Ketua Ombudsman Ditangkap, Yohanes Oci: Ini Bentuk Abuse of Power di Tubuh Pengawas Negara

- Jurnalis

Jumat, 17 April 2026 - 10:18 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Jakarta. Teropongrakyat. Co- Penangkapan Ketua Ombudsman RI oleh Kejaksaan Agung menjadi sorotan tajam publik sekaligus mengguncang kepercayaan terhadap institusi pengawas pelayanan publik.

Direktur eksekutif Puspolrindo, Yohanes Oci, menilai peristiwa ini bukan sekadar kasus hukum biasa, melainkan sinyal serius adanya potensi penyalahgunaan kekuasaan di level tertinggi lembaga negara.

Yohanes menegaskan, dugaan keterlibatan pimpinan Ombudsman dalam kasus korupsi tata kelola pertambangan nikel menunjukkan bahwa praktik abuse of power bisa terjadi bahkan di institusi yang seharusnya menjadi benteng terakhir pengawasan publik. Menurutnya, kondisi ini mencerminkan rapuhnya integritas dalam struktur kelembagaan negara.

“Ini bukan sekadar dugaan tindak pidana korupsi, tetapi potret nyata bagaimana abuse of power menyusup ke lembaga pengawas. Ketika institusi yang mengawasi justru terseret kasus, maka yang runtuh bukan hanya individu, tetapi juga legitimasi kelembagaan itu sendiri,” tegas Yohanes (17/04)

Baca Juga:  Mafia Gas Subsidi Merajalela di Rumpin Bogor, Diduga Dibekingi Oknum TNI

Ia menilai langkah Kejaksaan Agung dalam menetapkan tersangka harus dipandang sebagai bagian dari komitmen penegakan hukum yang tidak tebang pilih. Namun, Yohanes mengingatkan agar proses hukum berjalan secara transparan, akuntabel, dan menjunjung tinggi prinsip due process of law.

“Penegakan hukum tidak boleh berada di bawah bayang-bayang kepentingan politik atau kompromi kekuasaan. Publik berhak mengetahui konstruksi perkara ini secara utuh, termasuk jika ada relasi kekuasaan yang melatarbelakanginya,” ujarnya.

Ia menekankan bahwa kasus ini harus menjadi momentum evaluasi menyeluruh terhadap sistem rekrutmen dan pengawasan pejabat publik, khususnya pada lembaga independen seperti Ombudsman. Ia mengkritisi bahwa selama ini proses seleksi kerap lebih menonjolkan aspek politik dibanding integritas dan rekam jejak etik.

Baca Juga:  Di Tengah Keseriusan Polres Metro Bekasi Kota Berantas Peredaran Obat Keras, Para Pemuda Ini Siasati Mengedarkan Dengan Sistem COD (Cash On Delivery)

“Selama sistem di hulu tidak dibenahi, maka kasus serupa akan terus berulang. Jabatan publik akan selalu berisiko menjadi instrumen transaksi kekuasaan,” katanya.

Ia juga mendesak Presiden dan DPR untuk segera mengambil langkah strategis dalam merespons krisis kepercayaan ini. Penguatan mekanisme etik, evaluasi internal, serta pembenahan sistem pengawasan dinilai menjadi langkah mendesak guna menjaga kredibilitas lembaga negara.

“Ini tamparan keras bagi negara. Tidak boleh ada toleransi terhadap penyalahgunaan kewenangan. Jika lembaga pengawas saja kehilangan integritas, maka publik akan kehilangan sandaran keadilan,” pungkasnya

Berita Terkait

BPIKPNPARI Apresiasi Respons Cepat Kapolda Jambi, Minta Propam Tuntaskan Dugaan Pemerasan Oknum Kanit Reskrim Polres Merangin
BPIKPNPARI Apresiasi Respons Cepat Kapolda Jambi, Minta Propam Tuntaskan Dugaan Pemerasan Oknum Kanit Reskrim Polres Merangin
Tangis Pecah di Ruang Sidang, Keluarga Korban Minta Enam Mantan Anggota Polri Dijatuhi Hukuman Maksimal
FUKRI Tegaskan: Keamanan Sejati di Papua Tak Lahir dari Senjata, Melainkan dari Keadilan dan Dialog
Bea Cukai Malang dan Pemkab Malang Amankan 2.520 Batang Rokok Ilegal dalam Operasi Gabungan di Pagak
PT Sari Wangi Mentari Diduga Lakukan Pembiaran: Karyawan Ditusuk, Gaji 2,7jt di Bawah UMP, Pengawas Ketenagakerjaan dan Pengawas BPJS Kemana!
Telepon Ancaman Setelah Laporan Diajukan : Ketika Pengawas Korupsi Ditekan Henyakan Dugaan Bocoran Miliaran di UIN Suska

Berita Terkait

Sabtu, 18 Juli 2026 - 11:02 WIB

BPIKPNPARI Apresiasi Respons Cepat Kapolda Jambi, Minta Propam Tuntaskan Dugaan Pemerasan Oknum Kanit Reskrim Polres Merangin

Sabtu, 18 Juli 2026 - 10:27 WIB

BPIKPNPARI Apresiasi Respons Cepat Kapolda Jambi, Minta Propam Tuntaskan Dugaan Pemerasan Oknum Kanit Reskrim Polres Merangin

Sabtu, 18 Juli 2026 - 10:17 WIB

Jumat, 17 Juli 2026 - 00:03 WIB

Tangis Pecah di Ruang Sidang, Keluarga Korban Minta Enam Mantan Anggota Polri Dijatuhi Hukuman Maksimal

Kamis, 16 Juli 2026 - 18:54 WIB

FUKRI Tegaskan: Keamanan Sejati di Papua Tak Lahir dari Senjata, Melainkan dari Keadilan dan Dialog

Berita Terbaru

DPC Himpunan Wiraswasta Nasional Minyak dan Gas Bumi (Hiswana Migas) Tangerang Raya menggelar Musyawarah Cabang (Muscab) ke VI tahun 2026,

Breaking News

DPC Hiswana Migas Tangerang Raya Gelar Muscab VI 2026

Selasa, 21 Jul 2026 - 10:50 WIB