Guru SD Swasta Terluka Parah di SPBU Walang, Biaya Pengobatan Belum Jelas

- Jurnalis

Selasa, 5 Mei 2026 - 13:47 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Potret: ilustrasi – dok/ist

JAKARTA UTARA, teropongrakyat.co – Seorang guru sekolah dasar (SD) swasta, Lily Elviza, mengalami kecelakaan di area SPBU Walang pada Jumat (1/5/2026) sekitar pukul 15.30 WIB. Insiden tersebut menyebabkan korban mengalami patah tulang rusuk serta retak pada beberapa bagian tubuh lainnya.

Peristiwa bermula saat Lily bersama suaminya, Burhanudin, usai mengisi bahan bakar jenis Pertalite. Ketika hendak keluar dari area SPBU, sepeda motor yang mereka kendarai menabrak besi baja di pintu keluar, sehingga kehilangan keseimbangan dan terjatuh.

“Tubuh istri saya membentur plat baja hingga mengalami luka serius,” ujar Burhanudin saat memberikan keterangan.

Usai kejadian, korban sempat dilarikan ke Klinik YAKRI untuk mendapatkan penanganan awal. Namun, menurut Burhanudin, saat dirinya meminta pertanggungjawaban kepada pihak manajemen SPBU, respons yang diterima dinilai kurang baik.

Baca Juga:  PWDPI  DPW DKI Jakarta Matangkan Persiapan Pelantikan, Jalin Kerja Sama dengan Ahli ITE

“Bahkan sempat terjadi perdebatan, dan kami mendengar ucapan yang tidak pantas dari pihak perwakilan SPBU,” ungkapnya.

Merasa tidak mendapatkan kejelasan, Burhanudin kemudian meminta pendampingan dari Lembaga Bantuan Hukum (LBH) Chakra Bersatu guna memperjuangkan hak pengobatan istrinya.

Menanggapi hal tersebut, pimpinan LBH Chakra Bersatu, Habibah binti Ganna, langsung turun ke lokasi untuk melakukan penelusuran. Dalam proses konfirmasi dengan pihak manajemen SPBU yang diwakili oleh Iwan, disebutkan adanya kesediaan untuk menanggung biaya pengobatan korban hingga selesai.

Baca Juga:  BRI Region 7/Jakarta 2 Bersama BAKN DPR RI Perkuat Tata Kelola Kredit Usaha Rakyat

Selanjutnya, Habibah bersama sejumlah awak media juga melaporkan kejadian ini ke Polres Metro Jakarta Utara. Laporan telah diterima dan pihak kepolisian langsung melakukan olah tempat kejadian perkara (TKP).

Namun hingga berita ini diturunkan, pihak pengelola SPBU Walang disebut belum menunjukkan langkah konkret, seperti menjenguk korban maupun menyelesaikan administrasi biaya pengobatan. Padahal, sebelumnya manajer SPBU telah membuat surat pernyataan terkait tanggung jawab pembiayaan perawatan Lily Elviza di RSUD Koja.

Keluarga korban berharap adanya itikad baik dan tanggung jawab penuh dari pihak SPBU Walang agar proses pengobatan dapat berjalan lancar.

 

Berita Terkait

IKA ITS Dorong Sistem Peringatan Dini Kereta Api untuk Kurangi Risiko Kecelakaan
Rayakan HUT ke-27 PT RS Pelabuhan, RS Pelabuhan Jakarta Gandeng Palang Merah Indonesia (PMI) Gelar Aksi Donor Darah Serentak
Kesejahteraan Anggota Dinilai Terabaikan, BPIKPNPA RI Soroti Agenda Reformasi Polri
Sidang 4 Mei: Dugaan Bukti Palsu Mencuat, Ahli Waris Makawi Desak Hakim Abaikan Bukti Tergugat
Pasca Sorotan Parkir Liar, Aparat Gabungan Turun Tangan: Penertiban Dimulai di Danau Sunter
Warga Bogor Tewas Tertimpa Tembok Penahan Tebing Longsor Saat Hujan Deras
BPIKPNPA RI Soroti Trotoar dan Drainase Kebon Kawung, Desak Gubernur Jabar Bertindak Cepat*

Berita Terkait

Kamis, 7 Mei 2026 - 20:41 WIB

IKA ITS Dorong Sistem Peringatan Dini Kereta Api untuk Kurangi Risiko Kecelakaan

Rabu, 6 Mei 2026 - 17:03 WIB

Rayakan HUT ke-27 PT RS Pelabuhan, RS Pelabuhan Jakarta Gandeng Palang Merah Indonesia (PMI) Gelar Aksi Donor Darah Serentak

Rabu, 6 Mei 2026 - 13:58 WIB

Kesejahteraan Anggota Dinilai Terabaikan, BPIKPNPA RI Soroti Agenda Reformasi Polri

Rabu, 6 Mei 2026 - 12:26 WIB

Sidang 4 Mei: Dugaan Bukti Palsu Mencuat, Ahli Waris Makawi Desak Hakim Abaikan Bukti Tergugat

Selasa, 5 Mei 2026 - 13:47 WIB

Guru SD Swasta Terluka Parah di SPBU Walang, Biaya Pengobatan Belum Jelas

Berita Terbaru