Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan
Advertisement
Teropong Rakyat Official AppGRATIS • Berita terkini Install
Gabung Tropong PLUS Masuk
T+
Terkini
Pasang iklan di sini

Jangkau pembaca Teropong Rakyat. Hubungi admin untuk tarif dan ketentuan iklan.

Bagikan:fXWTIsrael Gunakan Amunisi Lawas Hadapi Iran, Biaya Perang MembengkakKomentar: 0

Israel Gunakan Amunisi Lawas Hadapi Iran, Biaya Perang Membengkak

Teropong Rakyat, 23 Maret 2026, 18:24 WIB · 2 menit bacaBaca di App
Huruf
Foto: Dokumentasi
ilustrasi. Makin rugi perang dengan Iran, Israel disebut pakai amunisi jadul.

Jakarta, teropongrakyat.co — Militer Israel dilaporkan mulai menggunakan amunisi lawas dalam menghadapi konflik dengan Iran, seiring meningkatnya tekanan biaya perang yang terus membengkak sejak pecah pada 28 Februari lalu.

Lembaga penyiaran publik Israel, KAN, pada Minggu (22/3) melaporkan bahwa militer Israel kini beralih menggunakan amunisi non-presisi yang telah disimpan selama sekitar 50 tahun. Langkah ini disebut sebagai upaya efisiensi di tengah tingginya pengeluaran perang, sekaligus untuk mengosongkan gudang persenjataan lama.
Hingga saat ini, Kementerian Pertahanan Israel belum memberikan tanggapan resmi terkait laporan tersebut.

Mengutip Anadolu Agency, penggunaan amunisi lama ini muncul di tengah kekhawatiran publik Israel terhadap dampak finansial dan material dari konflik yang melibatkan Amerika Serikat dan Israel melawan Iran.

Baca Juga:  Rusia Sebut Ancaman AS Caplok Greenland Luar Biasa, Moskow Klaim Terus Pantau Situasi

Sebelumnya, harian Haaretz melaporkan bahwa biaya perang dalam 20 hari pertama telah mencapai sekitar US$6,4 miliar atau setara Rp108,8 triliun. Angka ini diperkirakan akan terus meningkat seiring eskalasi konflik.

Pemerintah Israel juga telah mengumumkan alokasi dana tambahan sebesar US$8,225 miliar (sekitar Rp14 triliun) untuk pembelian perlengkapan keamanan mendesak. Langkah ini diambil di tengah laporan bahwa persediaan rudal pencegat Israel mulai menipis.

Di sisi lain, Angkatan Darat Israel dilaporkan tengah bersiap mengajukan tambahan anggaran kepada parlemen di luar total anggaran perang yang telah mencapai US$12,5 miliar (sekitar Rp212,5 triliun).

Baca Juga:  Pemerintah Indonesia Gandeng Kamboja Ganyang Kartel Judi On-line.

Konflik antara Amerika Serikat-Israel melawan Iran yang pecah sejak akhir Februari kini semakin meluas, bahkan menyeret sejumlah negara Arab. Target serangan tidak hanya terbatas pada instalasi militer, tetapi juga mencakup fasilitas energi, termasuk milik negara-negara Teluk.

Sejumlah analis menilai Iran tengah menerapkan strategi “perang atrisi”, yakni pendekatan untuk menguras sumber daya ekonomi dan mental lawan melalui konflik berkepanjangan. Strategi ini mengandalkan operasi tidak langsung, termasuk penggunaan kelompok proksi serta taktik asimetris, guna menghindari konfrontasi militer terbuka secara penuh.

Lihat Internasional Selengkapnya→
Artikel Terkait Internasional
Breaking NewsKanal lain
TNI – PolriKanal lain