Aktivitas Bongkar Muat Dihentikan, Oknum Kades Bungursari Diduga Lontarkan Permintaan Fantastis

- Jurnalis

Rabu, 13 Mei 2026 - 13:01 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

PURWAKARTA, teropongrakyat.co – Desa Bungursari, Kecamatan Bungursari, Kabupaten Purwakarta mendadak menjadi sorotan setelah muncul dugaan tindakan arogan yang dilakukan seorang kepala desa berinisial NEZ terhadap warga pada Minggu lalu.

Peristiwa tersebut bermula ketika seorang pengusaha besi tua, Putri Anditya bersama suaminya, tengah melakukan aktivitas bongkar muat barang di halaman rumahnya. Namun, kegiatan tersebut tiba-tiba dihentikan oleh oknum kepala desa dengan alasan belum mengantongi izin.

Saat dikonfirmasi di kediamannya, Putri Anditya dan suaminya mengaku telah melakukan koordinasi dengan pihak lingkungan setempat sebelum aktivitas bongkar muat dilakukan.

“Kami paham aturan. Sebelum barang datang, kami sudah berkoordinasi dan meminta izin kepada Ketua RT, Ketua RW, dan Kepala Dusun setempat. Tapi malah dipersulit dengan permintaan harus mengumpulkan 10 orang dari masing-masing RT di wilayah RW 05. Menurut kami itu tidak masuk akal,” ujar Putri Anditya dan suami kepada wartawan.

Baca Juga:  Gembong Judi Online Indonesia-Kamboja Inisial T Kebal Hukum, Omsetnya Rp517 T.

Tidak hanya itu, muncul dugaan adanya permintaan uang dalam proses pengurusan izin usaha tersebut. Berdasarkan keterangan narasumber kepada wartawan pada Selasa (12/5/2026), oknum kepala desa diduga meminta uang sebesar Rp30 juta untuk pengurusan perizinan.

“Saya datang ke kantor desa untuk mempertanyakan terkait surat domisili dan Surat Keterangan Usaha milik Bu Putri dan suaminya yang disebut tidak diakui tanda tangannya oleh pihak desa. Saat itu beliau mengatakan, ‘Untuk perizinan, tiga puluh juta all in,’” ungkap narasumber menirukan ucapan oknum kepala desa tersebut.

Baca Juga:  Panglima TNI Sambangi Markas Yonif 754 Kostrad Dalam Rangka Motifasi Semangat Prajurit di Ufuk Timur

Akibat peristiwa tersebut, Putri Anditya dan suaminya mengaku mengalami kerugian materiel maupun immateriel. Saat ini, pihak keluarga disebut masih berkoordinasi dengan kuasa hukum untuk menentukan langkah hukum selanjutnya.

Hingga berita ini diterbitkan, pihak Kepala Desa Bungursari berinisial NEZ belum memberikan tanggapan ataupun klarifikasi atas upaya konfirmasi yang dilakukan media.

Redaksi membuka ruang hak jawab dan hak koreksi kepada pihak-pihak yang disebutkan dalam pemberitaan ini sesuai ketentuan Undang-Undang Nomor 40 Tahun 1999 tentang Pers.

 

Berita Terkait

Diduga Ada Pungutan SPP dan Uang Pembangunan, Kepala MAN 5 Bogor Belum Berikan Klarifikasi
Realisasi Utang Negara Hingga Mei 2026 Terukur dan Sesuai Kebutuhan
SDN Rawa Badak Utara 15 Gelar Perpisahan dan Pelepasan Siswa Kelas VI, Siswa Berprestasi Raih Penghargaan
Vendor Pertanyakan Nasib Tagihan Rp1,6 Miliar Setelah Bertahun-tahun Menunggu
Siang Bolong Nongkrong Diduga Bawa Sajam, Remaja di Utan Panjang Bikin Warga Khawatir
Camat Koja Bungkam Saat Dikonfirmasi Terkait Dapur MBG di Area SPBU
Warga Transmigrasi Air Balui SP2 Terpaksa Mengungsi Berbulan-bulan Saat Musim Hujan, Pertanyakan Penyebab Banjir Berkepanjangan
Soal Perkara Kasus Dugaan Korupsi Pasar Among Tani, Pemkot Batu Serahkan Sepenuhnya pada Proses Hukum

Berita Terkait

Minggu, 7 Juni 2026 - 09:33 WIB

Diduga Ada Pungutan SPP dan Uang Pembangunan, Kepala MAN 5 Bogor Belum Berikan Klarifikasi

Minggu, 7 Juni 2026 - 09:31 WIB

Realisasi Utang Negara Hingga Mei 2026 Terukur dan Sesuai Kebutuhan

Sabtu, 6 Juni 2026 - 14:22 WIB

SDN Rawa Badak Utara 15 Gelar Perpisahan dan Pelepasan Siswa Kelas VI, Siswa Berprestasi Raih Penghargaan

Jumat, 5 Juni 2026 - 19:18 WIB

Vendor Pertanyakan Nasib Tagihan Rp1,6 Miliar Setelah Bertahun-tahun Menunggu

Jumat, 5 Juni 2026 - 18:12 WIB

Siang Bolong Nongkrong Diduga Bawa Sajam, Remaja di Utan Panjang Bikin Warga Khawatir

Berita Terbaru