PkM Dosen Universitas Pamulang Dorong Desa Sukaraja Menuju Desa Mandiri Berbasis Digital

- Jurnalis

Sabtu, 18 April 2026 - 02:25 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Tanggerang.Teropongrakyat. Co Upaya mendorong tata kelola desa yang adaptif terhadap perkembangan teknologi terus dilakukan kalangan akademisi. Salah satunya melalui kegiatan Pengabdian kepada Masyarakat (PkM) yang dilaksanakan di Desa Sukaraja, Kecamatan Warunggunung, Kabupaten Lebak, dengan mengusung tema “Tata Kelola Desa Menuju Desa Mandiri Berbasis Digital.” pada hari Jumat, 17 April 2026.

Kegiatan ini diinisiasi oleh dosen Program Studi Administrasi Negara Universitas Pamulang Kampus Serang sebagai bentuk kontribusi nyata perguruan tinggi dalam mendukung pembangunan desa yang berkelanjutan dan berbasis inovasi.

Ketua pelaksana kegiatan, Deni Permana, menegaskan bahwa PkM merupakan bagian integral dari tanggung jawab akademik dosen untuk memastikan ilmu pengetahuan dapat dirasakan langsung manfaatnya oleh masyarakat.

“Pengabdian ini adalah bentuk tanggung jawab akademik dari dosen Program Studi Administrasi Negara Universitas Pamulang Kampus Serang agar ilmu yang kami miliki tidak hanya berhenti di ruang kelas, tetapi benar-benar berdampak pada kehidupan masyarakat,” ujar Deni dalam sambutannya (17/04).

Ia menambahkan bahwa desa memiliki peran strategis dalam pembangunan nasional, sehingga penguatan kapasitas aparatur desa dan masyarakat menjadi kunci dalam mewujudkan desa yang mandiri dan berdaya saing.

Baca Juga:  Bangunan Liar di Waduk Cincin Papanggo di Bongkar Petugas 3 Pilar

Dalam sesi pemaparan materi, Muara Torang menjelaskan bahwa transformasi menuju desa mandiri tidak hanya bergantung pada pembangunan infrastruktur, melainkan sangat ditentukan oleh kesiapan sumber daya manusia (SDM) aparatur desa serta keterlibatan aktif masyarakat.

“Pengembangan desa menuju desa mandiri tidak terlepas dari kesiapan SDM aparatur dan juga partisipasi masyarakat. Jika keduanya berjalan beriringan, maka desa akan mampu berkembang secara berkelanjutan dan responsif terhadap kebutuhan warga,” jelasnya.

Menurutnya, pemanfaatan teknologi digital dalam tata kelola desa dapat meningkatkan efisiensi pelayanan publik, memperkuat sistem informasi desa, serta membuka ruang partisipasi masyarakat yang lebih luas.

Sementara itu, pemateri lainnya, Yohanes Oci menekankan pentingnya penguatan kelembagaan desa sebagai fondasi utama dalam mewujudkan desa mandiri. Ia menilai bahwa tata kelola yang baik harus didukung oleh sistem kelembagaan yang solid, transparan, dan akuntabel.

“Desa mandiri tidak terlepas dari penguatan kelembagaan desa. Di sisi lain, perlu juga mendorong partisipasi masyarakat serta transparansi dan akuntabilitas, baik secara administratif maupun akuntabilitas moral aparatur desa,” ungkap Yohanes.

Baca Juga:  Tasyakuran Tiga Tahun LHDPK di Perkebunan Bungur Raya: Wujud Syukur dan Harapan untuk Masa Depan Pertanian Berkelanjutan

Ia juga menyoroti bahwa kepercayaan masyarakat terhadap pemerintah desa akan tumbuh apabila praktik pemerintahan dilakukan secara terbuka, jujur, dan bertanggung jawab.

Kegiatan PkM ini diikuti oleh aparatur desa, tokoh masyarakat, serta perwakilan warga yang antusias dalam mengikuti setiap sesi diskusi. Para peserta tidak hanya mendapatkan pemahaman konseptual, tetapi juga wawasan praktis mengenai implementasi digitalisasi dalam pelayanan dan administrasi desa.

Melalui kegiatan ini, Desa Sukaraja diharapkan mampu mempercepat transformasi menuju desa mandiri berbasis digital dengan tata kelola yang lebih efektif, partisipatif, dan transparan. Selain itu, sinergi antara akademisi dan masyarakat diharapkan dapat terus terjalin guna menciptakan inovasi-inovasi baru dalam pembangunan desa.

Kegiatan ini sekaligus menjadi bukti bahwa peran perguruan tinggi tidak hanya sebagai pusat pendidikan, tetapi juga sebagai agen perubahan sosial yang aktif mendorong kemajuan masyarakat di tingkat akar rumput (***)

Berita Terkait

Dukung Perlindungan Warga Sipil, DFC MINUSCA Mayjen TNI M Asmi Tinjau Kondisi Operasional
LPA Jawa Timur Gelar Konsolidasi dan Penguatan LPA Kabupaten/Kota se-Jawa Timur di Pasuruan
Usai Permintaan Maaf Hotman Paris, PWI Pusat Pilih Jalan Rekonsiliasi Demi Persatuan Indonesia
PT API SITE MONITORING RUTIN BERSAMA PSL, PASTIKAN OPERASIONAL JTCC BERJALAN OPTIMAL
Jakarta Pusat Disorot, Dugaan Peredaran Rokok Ilegal Marak di Johar Baru dan Senen, Negara Berpotensi Rugi dari Sektor Cukai
Sekda Kabupaten Malang Tinjau Kesiapan Sekolah Rakyat Srigonco, Optimistis Cetak Generasi Tangguh di Kawasan Pantai Selatan
Ketua DPC Gema Cita Jakarta Utara Ahmad Fauzi Ucapkan Selamat Harlah KNPI ke-53, Ajak Pemuda Perkuat Persatuan
Dugaan Pengeroyokan terhadap Guru dan Imam Masjid Tuai Sorotan, Keluarga Harapkan Kepastian Hukum

Berita Terkait

Kamis, 30 Juli 2026 - 21:40 WIB

Dukung Perlindungan Warga Sipil, DFC MINUSCA Mayjen TNI M Asmi Tinjau Kondisi Operasional

Kamis, 30 Juli 2026 - 17:35 WIB

LPA Jawa Timur Gelar Konsolidasi dan Penguatan LPA Kabupaten/Kota se-Jawa Timur di Pasuruan

Selasa, 28 Juli 2026 - 17:40 WIB

Usai Permintaan Maaf Hotman Paris, PWI Pusat Pilih Jalan Rekonsiliasi Demi Persatuan Indonesia

Selasa, 28 Juli 2026 - 15:59 WIB

PT API SITE MONITORING RUTIN BERSAMA PSL, PASTIKAN OPERASIONAL JTCC BERJALAN OPTIMAL

Senin, 27 Juli 2026 - 01:39 WIB

Jakarta Pusat Disorot, Dugaan Peredaran Rokok Ilegal Marak di Johar Baru dan Senen, Negara Berpotensi Rugi dari Sektor Cukai

Berita Terbaru

Breaking News

Kejar PAD Bocor, Munir Desak Bapenda Optimalkan Gali PAP

Sabtu, 1 Agu 2026 - 21:19 WIB