Rossi Kepala Pasar Manggis Klarifikasi Tudingan Intimidasi dan Arogansi Pedagang

- Jurnalis

Sabtu, 28 Februari 2026 - 17:49 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Jakarta,Teropongrakyat.co– Kepala Pasar Manggis, Rossi Soraya Siregar, M.Psi., Psikolog, memberikan klarifikasi atas tudingan intimidasi dan arogansi yang dialamatkan kepada pengelola Pasar Manggis, yang berlokasi di Jalan Guntur, Kelurahan Pasar Manggis, Kecamatan Setiabudi, Jakarta Selatan.

Belakangan ini, aktivitas perdagangan di Pasar Manggis menjadi sorotan menyusul keresahan sejumlah pedagang terkait penyegelan kios dan pemutusan arus listrik yang dinilai dilakukan secara sepihak.

Menanggapi hal tersebut, Rossi menegaskan bahwa seluruh tindakan pengelola telah mengikuti standar operasional prosedur (SOP) dan ketentuan perusahaan yang berlaku.

“Kami sebagai pihak pengelola ingin meluruskan bahwa yang kami lakukan tidak sepihak seperti yang dikatakan pedagang. Sebelumnya kami sudah melakukan pemberitahuan kepada para pedagang untuk membayar kewajibannya tepat waktu, namun hal tersebut tidak diindahkan,” ujar Rossi kepada awak media melalui pesan WhatsApp, Kamis (27/2/2026).

Baca Juga:  Terobosan di Sektor Logistik: PT Pelindo Solusi Logistik Raih Penghargaan Inovasi Tingkat Nasional

Rossi juga membantah adanya praktik intimidasi maupun sikap arogan dari pihak pengelola. Ia menegaskan bahwa setiap langkah yang diambil semata-mata merupakan bagian dari penegakan aturan pengelolaan pasar.

“Tidak ada intimidasi dan arogansi seperti yang dikatakan pedagang. Apa yang kami lakukan sudah sesuai ketentuan yang berlaku,” tegasnya.

Lebih lanjut, Rossi menekankan bahwa pihak pengelola tetap membuka ruang komunikasi dengan para pedagang guna mencari solusi bersama demi kemajuan Pasar Manggis.

“Pintu kantor kami selalu terbuka bagi para pedagang yang ingin bersilaturahmi dan berdiskusi terkait permasalahan yang terjadi di pasar, sehingga kita bisa bersama-sama mencari solusi terbaik untuk kemajuan Pasar Manggis ke depan,” tambahnya.

Dalam penjelasannya, Rossi memaparkan bahwa Pasar Manggis memiliki total 384 tempat usaha. Dari jumlah tersebut, sebanyak 200 kios masih aktif beroperasi, sementara 184 kios telah dibatalkan dan disegel.
Ia menjelaskan bahwa penyegelan dilakukan karena pedagang tidak memenuhi kewajiban pembayaran, meliputi BPP (Biaya Pengelolaan Pasar), maintenance, CMS, serta tagihan listrik.

Baca Juga:  Dari Benoa, Menuju Dunia: Bali Benoa Marina Siap Menjadi Ikon Pariwisata Maritim Indonesia

“BPP merupakan biaya pengelolaan pasar, sedangkan listrik dibayar sesuai pemakaian. Seluruh pembayaran dilakukan secara cashless melalui virtual account, karena pasar tidak menerima pembayaran tunai,” jelas Rossi.

Menurutnya, proses pembatalan tempat usaha telah mengikuti SOP dan peraturan perusahaan yang berlaku di lingkungan Pasar Jaya.

Pihak pengelola berharap polemik yang terjadi dapat diselesaikan melalui dialog konstruktif antara pengelola dan pedagang, sehingga aktivitas perdagangan di Pasar Manggis dapat kembali berjalan kondusif.

Berita Terkait

Optimalisasi Aset Negara, Kemenhub Dukung Pembangunan Infrastruktur di Sulawesi Barat
Pt Akses Pelabuhan Indonesia Tingkatkan Kompetensi Melalui Pelatihan Lean Six Sigma Spsl Group
Manajemen Lalu Lintas Berbasis Kapasitas: Gate Pass Tanjung Priok Atur Arus Kendaraan Secara Terukur
Tak Terganggu! TPK Koja Jelaskan Penyesuaian Arus Logistik Pasca Idul Fitri
Sukseskan Mudik 2026, Pt Api Dukung Penuh Program Mudik Aman Berbagi Harapan Bersama Pelindo Group
Dukung Arus Mudik Lebaran 2026, Jalan Tol Cibitung-cilincing (JTCC) Diskon Tarif TOL Mulai 30%
Selaras Dengan Transformasi Identitas Subholding, PT Akses Pelabuhan Indonesia Hadir Dengan Logo Baru
Inovasi Jadi Kunci: SPSL Siapkan SDM Unggul Lewat Program SPRINT yang Berkelanjutan

Berita Terkait

Selasa, 14 April 2026 - 13:02 WIB

Optimalisasi Aset Negara, Kemenhub Dukung Pembangunan Infrastruktur di Sulawesi Barat

Selasa, 14 April 2026 - 11:16 WIB

Pt Akses Pelabuhan Indonesia Tingkatkan Kompetensi Melalui Pelatihan Lean Six Sigma Spsl Group

Kamis, 2 April 2026 - 20:28 WIB

Manajemen Lalu Lintas Berbasis Kapasitas: Gate Pass Tanjung Priok Atur Arus Kendaraan Secara Terukur

Kamis, 2 April 2026 - 15:46 WIB

Tak Terganggu! TPK Koja Jelaskan Penyesuaian Arus Logistik Pasca Idul Fitri

Senin, 30 Maret 2026 - 12:22 WIB

Sukseskan Mudik 2026, Pt Api Dukung Penuh Program Mudik Aman Berbagi Harapan Bersama Pelindo Group

Berita Terbaru