Terbongkar! Dana Ratusan Miliar APBD DLH Tangerang Diduga Menguap Tanpa Jejak

- Jurnalis

Kamis, 28 Agustus 2025 - 20:50 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Janji Transparansi Bohong, DLH Tangerang Tersandung Dugaan Korupsi Dana Publik

TANGERANG, teropongrakyat.co – Mekanisme pengelolaan dana APBD di Dinas Lingkungan Hidup (DLH) Kota Tangerang di bawah kepemimpinan Wawan Fauzi, SE., S.Kom. diduga tidak transparan. Pasalnya, terdapat perbedaan signifikan antara dana yang dikelola dengan laporan yang disampaikan ke publik.

Hal ini jelas bertentangan dengan berbagai regulasi terkait pengelolaan keuangan negara dan daerah, antara lain:

  1. UU Nomor 17 Tahun 2003 tentang Keuangan Negara
  2. UU Nomor 23 Tahun 2014 tentang Pemerintahan Daerah
  3. PP Nomor 12 Tahun 2019 tentang Pengelolaan Keuangan Daerah
  4. PP Nomor 71 Tahun 2010 tentang Standar Akuntansi Pemerintah
  5. Perpres Nomor 157 Tahun 2014 tentang LKPP
  6. Permendagri Nomor 77 Tahun 2020 tentang Pedoman Teknis Pengelolaan Keuangan Daerah
  7. UU Nomor 14 Tahun 2008 tentang Keterbukaan Informasi Publik (KIP)

Dalam aturan-aturan tersebut ditegaskan bahwa pengelolaan dana APBN/APBD harus dilakukan secara terbuka dan transparan.


Syamsul Bahri Angkat Suara

Ketua DPD LSM KPK sekaligus Ketua DPD Gabungan Wartawan Indonesia Provinsi Banten, Syamsul Bahri, mengungkapkan adanya kejanggalan dalam pengelolaan dana APBD DLH.

“Kita akan bertemu,” ujar Syamsul dalam sebuah pesan singkat yang dikirimkan kepada pihak DLH, meski maksud pesannya belum jelas.

Baca Juga:  Jelang Hari Bhayangkara ke-78, Polres Metro Jakarta Timur Berikan Bantuan Sosial Kepada Purnawirawan Polri

Syamsul mengatakan saat ini pihaknya masih menunggu surat balasan resmi dari DLH Kota Tangerang, dengan tenggat waktu tujuh hari kerja sejak surat konfirmasi dilayangkan.

Di hadapan sejumlah awak media dan LSM di kantornya, Jalan Veteran, Kota Tangerang, ia meminta dukungan agar kasus ini didorong bersama-sama ke ranah hukum hingga menyeret pihak yang terlibat ke “hotel prodeo.”


Dugaan Penyelewengan Honorarium Non ASN

Ketika ditanya mengenai detail kasus, M. Aqil, SH menyinggung soal dugaan penyimpangan dalam pembayaran honorarium Non ASN di DLH tahun 2023–2024.

Syamsul menjawab melalui Biro Hukum dua lembaga yang ia pimpin, Zaki, SH, yang membeberkan data:

  • Tahun 2023: Dana APBD yang dilaporkan ke publik melalui SIRUP LKPP Rp 177,12 miliar, namun realisasi mencapai Rp 258,33 miliar.
  • Tahun 2024: Dana yang dilaporkan Rp 235,85 miliar, sedangkan realisasi mencapai Rp 264,76 miliar.

Selisih besar ini memunculkan dugaan kuat adanya penyalahgunaan anggaran.

Berdasarkan Peraturan Walikota (Perwako) Tangerang Nomor 64 Tahun 2022 dan Perwako Nomor 24 Tahun 2024, honorarium Non ASN memang diatur, namun realisasinya diduga tidak sesuai.

