Dinas UPT dan DLHK kabupaten Bogor Sidak TPA Ilegal di Lewikopo, Desa Growong, Kacamatan Parung Panjang, Bogor, Jawa Barat

- Jurnalis

Kamis, 30 Mei 2024 - 16:56 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

TeropongRakyat.co

Parungpanjang  || TPA ilegal yang terletak di Desa Growong, saat didatangi wartawan di lokasi kedapatan ada 2 (dua) alat berat jenis exsavator dan 1 (satu) jenis lainnya dozer sedang beraktifitas. “Kalau sampah ini nantinya akan kita kubur dan diratakan kembali seperti semula ,” jelas salah satu dari dua orang penjaga lahan TPA yang akrab disapa Kang Nuh kepada awak TeropongRakyat.co,  beberapa waktu lalu.

Saat awak redakai mencoba mengkonfirmasi ke Satpol PP Kecamatan Parung Panjang terkait adanya TPA ilegal, PolPP segera merespon dan turun langsung ke TKP TPA ilegal tersebut, dan Dinas UPT beserta DLHK Kabupaten Bogor menghentikan kegiatan ilegal  tersebut. Usai di hentikan Dinas terkait, awak redaksi TeropongRakyat.co didampingi OKP (Organisasi Kepemudaan ) setempat dikagetkan tidak adanya alat berat di TPA  tersebut, ternyata setelah di telusuri alat berat tersebut Disembunyikan dari dari lokasi semula berjarak 500 meter dari lokasi TPA.

Baca Juga:  Maraknya Peredaran Obat Keras Terbatas di Jalan K.S. Tubun, Tanah Abang, Jakarta Pusat: Tantangan Penegakan Hukum. Siapa Bermain?? 

Dinas UPT dan DLHK kabupaten Bogor Sidak TPA Ilegal di Lewikopo, Desa Growong, Kacamatan Parung Panjang, Bogor, Jawa Barat - Teropong RakyatHendri Kepala UPT VII Jasinga Kabupaten Bogor, Satpol PP, Polsek dan Koramil Parung Panjang menyidak TPA(Tempat Pembuangan Akhir) Ilegal Berlokasi tersebut. “Ini jelas kegiatan ilegal karena TPA yang resmi untuk saat ini ada di Galuga Lewiliang Bogor makanya ini kita harus tau dulu motif nya apa?,” ujar Hendri kepada TeropongRakyat.co, Kamis (30/05).

Lebih lanjut, Kepala UPT mengatakan,” kita harus bertemu dengan Camat Parung Panjang guna mempertanyakan perihal lahan yang dijadikan TPA ILEGAL dan kita pertanyakan pula kepada Kepala Desa Gerowong Rully Akbar terkait adanya kegiatan TPA di Wilayahnya”.

Awak media berserta jajaran yang hadir di TPA mendatangi Kacamatan Parung Panjang untuk menanyakan kepada camat agar bisa memanggil kepala desa gerowong tetapi sesampai nya di Kacamatan  Parung Panjang, sang Camat tidak ada di tempat dengan alasan menjenguk kerabat dirumah Sakit.

Baca Juga:  Sinergi Pers dan Pemerintah Desa Segaralangu: Mengawal Ketahanan Pangan untuk Kemajuan Desa

Saat di konfirmasi awak redaksi TeropongRakyat.co melaui pesan singkat WhatsApp, Camat Parung Panjang enggan berkomentar terkait adanya kegiatan TPA ilegal.

Terpisah,  Ketua BPPKB, Ade Kodel saat di temui di sekretariat DPAC  di Jalan Srikaya Desa Lumpang, Kecamatan Parung Panjang, mengatakan, “Kami sangat kecewa kepada Pemerintah Daerah, khususnya Camat Parung Panjang”.

“Saya sebagai warga masyarakat Parung Panjang merasa kecewa ketika rekan rekan, baik awak media, LSM maupun OKP  miris ketika menurut saya ini sangat sangat urgen teman2 dari ormas lain seperti LMP dan LSM serta unsur dari masyarakat tidak di respon oleh Camat Parung Panjang terkait kegiatan TPA ilegal tersebut,” pungkas Ade.

(Jefri Dan Tim)

Berita Terkait

Diduga Tidak Selesainya Pembangunan Jalan di Desa Nampar Tabang, Warga Minta Aparat Penegak Hukum Periksa Kontraktor dan Pemdes
Dugaan Penyimpangan BBM Subsidi, Oknum Operator SPBU Disebut Terima Imbalan
Aksi Brutal di Gununghalu, Wartawan Jadi Korban Penganiayaan dan Ancaman Golok
Yohanes Oci: Dugaan Intimidasi Saksi di Kasus Pungli Pasar Bantar Gebang Dinilai Cederai Prinsip Hukum
Nikel 150 MT Dipersoalkan, Kerugian Rp151 Miliar, 11 Pihak Terancam Digugat
Pernah Menang Sebagian di Pengadilan, Sengketa Lahan Makawi vs Summarecon Masih Berlanjut
Korban Penipuan Tanah di Bogor Kecewa, Laporan Tak Kunjung Berkembang
Saksi Ngaku Diancam Tembak, Tubagus Rahmad Sukendar Desak Kejaksaan Negeri Kota Bekasi Periksa Oknum Jaksa

Berita Terkait

Sabtu, 25 April 2026 - 19:51 WIB

Diduga Tidak Selesainya Pembangunan Jalan di Desa Nampar Tabang, Warga Minta Aparat Penegak Hukum Periksa Kontraktor dan Pemdes

Sabtu, 25 April 2026 - 14:19 WIB

Dugaan Penyimpangan BBM Subsidi, Oknum Operator SPBU Disebut Terima Imbalan

Sabtu, 25 April 2026 - 10:24 WIB

Aksi Brutal di Gununghalu, Wartawan Jadi Korban Penganiayaan dan Ancaman Golok

Jumat, 24 April 2026 - 23:33 WIB

Yohanes Oci: Dugaan Intimidasi Saksi di Kasus Pungli Pasar Bantar Gebang Dinilai Cederai Prinsip Hukum

Jumat, 24 April 2026 - 23:07 WIB

Pernah Menang Sebagian di Pengadilan, Sengketa Lahan Makawi vs Summarecon Masih Berlanjut

Berita Terbaru

TNI – Polri

Relawan SPPG Turen Jalani Tes Kebugaran Bersama Puskesmas Turen

Sabtu, 25 Apr 2026 - 16:45 WIB