang Daging “Desak” Pemerintah Ambil Sikap Tegas Terkait Tata Niaga Daging Di Kota Pasuruan

Senin, 13 April 2026 - 12:02 WIB

Jual Emas Indonesia Gaspol! Buyback Tinggi, Harga Murah, Target 100 Gerai

Kamis, 2 April 2026 - 20:28 WIB

Manajemen Lalu Lintas Berbasis Kapasitas: Gate Pass Tanjung Priok Atur Arus Kendaraan Secara Terukur

Berita Terbaru