Baca Juga:  Hendak Bubarkan Aksi Tawuran Di Wilayah Joglo Kembangan, Tim Patroli Perintis Polda Metro Jaya Alami Luka Akibat Siraman Air Keras

Rincian Honorarium Non ASN (Bidang Terkait)

  1. Bidang Sampah
    • Tahun 2023: Rp 79,76 miliar (Swakelola), Rp 12,00 miliar (Jasa Penyedia)
    • Tahun 2024: Rp 90,97 miliar
  2. Bidang Pengendalian Pencemaran & Kerusakan Lingkungan
    • Tahun 2023: Rp 504 juta
    • Tahun 2024: Rp 447 juta
  3. Bidang Umum
    • Tahun 2023: Rp 1,19 miliar
    • Tahun 2024: Rp 8,14 miliar

Diduga ada pembengkakan jumlah tenaga Non ASN yang tidak sesuai fakta di lapangan.


Rencana Aksi dan Tindak Lanjut

Syamsul Bahri menegaskan bahwa temuan ini akan segera ditindaklanjuti ke ranah hukum. Ia berencana menggelar konferensi pers resmi pada Senin mendatang dan mengundang seluruh rekan media serta LSM.

“Hasil konferensi pers ini akan kita lanjutkan ke ranah hukum. Selain itu, dua lembaga yang saya pimpin juga akan menggelar aksi demonstrasi besar-besaran di Kantor Walikota Tangerang,” tegas Syamsul, Rabu (27/8/2025).

Aksi tersebut rencananya akan melibatkan massa dari Jabodetabek untuk menuntut pertanggungjawaban penuh terkait dugaan penyelewengan dana publik di DLH Kota Tangerang.


✍️ (RedaksiTim)

 

Berita Terkait

TNI-Polri dan Pemprov DKI Bersihkan Sungai Kalijodo, Ketua RW 05 Tekankan Kesadaran Warga Jaga Lingkungan
Gempa Dahsyat NTT 47 Tewas 5.000 Mengungsi Ratusan Bangunan Rusak
SCY Group: Momentum HUT RI ke-81,FABA Kini Memberi Manfaat Nyata Untuk Pendidikan
H. Sanusi Sebagai Calon Kepala Desa Dongkal : Siap Sejahterakan Masyarakat Dengan Kepemimpinan Jujur Dan Transparent
Dua Kali Isi Solar Subsidi, Truk Box A-8285-FC Diamankan Tipiter Polres Subang
Kisah Pilu Pasangan Buta Huruf di Malang: Jual Tanah Rp 3 Miliar, Terima Rp 200 Juta, Muncul Akta Bermasalah
Wabup Malang Ikuti Pidato Kenegaraan Presiden, Sinergi Pembangunan dan Penghormatan untuk Veteran Jadi Sorotan
Dugaan NIK Ganda Direktur PT IMI, BKPSDM Batang Pastikan Pemeriksaan Pejabat Terkait Berjalan

Berita Terkait

Senin, 17 Agustus 2026 - 07:22 WIB

TNI-Polri dan Pemprov DKI Bersihkan Sungai Kalijodo, Ketua RW 05 Tekankan Kesadaran Warga Jaga Lingkungan

Minggu, 16 Agustus 2026 - 14:27 WIB

Gempa Dahsyat NTT 47 Tewas 5.000 Mengungsi Ratusan Bangunan Rusak

Minggu, 16 Agustus 2026 - 13:06 WIB

SCY Group: Momentum HUT RI ke-81,FABA Kini Memberi Manfaat Nyata Untuk Pendidikan

Sabtu, 15 Agustus 2026 - 11:35 WIB

H. Sanusi Sebagai Calon Kepala Desa Dongkal : Siap Sejahterakan Masyarakat Dengan Kepemimpinan Jujur Dan Transparent

Sabtu, 15 Agustus 2026 - 00:44 WIB

Dua Kali Isi Solar Subsidi, Truk Box A-8285-FC Diamankan Tipiter Polres Subang

Berita Terbaru