Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan
Advertisement
Teropong Rakyat Official AppGRATIS • Berita terkini Install
Gabung Tropong PLUS Masuk
T+
Terkini
Pasang iklan di sini

Jangkau pembaca Teropong Rakyat. Hubungi admin untuk tarif dan ketentuan iklan.

Bagikan:fXWTBangun Infrastruktur Ugal-ugalan, Rocky Gerung: Program Makan Siang Prabowo TerancamKomentar: 0

Bangun Infrastruktur Ugal-ugalan, Rocky Gerung: Program Makan Siang Prabowo Terancam

Teropong Rakyat, 21 Juli 2024, 04:55 WIB · 2 menit bacaBaca di App
Huruf
Foto: Dokumentasi

JAKARTA – TeropongRakyat.co || Ambisi besar Presiden Jokowi dalam membangun infrastruktur, program makan siang gratis yang diusulkan oleh Prabowo Subianto justru terancam. Analis politik Rocky Gerung menyebut langkah Jokowi yang agresif dalam pembangunan infrastruktur sebagai faktor utama yang bisa mengganggu realisasi program sosial Prabowo.

Prabowo berencana memangkas anggaran makan siang gratis dari Rp15.000 menjadi Rp9.000 atau bahkan Rp7.500 per porsi. Diberitakan sebelumnya Menko PMK Muhadjir Effendy berpendapat bahwa Rp7.500 sudah cukup besar untuk beberapa daerah.

Namun banyak pihak khawatir bahwa penurunan anggaran ini akan berdampak pada kualitas dan kuantitas makanan yang diterima oleh masyarakat. Target pertumbuhan ekonomi sebesar 8% yang dicanangkan oleh Prabowo dinilai terlalu ambisius oleh Rocky Gerung.

Baca Juga:  Sosialisasi Empat Pilar Kebangsaan Bersama Bersama Komunitas Remaja Kecamatan Cipocok Jaya

Ia katakan bahwa pertumbuhan yang terlalu tinggi tanpa pengelolaan yang tepat bisa menyebabkan overheating ekonomi. “Kalau kita paksa 8%, sumber dalam negeri tidak akan cukup. Kita harus bergantung pada luar negeri.” Jelas Rocky Gerung Dikutip dari kanal YouTube nya, Minggu (21/07).

“Itu artinya hanya segelintir orang yang akan menikmati pertumbuhan tersebut,” ujar Rocky Gerung.

Program makan siang gratis jika dikelola oleh satu atau dua perusahaan besar, dapat dipastikan akan menjadi ladang korupsi

Ia menyarankan agar pengelolaan dilakukan oleh koperasi desa untuk menghindari mark-up harga dan praktik korupsi. “Jika dimonopoli oleh dua perusahaan saja, bisa dipastikan akan terjadi penyusutan anggaran di berbagai tingkatan,” kata Rocky Gerung.

Baca Juga:  Fenomena Lantai Rumah Mencapai 50 Derajat Celsius di Cianjur, Warga Resah

Anggaran untuk program makan siang gratis diperkirakan akan membebani APBN yang sudah cukup berat. Target anggaran sebesar Rp71 triliun akan meningkatkan rasio utang negara yang sudah mendekati 100%. “Ini artinya, jika Prabowo menaikkan anggaran lebih dari Rp71 triliun, kita akan terus menambah utang,” jelas Rocky Gerung.

Rocky Gerung mengingatkan Prabowo untuk belajar dari pengalaman Jokowi agar tidak membuat janji-janji yang terlalu bombastis dan sulit dipenuhi. “Prabowo harus berhati-hati dalam membuat janji. Jangan sampai nasibnya seperti Jokowi yang gagal memenuhi janji pertumbuhan ekonomi 7%,” pungkas Rocky Gerung.

Lihat Breaking News Selengkapnya→
Artikel Terkait Breaking News
TNI – PolriKanal lain
BisnisKanal lain