Api Metana Bakar TPA Nonaktif di Karangploso, Damkar Malang Berjibaku 2,5 Jam Cegah Kobaran Merembet ke Lahan Tebu

- Jurnalis

Selasa, 21 Juli 2026 - 12:05 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Malang | Teropongrakyat.co – Kebakaran terjadi di Tempat Pembuangan Akhir (TPA) nonaktif di Dusun Tumpangrejo, Desa Ngenep, Kecamatan Karangploso, Kabupaten Malang, Senin (20/7/2026) siang. Api diduga muncul akibat gas metana yang menyala secara spontan, sehingga memicu kobaran di area seluas sekitar 1.000 meter persegi.

Peristiwa tersebut pertama kali diketahui oleh seorang petani yang melihat api membara di lokasi TPA nonaktif sekitar pukul 11.30 WIB. Khawatir kobaran api merembet ke lahan tebu di sekitar lokasi, petani segera melaporkan kejadian itu ke kantor desa.

Api Metana Bakar TPA Nonaktif di Karangploso, Damkar Malang Berjibaku 2,5 Jam Cegah Kobaran Merembet ke Lahan Tebu - Teropong Rakyat

Menerima laporan tersebut, pihak Desa Ngenep langsung meminta bantuan Tim Pemadam Kebakaran Kabupaten Malang. Laporan diterima petugas pada pukul 11.45 WIB, kemudian tiga unit mobil pemadam dengan sembilan personel Regu 2 diberangkatkan menuju lokasi lima menit kemudian.

Baca Juga:  ISR Mobile Canggih Resmi Perkuat Alutista Persenjataan Korps Marinir TNI AL.

Api Diduga Berasal dari Gas Metana

Komandan Regu 2 Damkar Kabupaten Malang, Andrianto, menjelaskan bahwa sumber api diduga berasal dari gas metana yang muncul dari timbunan sampah lama dan mengalami penyalaan sendiri.

Tim pemadam tiba di lokasi sekitar pukul 12.00 WIB dan segera melakukan upaya pemadaman serta pendinginan untuk mencegah api meluas ke lahan pertanian di sekitar TPA.

Setelah berjibaku selama kurang lebih dua setengah jam, kobaran api akhirnya berhasil dijinakkan sekitar pukul 14.30 WIB.

Baca Juga:  PT Pelindo Sinergi Lokaseva Pastikan Layanan Tetap Optimal Selama Periode Libur Lebaran 2026

Tidak Ada Korban Jiwa

Tidak ada korban jiwa dalam peristiwa tersebut. Hingga proses pemadaman selesai, petugas juga memastikan api tidak sempat merembet ke lahan tebu maupun permukiman warga.

Selain melibatkan tiga unit mobil pemadam dan sembilan personel Damkar Kabupaten Malang, penanganan kebakaran turut dibantu Babinsa Desa Ngenep, satu staf Kecamatan Karangploso, serta Penjabat Kepala Desa Ngenep bersama perangkat desa.

Penyebab kebakaran diduga kuat berasal dari gas metana yang terbentuk di dalam TPA nonaktif dan mengalami pembakaran spontan. Sementara itu, nilai kerugian material masih dalam proses pendataan.

Berita Terkait

Misbakhun Suntik Rp100 Juta untuk Persekap U-17, Dorong Talenta Muda Pasuruan Tembus Level Profesional
Kolaborasi Pusat dan DKI, Pekerja Informal Sektor Persampahan Dapat Perlindungan Sosial
Kasi Trantib Acep Pudin Pimpin Pendataan 134 Kios di Lahan Fasos Fasum Kutabaru
Tiga Kebakaran Terjadi dalam Sehari di Malang, Damkar Bergerak Cepat Cegah Api Meluas
DPD LDII Kabupaten Malang Hadiri Suling Forkopimda, Perkuat Sinergi Umat di Pakisaji
Diduga Dipicu Pembakaran Sampah, Kebakaran Lahan Bambu di Mangliawan Berhasil Dipadamkan Damkar Kabupaten Malang
Menjelang HUT ke-81 RI, Bona Paputungan Kembali Suarakan Lagu MBG untuk Masa Depan Anak Bangsa
Wali Kota Nurochman Apresiasi SIWO PWI Malang Raya Gelar Turnamen Catur Bahagia

Berita Terkait

Senin, 10 Agustus 2026 - 18:54 WIB

Misbakhun Suntik Rp100 Juta untuk Persekap U-17, Dorong Talenta Muda Pasuruan Tembus Level Profesional

Senin, 10 Agustus 2026 - 16:20 WIB

Kolaborasi Pusat dan DKI, Pekerja Informal Sektor Persampahan Dapat Perlindungan Sosial

Minggu, 9 Agustus 2026 - 11:09 WIB

Kasi Trantib Acep Pudin Pimpin Pendataan 134 Kios di Lahan Fasos Fasum Kutabaru

Sabtu, 8 Agustus 2026 - 18:48 WIB

Tiga Kebakaran Terjadi dalam Sehari di Malang, Damkar Bergerak Cepat Cegah Api Meluas

Jumat, 7 Agustus 2026 - 08:30 WIB

DPD LDII Kabupaten Malang Hadiri Suling Forkopimda, Perkuat Sinergi Umat di Pakisaji

Berita Terbaru