Api dari Bakar Sampah Hanguskan Lahan Tebu di Kepanjen, Damkar Bergerak Cepat Cegah Kebakaran Meluas

- Jurnalis

Selasa, 21 Juli 2026 - 14:17 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Malang | Teropongrakyat co – Kebakaran lahan tebu terjadi di Dusun Blobo RT 3 RW 2, Desa Sukoraharjo, Kecamatan Kepanjen, Kabupaten Malang, Selasa (21/7/2026) sekitar pukul 10.50 WIB. Api diduga berasal dari aktivitas pembakaran sampah yang tidak terkendali akibat embusan angin kencang.

Komandan Regu (Danru) 3 Damkar Kabupaten Malang, Samsul B., menjelaskan, api awalnya muncul saat seorang warga membakar sampah di samping lahan tebu yang lokasinya juga berdekatan dengan kawasan permukiman. Kondisi angin yang cukup kencang membuat kobaran api cepat merambat ke lahan tebu.

Baca Juga:  Ini Nasib Tito Karnavian, Raja Juli, Bahlil dan Yusril?

“Ada warga yang membakar sampah di samping lahan tebu dan dekat perumahan. Karena angin yang kencang api tidak terkontrol dan menjalar ke lahan. Warga yang mengetahui langsung memadamkan api dengan alat seadanya dan menghubungi Mako Damkar,” ujar Samsul B.

Respons Cepat Damkar

Laporan kejadian diterima Mako Damkar Kabupaten Malang pada pukul 11.05 WIB. Regu 3 bersama dua unit mobil pemadam segera diberangkatkan lima menit kemudian dan tiba di lokasi pukul 11.20 WIB.

Petugas langsung melakukan pemadaman serta pendinginan untuk memastikan tidak ada titik api yang berpotensi memicu kebakaran susulan. Penanganan berhasil diselesaikan pada pukul 11.35 WIB.

Baca Juga:  FPRB Cikarang Barat Perkuat Sinergi dalam Pengurangan Risiko Bencana

Tidak Ada Korban Jiwa

Kebakaran menghanguskan lahan tebu seluas sekitar 20 meter persegi milik Achmad Chaqiqi, warga Dusun Blobo, Desa Sukoraharjo, Kecamatan Kepanjen.

Beruntung, peristiwa tersebut tidak menimbulkan korban jiwa maupun kerugian material yang dilaporkan. Damkar Kabupaten Malang mengimbau masyarakat agar tidak membakar sampah di area terbuka, terutama saat cuaca berangin, karena berisiko memicu kebakaran yang dapat mengancam lahan pertanian maupun permukiman warga.

Berita Terkait

718 Mahasiswa Baru Universitas Kepanjen Ikuti PKKMB
Remaja Sehat, Program AGISTA di SMKN 7 Menginspirasi Generasi Mbois Berkelas
Cek Kesehatan Gratis LDII Pakisaji Disambut Antusias Warga
Proyek APBD Rp5,5 Miliar di Pademangan Timur Diduga Abaikan K3, Papan Proyek Dipasang di Samping Rumah Warga
37 Inovasi Perumda Tirta Kanjuruhan Perkuat Kabupaten Malang di IGA 2026
Oven Korslet, Home Industri Tusuk Sate di Turen Terbakar
Ditinggal ke Toko, Rumah Warga Genengan Pakisaji Terbakar
Kebakaran Dapur RSSA Malang, Layanan Rumah Sakit Tetap Jalan

Berita Terkait

Senin, 14 September 2026 - 23:08 WIB

Remaja Sehat, Program AGISTA di SMKN 7 Menginspirasi Generasi Mbois Berkelas

Minggu, 13 September 2026 - 12:41 WIB

Cek Kesehatan Gratis LDII Pakisaji Disambut Antusias Warga

Sabtu, 12 September 2026 - 18:13 WIB

Proyek APBD Rp5,5 Miliar di Pademangan Timur Diduga Abaikan K3, Papan Proyek Dipasang di Samping Rumah Warga

Jumat, 11 September 2026 - 21:32 WIB

37 Inovasi Perumda Tirta Kanjuruhan Perkuat Kabupaten Malang di IGA 2026

Jumat, 11 September 2026 - 07:15 WIB

Oven Korslet, Home Industri Tusuk Sate di Turen Terbakar

Berita Terbaru

TNI – Polri

Kapolda Metro Jaya Terima Audiensi Pimpinan DPRD DKI Jakarta

Selasa, 15 Sep 2026 - 17:14 WIB