Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan
Advertisement
Teropong Rakyat Official AppGRATIS • Berita terkini Install
Gabung Tropong PLUS Masuk
T+
Terkini
Pasang iklan di sini

Jangkau pembaca Teropong Rakyat. Hubungi admin untuk tarif dan ketentuan iklan.

Bagikan:fXWTDPN Klarifikasi: Bantah Informasi Memiliki Rekaman Terkait Dugaan Kasus di Universitas Muhammadiyah GorontaloKomentar: 0

DPN Klarifikasi: Bantah Informasi Memiliki Rekaman Terkait Dugaan Kasus di Universitas Muhammadiyah Gorontalo

Teropong Rakyat, 2 Agustus 2026, 18:34 WIB · 1 menit bacaBaca di App
Huruf
Foto: Dokumentasi

Gorontalo – Teropongrakyat.co – Minggu, 02 Agustus 2026 – Digdaya Perwakilan Netizen (DPN) memberikan klarifikasi resmi terkait beredarnya sebuah postingan di media sosial yang menyebutkan bahwa rekaman terkait dugaan kasus di Universitas Muhammadiyah Gorontalo dapat diperoleh melalui teman-teman di DPN.

Melalui pernyataan resminya, DPN membantah informasi tersebut dan menegaskan bahwa hingga saat ini pihaknya tidak memiliki, tidak menyimpan, maupun tidak membagikan rekaman sebagaimana dimaksud dalam postingan yang beredar.

Baca Juga:  Juru Parkir Resmi Menjadi Korban Keberingasan Organisasi Masyarakat di Jakarta Selatan, APH Dianggap Tutup Mata

DPN juga mengingatkan masyarakat agar tidak mengatasnamakan organisasi tersebut dalam menyebarkan informasi yang belum jelas sumber maupun kebenarannya. Menurut DPN, penyebaran informasi yang tidak terverifikasi berpotensi menimbulkan kesalahpahaman serta merugikan berbagai pihak.

Lebih lanjut, DPN menegaskan bahwa organisasi ini menjunjung tinggi prinsip kejujuran, kehati-hatian, serta penghormatan terhadap proses hukum. Setiap laporan atau pengaduan yang diterima akan ditindaklanjuti sesuai mekanisme yang berlaku dan tidak berdasarkan asumsi ataupun informasi yang belum dapat dipastikan kebenarannya.

Baca Juga:  BRI Tangerang City dan Developer Rekanan Gelar Mini Soccer untuk Dukung Work-Life Balance

DPN mengajak seluruh masyarakat untuk menjadi pengguna media sosial yang bijak dengan selalu melakukan verifikasi sebelum mempercayai maupun menyebarkan suatu informasi.

“Mari bersama-sama menjaga ruang digital yang sehat, menjunjung kejujuran, menghormati proses hukum, serta tidak mudah terpengaruh oleh informasi yang belum terverifikasi.”

Lihat Breaking News Selengkapnya→
Artikel Terkait Breaking News
TNI – PolriKanal lain
BisnisKanal lain