Malang | Teropongrakyat.co – Kebakaran terjadi di Tempat Pembuangan Akhir (TPA) nonaktif di Dusun Tumpangrejo, Desa Ngenep, Kecamatan Karangploso, Kabupaten Malang, Senin (20/7/2026) siang. Api diduga muncul akibat gas metana yang menyala secara spontan, sehingga memicu kobaran di area seluas sekitar 1.000 meter persegi.
Peristiwa tersebut pertama kali diketahui oleh seorang petani yang melihat api membara di lokasi TPA nonaktif sekitar pukul 11.30 WIB. Khawatir kobaran api merembet ke lahan tebu di sekitar lokasi, petani segera melaporkan kejadian itu ke kantor desa.

Menerima laporan tersebut, pihak Desa Ngenep langsung meminta bantuan Tim Pemadam Kebakaran Kabupaten Malang. Laporan diterima petugas pada pukul 11.45 WIB, kemudian tiga unit mobil pemadam dengan sembilan personel Regu 2 diberangkatkan menuju lokasi lima menit kemudian.
Api Diduga Berasal dari Gas Metana
Komandan Regu 2 Damkar Kabupaten Malang, Andrianto, menjelaskan bahwa sumber api diduga berasal dari gas metana yang muncul dari timbunan sampah lama dan mengalami penyalaan sendiri.
Tim pemadam tiba di lokasi sekitar pukul 12.00 WIB dan segera melakukan upaya pemadaman serta pendinginan untuk mencegah api meluas ke lahan pertanian di sekitar TPA.
Setelah berjibaku selama kurang lebih dua setengah jam, kobaran api akhirnya berhasil dijinakkan sekitar pukul 14.30 WIB.
Tidak Ada Korban Jiwa
Tidak ada korban jiwa dalam peristiwa tersebut. Hingga proses pemadaman selesai, petugas juga memastikan api tidak sempat merembet ke lahan tebu maupun permukiman warga.
Selain melibatkan tiga unit mobil pemadam dan sembilan personel Damkar Kabupaten Malang, penanganan kebakaran turut dibantu Babinsa Desa Ngenep, satu staf Kecamatan Karangploso, serta Penjabat Kepala Desa Ngenep bersama perangkat desa.
Penyebab kebakaran diduga kuat berasal dari gas metana yang terbentuk di dalam TPA nonaktif dan mengalami pembakaran spontan. Sementara itu, nilai kerugian material masih dalam proses pendataan.


























































