Basarnas Tutup Operasi Pencarian Korban Ponpes Al Khoziny di Hari ke-9

- Jurnalis

Selasa, 7 Oktober 2025 - 13:36 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Sidoarjo, teropongrakyat.co – Badan Nasional Pencarian dan Pertolongan (Basarnas) resmi menutup operasi pencarian korban ambruknya Pondok Pesantren (Ponpes) Al Khoziny, Buduran, Kabupaten Sidoarjo, Jawa Timur, Selasa (7/10).

Penutupan dilakukan setelah sembilan hari pencarian tanpa henti sejak peristiwa terjadi pada 29 September lalu.

Kepala Basarnas, Marsekal Madya TNI Mohammad Syafii, memimpin apel penutupan operasi yang digelar di selasar gedung lama pesantren. Dalam kesempatan itu, Syafii juga memberikan penghargaan kepada seluruh unsur SAR gabungan yang terlibat dalam misi kemanusiaan tersebut.

Baca Juga:  Bank BRI Cabang Jelambar Gelar Aksi Sosial, Bagikan Sembako untuk Mitra dan Nasabah

“Dengan demikian, operasi pencarian dan pertolongan korban resmi saya tutup. Seluruh area reruntuhan kini telah bersih dan tidak ada lagi korban yang tertinggal di bawah puing,” ujar Syafii.

Baca Juga:  Angkot Tertimpa Pohon Tumbang di Sukasari, Lalu Lintas Macet Panjang

Basarnas memastikan seluruh material bangunan yang runtuh telah dipindahkan. Meski operasi resmi ditutup, pengawasan dan penanganan pascakejadian akan tetap dilanjutkan oleh BNPB bersama pemerintah daerah.

Syafii menyampaikan apresiasi kepada seluruh petugas, relawan, dan jurnalis yang ikut bekerja selama sembilan hari penuh. “Mudah-mudahan apa yang telah dilakukan menjadi amal ibadah bagi kita semua,” ujarnya menutup apel.

Penulis : Teguh Donie

Berita Terkait

Proyek Turap Kali Cakung Lama Tuai Polemik, Dewan Kota Turun Tangan Atasi Keluhan Warga
DLHK Kabupaten Tangerang Diduga Bakar Uang Rp 1,4M untuk Fasilitas Sampah yang Nggak Dipakai
Yohanes Oci: Gestur Jokowi Harus Dipahami dalam Konteks Budaya
PT Cocoman Klarifikasi Terkait Pemberitaan Dugaan Korupsi Tambang Nikel, Tegaskan Junjung Asas Praduga Tak Bersalah
Joane Win Pendiri Regina Art, Kecam Keras Kasus Dugaan Penyekapan dan Penganiayaan oleh Taufik Hidayat
Kuasa Hukum Percetakan Mau Print Ajak Masyarakat Menunggu Proses Hukum dan Tidak Terpengaruh Opini Sepihak
Gudang Obat Keras Ilegal Terbongkar, Polisi Sita 916 Karton dan Tangkap Dua Pelaku
Gubernur Jabar Bahas Mekanisme Sayembara Rp250 Juta Setelah Taufik Hidayat Ditangkap

Berita Terkait

Selasa, 30 Juni 2026 - 18:35 WIB

Proyek Turap Kali Cakung Lama Tuai Polemik, Dewan Kota Turun Tangan Atasi Keluhan Warga

Senin, 29 Juni 2026 - 16:16 WIB

DLHK Kabupaten Tangerang Diduga Bakar Uang Rp 1,4M untuk Fasilitas Sampah yang Nggak Dipakai

Senin, 29 Juni 2026 - 05:28 WIB

Yohanes Oci: Gestur Jokowi Harus Dipahami dalam Konteks Budaya

Minggu, 28 Juni 2026 - 14:58 WIB

PT Cocoman Klarifikasi Terkait Pemberitaan Dugaan Korupsi Tambang Nikel, Tegaskan Junjung Asas Praduga Tak Bersalah

Minggu, 28 Juni 2026 - 11:54 WIB

Joane Win Pendiri Regina Art, Kecam Keras Kasus Dugaan Penyekapan dan Penganiayaan oleh Taufik Hidayat

Berita Terbaru