Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan
Advertisement
Teropong Rakyat Official AppGRATIS • Berita terkini Install
Gabung Tropong PLUS Masuk
T+
Terkini
Pasang iklan di sini

Jangkau pembaca Teropong Rakyat. Hubungi admin untuk tarif dan ketentuan iklan.

Bagikan:fXWTJIC Belum Direvitalisasi Pasca Kebakaran 2022, Warga Pertanyakan Keseriusan Pemprov DKI JakartaKomentar: 0

JIC Belum Direvitalisasi Pasca Kebakaran 2022, Warga Pertanyakan Keseriusan Pemprov DKI Jakarta

Teropong Rakyat, 14 Juli 2026, 19:02 WIB · 3 menit bacaBaca di App
Huruf
Foto: Dokumentasi

Jakarta Utara, TeropongRakyat.co – Hampir empat tahun berlalu sejak kebakaran besar melanda kubah Masjid Jakarta Islamic Center (JIC) pada Oktober 2022. Namun hingga pertengahan tahun 2026, kondisi bangunan ikonik yang berada di Kecamatan Koja, Jakarta Utara tersebut masih belum menunjukkan perubahan signifikan maupun proses revitalisasi yang nyata di lapangan. Selasa, (14/07/2026).

Melihat kondisi tersebut, redaksi TeropongRakyat.co bersama Ketua Bang Japar Indonesia Jakarta Utara, Franky JU, melakukan peninjauan langsung ke lokasi untuk melihat perkembangan terkini pasca kebakaran yang sempat menjadi perhatian nasional itu.

Di lokasi, Franky JU mengaku prihatin dengan kondisi JIC yang hingga kini masih menyisakan bekas kebakaran dan belum kembali menjadi simbol kebanggaan masyarakat Jakarta Utara seperti sebelumnya.

“Kita sih turut prihatin. Masjid ini simbol dan tempat ibadah kebanggaan Jakarta Utara, namun hingga saat ini kondisi tersebut belum juga dibenahi,” ujar Franky JU kepada TeropongRakyat.co.

Baca Juga:  Perkuat Kemitraan Strategis, BRI KC Cilegon Lakukan Kunjungan Rutin ke Agen BRILink

Menurutnya, JIC bukan sekadar bangunan masjid biasa, melainkan pusat kegiatan keagamaan, pendidikan, dan sosial yang selama ini menjadi ikon masyarakat Jakarta Utara. Karena itu, proses pemulihan dan revitalisasi seharusnya menjadi prioritas pemerintah daerah.

Dikutip dari sejumlah pemberitaan sebelumnya, proses pembangunan kembali Masjid JIC disebut masih menunggu realisasi bantuan hibah dari Pemerintah Arab Saudi. Namun di sisi lain, masyarakat mempertanyakan mengapa proses revitalisasi terkesan berjalan lambat, sementara kebutuhan perbaikan sudah mendesak sejak kebakaran terjadi hampir empat tahun lalu.

Kondisi tersebut memunculkan berbagai pertanyaan di tengah masyarakat. Apakah revitalisasi JIC sepenuhnya bergantung pada bantuan luar negeri? Jika iya, sejauh mana upaya yang telah dilakukan Pemerintah Provinsi DKI Jakarta untuk mempercepat proses tersebut? Dan jika bantuan belum terealisasi, mengapa belum ada langkah konkret yang dapat dilakukan menggunakan sumber daya daerah untuk memperbaiki fasilitas yang menjadi aset penting masyarakat Jakarta Utara?

Baca Juga:  Penemuan Jenazah Tanpa Identitas di Selokan Taman Baca, Rawa Badak Utara

Sebagai salah satu aset keagamaan terbesar di Jakarta, keberadaan JIC memiliki nilai strategis yang tidak hanya berkaitan dengan fungsi ibadah, tetapi juga sebagai pusat peradaban Islam di ibu kota. Karena itu, keterlambatan revitalisasi dinilai berpotensi mengurangi fungsi dan peran JIC yang selama ini menjadi kebanggaan warga.

Masyarakat Jakarta Utara saat ini berharap Pemerintah Provinsi DKI Jakarta tidak hanya menunggu kepastian bantuan dari pihak lain, tetapi juga menunjukkan langkah nyata dan transparan terkait rencana pembangunan kembali JIC. Publik berhak mengetahui sejauh mana progres revitalisasi, kendala yang dihadapi, serta target waktu penyelesaian yang jelas.

Sudah saatnya Pemprov DKI Jakarta melihat persoalan ini sebagai kebutuhan mendesak, bukan sekadar proyek yang terus tertunda. Sebab, semakin lama revitalisasi tertunda, semakin besar pula kekecewaan masyarakat yang menantikan kembalinya Jakarta Islamic Center sebagai ikon kebanggaan Jakarta Utara.

Lihat Breaking News Selengkapnya→
Artikel Terkait Breaking News
TNI – PolriKanal lain
BisnisKanal lain