Kapal KM BIMA Mati Mesin di Perairan Onrust, Ditpolairud Polda Metro Jaya Evakuasi 17 Penumpang

- Jurnalis

Selasa, 13 Januari 2026 - 09:47 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Jakarta – Teropongrakyat.co –  Direktorat Polisi Perairan dan Udara (Ditpolairud) Polda Metro Jaya bergerak cepat menindaklanjuti laporan masyarakat terkait kapal penumpang KM BIMA yang mengalami mati mesin di perairan Pulau Onrust, Kepulauan Seribu Selatan, Senin (12/1/2026).

Peristiwa tersebut terjadi sekitar pukul 12.15 WIB saat KM BIMA bertolak dari Pelabuhan Kali Adem menuju Pulau Tidung. Di tengah pelayaran, kapal mengalami gangguan pada bagian gearbox sehingga tidak dapat melanjutkan perjalanan.

Menindaklanjuti laporan itu, Ditpolairud Polda Metro Jaya langsung mengerahkan sejumlah kapal patroli wilayah barat, yakni KP VII-3003, KP VII-2008, dan KP VII-2006 untuk melakukan pengecekan di lokasi sekaligus memberikan bantuan kepada kapal yang mengalami gangguan.

Baca Juga:  Bulan Dana Era Digital, PMI Jakarta Utara Siapkan QRIS

Dirpolairud Polda Metro Jaya Kombes Pol. Mustofa mengatakan, pihaknya juga segera berkoordinasi dengan Markas Polairud Kali Adem untuk mempercepat proses penanganan dan pengamanan di lokasi kejadian.

“Begitu menerima informasi adanya kapal penumpang yang mengalami gangguan mesin, personel Ditpolairud langsung kami kerahkan ke lokasi. Prioritas kami adalah keselamatan penumpang dan memastikan seluruh proses evakuasi berjalan aman,” ujar Kombes Pol. Mustofa dalam keterangannya, Senin (12/1/2026).

KM BIMA kemudian mendapatkan bantuan pengawalan dan penarikan oleh kapal KM Aquarius menuju Dermaga Kali Adem. Proses penarikan dilakukan dengan pengawasan ketat hingga kapal sandar dengan aman.

Selain melakukan pengamanan, personel Ditpolairud juga membantu proses evakuasi penumpang serta melakukan pendataan sesuai manifest kapal. Berdasarkan data yang dihimpun, KM BIMA membawa 37 orang penumpang dan 4 orang kru kapal, dan seluruhnya dalam kondisi selamat.

Baca Juga:  Santunan Yatim dan Dhuafa Warnai Ramadan 1447 H, Pokja Wartawan Gunung Kaler–Kresek Gelar Aksi Sosial

“Kami memastikan seluruh penumpang dan kru dalam keadaan aman. Tidak ada korban dalam peristiwa ini, dan kapal berhasil kami bawa kembali ke dermaga untuk penanganan lebih lanjut,” jelas Kombes Pol.Mustofa.

Ia menegaskan, kegiatan pencarian, pertolongan, evakuasi, dan pengawalan ini merupakan wujud respons cepat serta komitmen Ditpolairud Polda Metro Jaya dalam menjamin keselamatan pelayaran dan memberikan perlindungan kepada masyarakat pengguna transportasi laut.

“Ditpolairud akan terus siaga dan hadir di perairan untuk memastikan keamanan dan keselamatan pelayaran masyarakat,” pungkasnya.

Berita Terkait

Warga Transmigrasi Air Balui SP2 Terpaksa Mengungsi Berbulan-bulan Saat Musim Hujan, Pertanyakan Penyebab Banjir Berkepanjangan
Soal Perkara Kasus Dugaan Korupsi Pasar Among Tani, Pemkot Batu Serahkan Sepenuhnya pada Proses Hukum
IIW Indonesia 2026 Hadir Lagi, Jadi Tempat Kumpul Teknologi dan Pelaku Industri Dunia
TNI AL Gagalkan Dugaan Penyelundupan Mineral Radioaktif di Batam
Dugaan Intimidasi Warnai Pemeriksaan Karyawan PT Volta Indonesia Semesta di Semarang
Warga Gaza Tetap Laksanakan Salat Idul Adha di Tengah Reruntuhan, Tanpa Kurban Akibat Konflik
Cahaya Manthovani Bawa Warna Baru di Industri Event Indonesia
Rahmad Sukendar: Kenaikan Tunjangan Anggota Polri Lebih Mendesak dari Perpanjangan Usia Pensiun

Berita Terkait

Minggu, 31 Mei 2026 - 17:23 WIB

Warga Transmigrasi Air Balui SP2 Terpaksa Mengungsi Berbulan-bulan Saat Musim Hujan, Pertanyakan Penyebab Banjir Berkepanjangan

Sabtu, 30 Mei 2026 - 23:57 WIB

Soal Perkara Kasus Dugaan Korupsi Pasar Among Tani, Pemkot Batu Serahkan Sepenuhnya pada Proses Hukum

Jumat, 29 Mei 2026 - 19:36 WIB

IIW Indonesia 2026 Hadir Lagi, Jadi Tempat Kumpul Teknologi dan Pelaku Industri Dunia

Jumat, 29 Mei 2026 - 12:48 WIB

TNI AL Gagalkan Dugaan Penyelundupan Mineral Radioaktif di Batam

Kamis, 28 Mei 2026 - 16:58 WIB

Dugaan Intimidasi Warnai Pemeriksaan Karyawan PT Volta Indonesia Semesta di Semarang

Berita Terbaru