Nyawa Taruhan, Antivenom di RSUD Rohul Diduga Kosong Saat Pasien Kritis

- Jurnalis

Senin, 1 Juni 2026 - 13:18 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Rokan Hulu.Teropongrakyat.co— Ketersediaan serum anti bisa ular di RSUD Rokan Hulu disorot setelah dua pasien diduga tak mendapat antivenom saat penanganan darurat. Kasus terbaru menimpa BS (31), warga Desa Rambah Tengah Barat, yang digigit ular berbisa Minggu (31/5/2026) malam. Keluarga menyebut serum tidak tersedia di IGD sehingga korban harus dirujuk ke RS lain usai penanganan awal. Kasus serupa terjadi Februari 2026 pada Restan (30), warga Desa Tingkok, yang keluarganya mengaku membayar Rp2,5 juta untuk serum di luar RSUD Rohul.

Baca Juga:  Yayasan Pemulihan Natura Indonesia Ultra Addiction Center Terang-Terangan Lakukan Komersialisasi?

Gigitan ular berbisa termasuk kegawatdaruratan yang butuh penanganan cepat. Keterlambatan berisiko sebabkan gangguan pembekuan darah, kerusakan organ, hingga kematian. Rokan Hulu termasuk daerah rawan karena luasnya area perkebunan dan pertanian. Sebagai RS rujukan, RSUD Rohul dituntut siap 24 jam, termasuk memastikan stok obat esensial seperti antivenom selalu tersedia.

Baca Juga:  Polsek Kepulauan Seribu Utara Raih Juara Mini Soccer Kapolres Cup 2025, Satpolairud dan Aipda Suhendi Menang di Lomba Tarik Tambang dan Catur

Terulangnya kasus dalam empat bulan memicu desakan publik agar ada evaluasi sistem pengadaan dan distribusi obat darurat. Pengamat menilai Dinkes Rohul perlu transparan soal stok dan langkah antisipasi. Hingga kini, RSUD Rohul maupun Dinkes Rohul belum memberi keterangan resmi. ARD News masih berupaya konfirmasi. (Amir)

 

Berita Terkait

Regional 2 Tanjung Priok Paparkan Persiapan Menghadapi Angkutan Lebaran Tahun 2026
Pelindo Berbagi Ramadhan: SPSL Tawarkan Bantuan Sembako, Santunan, dan Takjil hingga Dukung UMKM Lokal”
Dari Jakarta Utara Hingga Gaza: Zakat Kolektif IPC TPK Tembus Rp200 Juta
Lurah Sungai Bambu Himbau Warga Pindahkan Tempat Sampah ke TPS Danau Cincin
TPK Koja Menginspirasi: Donor Darah Bersama PMI Pusat untuk Masyarakat yang Membutuhkan
PT Pelindo Solusi Logistik Tegaskan Komitmen Kesehatan Pekerja Lewat MCU Holistik Berbasis Digital
ESG, IPC TPK Dorong Keselamatan Kerja TKBM Melalui Pelatihan K3
Jalanan Ekstrem Tak Hentikan Langkah Tim PMI Jakarta Utara Operasikan Layanan di Kecamatan Pining Gayo Lues

Berita Terkait

Senin, 1 Juni 2026 - 13:18 WIB

Nyawa Taruhan, Antivenom di RSUD Rohul Diduga Kosong Saat Pasien Kritis

Jumat, 13 Maret 2026 - 12:31 WIB

Regional 2 Tanjung Priok Paparkan Persiapan Menghadapi Angkutan Lebaran Tahun 2026

Kamis, 12 Maret 2026 - 12:42 WIB

Pelindo Berbagi Ramadhan: SPSL Tawarkan Bantuan Sembako, Santunan, dan Takjil hingga Dukung UMKM Lokal”

Selasa, 10 Maret 2026 - 12:31 WIB

Dari Jakarta Utara Hingga Gaza: Zakat Kolektif IPC TPK Tembus Rp200 Juta

Jumat, 6 Februari 2026 - 13:17 WIB

Lurah Sungai Bambu Himbau Warga Pindahkan Tempat Sampah ke TPS Danau Cincin

Berita Terbaru

Breaking News

Camat Koja Bungkam Saat Dikonfirmasi Terkait Dapur MBG di Area SPBU

Senin, 1 Jun 2026 - 08:54 WIB