Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan
Advertisement
Teropong Rakyat Official AppGRATIS • Berita terkini Install
Gabung Tropong PLUS Masuk
T+
Terkini
Pasang iklan di sini

Jangkau pembaca Teropong Rakyat. Hubungi admin untuk tarif dan ketentuan iklan.

Bagikan:fXWTDua Kali Beruntun, Motor Warga Kembali Hilang di Sungai Bambu Tanjung PriokKomentar: 0
Jatanras polres Jakarta utara

Dua Kali Beruntun, Motor Warga Kembali Hilang di Sungai Bambu Tanjung Priok

Teropong Rakyat, 2 Maret 2026, 21:39 WIB · 2 menit bacaBaca di App
Huruf
Foto: Dokumentasi
Pencuri motor sedang menjankan aksinya (potret:roq-teropongrakyat.co)

Jakarta, TeropongRakyat.co – Aksi pencurian kendaraan bermotor kembali terjadi di wilayah Jalan Jati 1 Gang Pemudah RT 002/006, Kelurahan Sungai Bambu, Kecamatan Tanjung Priok, Jakarta Utara, pada Senin (2/3/2026) malam. Peristiwa ini menambah daftar kasus kehilangan motor yang sudah terjadi sebanyak dua kali di lokasi yang sama.

Salah satu korban, Gondy, menyesalkan kejadian tersebut. Ia mengaku motornya masih terlihat terparkir hingga pukul 19.30 WIB. Namun saat hendak berangkat kerja sekitar pukul 20.30 WIB, kendaraan tersebut sudah tidak berada di tempat.

“Awalnya motor masih ada sampai pukul 19.30. Pas mau saya berangkat kerja pukul 20.30, motor tersebut sudah tidak ada,” kata Gondy kepada TeropongRakyat.co.

Baca Juga:  Gharba Presisi Polri Juara Kejuaraan Taekwondo Pangkostrad Cup Tahun 2024

Warga setempat pun mengaku resah dan kecewa atas kejadian berulang ini. Mereka menyebutkan, dalam beberapa waktu terakhir sudah dua unit sepeda motor hilang di gang tersebut.

“Ini sudah dua kali hilang, Mas. Selalu di sini hilangnya. Padahal ini gang hanya beberapa meter saja. Kami berharap pihak lingkungan memperbaiki sistem keamanannya,” ujar Herul dengan nada kecewa.

Dua Kali Beruntun, Motor Warga Kembali Hilang di Sungai Bambu Tanjung Priok - Teropong Rakyat
Pak RT, beserta warga dilokasi kejadian

Menurut warga, minimnya pengawasan serta tidak adanya sistem keamanan tambahan seperti kamera pengawas (CCTV) diduga menjadi salah satu faktor rawannya aksi pencurian di wilayah tersebut.

Baca Juga: 

Ketua RT setempat, Adul, turut menyesalkan kejadian tersebut dan mengimbau warga agar lebih berhati-hati saat memarkirkan kendaraannya.

“Kita coba untuk pasang CCTV tambahan, karena di tempat kejadian perkara CCTV sudah mati. Ada CCTV di ujung sana, tapi hanya mengarah ke arah pasar,” ucap Adul.

Warga berharap aparat keamanan dan pengurus lingkungan setempat segera mengambil langkah konkret guna mencegah kejadian serupa terulang kembali. Hingga berita ini diturunkan, belum ada keterangan resmi dari pihak berwenang terkait tindak lanjut kasus tersebut.

Lihat Breaking News Selengkapnya→
Artikel Terkait Breaking News
TNI – PolriKanal lain
BisnisKanal lain