Viral Dugaan Pelecehan Seksual di FH UI, 16 Mahasiswa Diperiksa Satgas PPKS

- Jurnalis

Rabu, 15 April 2026 - 09:26 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

POTRET: Ilustrasi – Satuan Tugas Pencegahan dan Penanganan Kekerasan Seksual (Satgas PPKS) UI

Depok, 15 April 2026 | teropongrakyat.co — Sebanyak 16 mahasiswa di Fakultas Hukum Universitas Indonesia (FH UI) diduga terlibat dalam kasus pelecehan seksual terhadap puluhan mahasiswi hingga dosen. Dugaan ini mencuat setelah tangkapan layar percakapan para terduga pelaku viral di media sosial.

Kasus tersebut kini tengah ditangani oleh Satuan Tugas Pencegahan dan Penanganan Kekerasan Seksual (Satgas PPKS) UI. Pihak kampus menyatakan akan memberikan sanksi tegas kepada para terduga pelaku apabila terbukti bersalah, mulai dari sanksi akademik hingga pemberhentian sebagai mahasiswa.

“Universitas berkomitmen menindaklanjuti setiap laporan kekerasan seksual secara serius. Jika ditemukan unsur pidana, kami akan berkoordinasi dengan aparat penegak hukum,” ujar perwakilan kampus dalam keterangan resminya.

Kronologi Terungkap di Media Sosial

Dugaan kasus ini pertama kali diungkap oleh akun media sosial X (Twitter) @sampahfhui pada Minggu (12/04). Akun tersebut membagikan tangkapan layar percakapan yang diduga dilakukan oleh para pelaku, berisi konten yang mengarah pada pelecehan serta objektifikasi terhadap perempuan.

Baca Juga:  Polsek Kepulauan Seribu Selatan Gelar Bakti Religi dan Baksos di Pulau Tidung, Sambut Hari Bhayangkara ke-79

Salah satu pernyataan dalam percakapan yang memicu kemarahan publik adalah kalimat “diam berarti dikabulkan” atau “diam berarti consent”. Konten tersebut dengan cepat menyebar luas dan menuai kecaman dari warganet.

Alarm Keras Dunia Pendidikan

Pengamat pendidikan sekaligus Koordinator Jaringan Pemantau Pendidikan Indonesia (JPPI), Ubaid Matraji, menilai kasus ini sebagai tanda darurat kekerasan di lingkungan pendidikan.

“Kekerasan di dunia pendidikan bukan lagi kasus per kasus, tetapi sudah menjadi pola yang sistemik. Lebih berbahaya lagi, pelakunya justru banyak berasal dari dalam lembaga pendidikan itu sendiri. Ini menunjukkan bahwa sekolah dan kampus telah gagal menjadi ruang aman,” ujarnya, Selasa (14/04).

Baca Juga:  Tim Inafis Polda Metro Jaya Identifikasi 7 jenazah yang di temukan dari Kali Bekasi

Data JPPI mencatat, sepanjang Januari hingga Maret 2026 terdapat 233 kasus kekerasan di lingkungan pendidikan. Dari jumlah tersebut, kekerasan seksual menjadi yang tertinggi dengan persentase 46 persen, disusul kekerasan fisik 34 persen, dan perundungan 19 persen.

Desakan Penanganan Serius

Kasus ini memicu desakan publik agar pihak kampus dan aparat penegak hukum bertindak tegas dan transparan. Banyak pihak juga menilai pentingnya penguatan sistem pencegahan serta perlindungan korban di lingkungan pendidikan.

Sejumlah aktivis dan mahasiswa menyerukan agar kasus ini tidak berhenti pada sanksi internal, melainkan juga diproses secara hukum jika terbukti mengandung unsur pidana.

Perkembangan kasus ini masih terus dipantau, sementara Satgas PPKS UI melakukan pendalaman terhadap bukti dan keterangan para pihak terkait.

Berita Terkait

IIW Indonesia 2026 Hadir Lagi, Jadi Tempat Kumpul Teknologi dan Pelaku Industri Dunia
TNI AL Gagalkan Dugaan Penyelundupan Mineral Radioaktif di Batam
Dugaan Intimidasi Warnai Pemeriksaan Karyawan PT Volta Indonesia Semesta di Semarang
Warga Gaza Tetap Laksanakan Salat Idul Adha di Tengah Reruntuhan, Tanpa Kurban Akibat Konflik
Cahaya Manthovani Bawa Warna Baru di Industri Event Indonesia
Rahmad Sukendar: Kenaikan Tunjangan Anggota Polri Lebih Mendesak dari Perpanjangan Usia Pensiun
Tommy Tempuh Langkah Hukum atas Dugaan Perselingkuhan yang Diduga Libatkan Pengusaha Kargo
Apel Pengamanan Malam Takbir Idul Adha di Bantur, TNI-Polri dan Elemen Masyarakat Siaga Jaga Kondusivitas

Berita Terkait

Jumat, 29 Mei 2026 - 19:36 WIB

IIW Indonesia 2026 Hadir Lagi, Jadi Tempat Kumpul Teknologi dan Pelaku Industri Dunia

Jumat, 29 Mei 2026 - 12:48 WIB

TNI AL Gagalkan Dugaan Penyelundupan Mineral Radioaktif di Batam

Kamis, 28 Mei 2026 - 16:58 WIB

Dugaan Intimidasi Warnai Pemeriksaan Karyawan PT Volta Indonesia Semesta di Semarang

Kamis, 28 Mei 2026 - 16:13 WIB

Warga Gaza Tetap Laksanakan Salat Idul Adha di Tengah Reruntuhan, Tanpa Kurban Akibat Konflik

Kamis, 28 Mei 2026 - 15:33 WIB

Cahaya Manthovani Bawa Warna Baru di Industri Event Indonesia

Berita Terbaru

Breaking News

TNI AL Gagalkan Dugaan Penyelundupan Mineral Radioaktif di Batam

Jumat, 29 Mei 2026 - 12:48 WIB