Urban Farming di Lapas Salemba Panen 60 Kilogram Sayurmayur

- Jurnalis

Kamis, 9 Januari 2025 - 22:21 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

JAKARTA-TeropongRakyat. Co//
Pemerintah Kota Administrasi Jakarta Pusat menggelar panen bersama tanaman hidroponik di Lembaga Pemasyarakatan (Lapas) Kelas II A Salemba, Kelurahan Rawasari, Kecamatan Cempaka Putih. Total sebanyak 60 kilogram sayur mayur dipanen dalam kegiatan.

Wali Kota Adminitrasi Jakarta Pusat, Arifin mengapresiasi inisiasi yang dilakukan pihak Lapas memanfaatkan lahan terbatas untuk menggiatkan pertanian perkotaan. Apa yang dilakukan ini menurutnya menjadi inpirasi bagi perkantoran dan masyarakat di Jakarta Pusat.

“Ini tentu sebuah budidaya yang harus kita tumbuhkembangkan di lingkungan masyarakat. Kita bisa getuktularkan di semua tempat yang ada di wilayah Jakarta Pusat,” katanya, Kamis (9/1).

Dijelaskan Arifin, pertanian perkotaan memanfaatkan sistem hidroponik tidak membutuhkan lahan yang besar. Selain meningkatkan penghijauan, pertanian perkotaan juga akan mendukung ketahanan pangan masyarakat.

Baca Juga:  Belajar di Ruang Terbuka, Anak Kurang Mampu Dapatkan Harapan Baru di RTH Kalijodo

Karena itu, Arifin mengaku akan mendorong lingkungan perkantoran di jajaran Pemerintah Kota Adminitrasi Jakarta Pusat dijadikan lahan urban farming. Diharapkannya, penggencaran urban farming di kantor pemerintahan akan memotivasi warga menggiatkannya di lingkungan permukiman.

“Nggak perlu lahan luas karena medianya hanya pipa paralon dan air yang kadarnya bisa diatur. Manfaat dari urban farming sangat besar, masyarakat tidak bergantung pasar karena punya kebun sendiri,” tegasnya.

Urban Farming di Lapas Salemba Panen 60 Kilogram Sayurmayur - Teropong Rakyat

Kepala Lapas Kelas IIA Salemba, Beni Hidayat menjelaskan, kegiatan urban farming di lingkungan lapas ini menindaklanjuti program astacita Presiden RI Prabowo, untuk melakukan ketahanan pangan. Hasil dari panen ini akan dimanfaatkan bagi warga binaan dan keluarga warga binaan yang membutuhkan.

Baca Juga:  Maraknya Pedagang Buka Warung Di Area Hutan Kota Waduk Danau Cincin, Ini Kata Tokoh Masyarakat Papanggo.

“Karena lokasi kami di perkotaan, jadi kami kembangkan urban farming dengan hidroponik. Saat ini kami telah punya 30 rak,” ujarnya.

Dijelaskan Beni, pihaknya telah mengembangkan urban farming sejak berapa bulan belakangan ini. Hingga Januari 2025 ini, panen telah dilakukan hingga sebanyak empat kali.

Pada pelaksanaan ke-empat ini pihaknya berhasil memanen sebanyak 60 kilogram sayurmayur berjenis sawi samhong, selada air dan kailan. Ke depan, Beni mengaku akan terus mengembangkan urban farming di area 1.100 meter persegi dengan melibatkan para warga binaan.

“Harapannya tentu setiap lapas bisa berswasembada pangan, warga binaan semakin sejahtera dan bisa menikmati apa yang mereka lakukan dari hasil kegiatan ini,” tandasnya.(Red)

Berita Terkait

Wali Kota Batu Lepas Peserta Muktamar NU, Doakan Keselamatan hingga Kembali ke Kota Batu
Budiyono Tegaskan Pendampingan Karyawan PTPN I Bukan untuk Kembali Jadi Pegawai
Gemerlap Spa Ibu Kota di Tengah Dugaan Prostitusi Terselubung, Siapa yang Mengawasi?
Tahun 2026, Warga Cilincing Masih Menyeberang Kali Pakai Eretan: Di Mana Pemerataan Infrastruktur Jakarta?
Proyek Strategis Pipanisasi BBM Cikampek–Plumpang Mulai Dikerjakan, Sosialisasi Digelar di Semper Barat
Cegah ISPA, Babinsa Koramil 12/Rajeg & Bhabinkamtibmas Polsek Rajeg Sosialisasikan Larangan Bakar Sampah
JANGKAR Kecewa Kinerja PT Pakat Beusaree: Seleksi Habiskan Anggaran, Perseroda Dinilai Belum Produktif
Forum Ormas Bersatu Kota Batu Galang Dana untuk Korban Gempa NTT, Gandeng Elemen Masyarakat, Komunitas Punk dan Jurnalis

Berita Terkait

Kamis, 27 Agustus 2026 - 22:10 WIB

Wali Kota Batu Lepas Peserta Muktamar NU, Doakan Keselamatan hingga Kembali ke Kota Batu

Kamis, 27 Agustus 2026 - 22:08 WIB

Budiyono Tegaskan Pendampingan Karyawan PTPN I Bukan untuk Kembali Jadi Pegawai

Kamis, 27 Agustus 2026 - 21:29 WIB

Gemerlap Spa Ibu Kota di Tengah Dugaan Prostitusi Terselubung, Siapa yang Mengawasi?

Kamis, 27 Agustus 2026 - 16:52 WIB

Tahun 2026, Warga Cilincing Masih Menyeberang Kali Pakai Eretan: Di Mana Pemerataan Infrastruktur Jakarta?

Kamis, 27 Agustus 2026 - 11:59 WIB

Proyek Strategis Pipanisasi BBM Cikampek–Plumpang Mulai Dikerjakan, Sosialisasi Digelar di Semper Barat

Berita Terbaru