Flores.Teropongrakyat. Co- Warga di Desa Nampar Tabang, Kecamatan Lamba Leda Utara, Kabupaten Manggarai Timur, Nusa Tenggara Timur, menyampaikan kekecewaan mereka terhadap pelaksanaan proyek pengaspalan jalan desa yang hingga kini belum menunjukkan perkembangan berarti.
Proyek yang menghubungkan Desa Nampar Tabang dengan Desa Kampung Cepang tersebut diketahui bersumber dari Dana Desa Tahun Anggaran 2025 dengan nilai lebih dari Rp 400 juta. Namun, berdasarkan keterangan sejumlah warga, hingga April 2026 kondisi jalan masih belum mengalami perubahan signifikan.
Salah seorang warga, Melki, dalam keterangannya yang dikutip dari Odiyaiwuu.com tanggal 16 April 2026 pukul menyebutkan bahwa hingga April 2026 belum menunjukan progres meski dana tahap pertama telah dicairkan.
“Anggaran proyek yang menghubungkan desa Nampar Tabang dengan Kampung Cepang ini bersumber dari dana desa tahun anggaran 2025. Nilai proyek lebih dari 400 juta,” ujar Melki yang dikutip dari media Odiyaiwuu. Com (25/04).
Warga menilai belum adanya progres pekerjaan tersebut perlu mendapatkan perhatian serius dari pihak terkait. Mereka juga mempertanyakan adanya perpanjangan waktu pelaksanaan proyek di tengah minimnya perkembangan di lapangan.
Warga meminta agar aparat penegak hukum segera mengaudit sebab ini menggunakan Dana Desa.
“Kami minta aparat segera periksa CV. Gabriela dan pemerintah desa karena proyek ini tidak berjalan sama sekali,”tegas Melki yang dikutip dari media Odiyaiwuu. Com (Ard).

























































