Lurah Sunter Agung,Teguh Subroto Cepat Tanggap Respon dan Tuntaskan Laporan Pedagang Kuliner STS

- Jurnalis

Sabtu, 24 Mei 2025 - 11:46 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

JAKARTA UTARA, Teropongrakyat.co – Lurah Sunter Agung, Teguh Subroto langsung turun ke lokasi saat ada laporan pedagang kuliner STS melaporkan adanya tempat sampah yang ditempatkan di depan lokasi kuliner STS, RW.18, Sunter Agung,Jakarta Utara, Rabu, 21/5/2025.

Laporan tersebut sebagaimana dikabarkan salah satu media online terkait pasca bak sampah milik Dinas Lingkungan Hidup yang dirantai dan pembuatan trotoar (yang dikatakan Fajar, minta dihentikan pekerjaannya oleh Satpol PP dan dari Bina Marga dengan alasan tidak ada izin ) serta meletakkan tempat sampah dari baja yang diduga buatan ketua RW 018 di depan lokasi kuliner tersebut.

Perihal laporan tersebut, ketua RW.18 juga tidak tahu.

“Saya tak tau yang melapor, tapi pasti, lapornya ke kecamatan. Sementara lurah gak tau apa apa, karena saya gak dapat teguran,”jelas Fajar.

Baca Juga:  Bukti Konsistensi Kinerja: NPCT1 Raih Tonggak 10 Juta TEUs Sejak Beroperasi

Padahal wilayah itu, ujar Fajar, belum merupakan aset pemda, masih milik pengembang

“Ini yang aneh, pemda melakukan diskriminasi,” tegas Fajar.

“Saya hanya memediasi, pihak RW dan pedagang,” ucap Teguh Subroto kepada Porosnusantara.com, Jakarta, 23/5/2025.

Dari pantauan media ini tampak tempat-tempat sampah tersebut sudah tidak ada di depan Loksem Kuliner JU 51

ketua RW.18, Fajar Budiman juga menyampaikan alasan pembuatan taman di sisi pembatas total buah :

1.Untuk memperindah Jalan masuk ke komplek perumahan, karena selama ini ada banyak pedagang liar dan orang luar yg membuang sampah, kencing,parkir liar ditempat tersebut.

2.Para pengusaha resmi yang merupakan warga yang sah merasa keberatan di tempat mereka berusaha dijadikan tempat parkir sampah.

Alasan ditaruhnya bak sampah:

Baca Juga:  Donor Darah Akbar PMI Jakut Sukses Kumpulkan 2.226 Kantong Darah

1. Warga tidak memiliki tempat penampungan sampah sementara, hanya itu fasum yang dimiliki warga.

2. Hanya itu jalan yg muat truk sampah melakukan aktifitas.

3. Lokasi bongkar muat sampah yg selama ini dipakai di jalan raya sisi Timur sudah dilarang oleh Pemda.

“Yang menjadi kontroversi adalah : Ketika warga hanya membuat taman kecil dan trotoar dipinggir jalan, lalu oleh pedagang liar melaporkan ke Pemda, lalu Pemda langsung action,” protes Fajar, Jakarta 23/5/2025.

“Sementara disebelahnya pedagang liar merusak fasum warga yang merupakan taman hijau dengan mendirikan bangunan megah yang tidak memiliki ijin didiamkan saja.” Tambah fajar

Menurut Fajar, mereka bukan UMKM dan Loksem, Mereka pedagang liar,.

“Rapat walikota sudah menyatakan itu bukan binaan lagi. Jadi pedagang liar,”pungkasnya.

Berita Terkait

Ketum FWJ Indonesia Tunjuk Rosid Sebagai Pelaksana Tugas DPD Jakarta, Ini Alasannya
PT API Dorong Konektivitas Akses Pelabuhan – Dorong Efisiensi Logistik dan Daya Saing Nasional
Tonggak Penting Pengembangan Pelabuhan Masa Depan – E-PM Resmi Diimplementasikan di NPCT1 Tanjung Priok
DPP HMTM MP Berkolaborasi Dengan Pangdam III/ Siliwangi Mayjen TNI Kosasih Dalam Pelaksanaan Pemberdayaan Masyarakat Tani Ter-Integrasi
Tiga Tahapan Pengembangan Jadi Landasan Roadmap IPC TPK 2026-2030 untuk Dukung Ekonomi Nasional
Detiya Agus Sandi Terpilih sebagai Ketua Karang Taruna Bojong Menteng Periode 2026–2031
Eggi Sudjana dan Damai Hari Lubis Terima SP3 Kasus Tudingan Ijazah Jokowi, DPR Dorong Penyelesaian Lewat Restorative Justice
Aksi Asusila di Bus TransJakarta Terbongkar, Dua Pria Diamankan Polisi

Berita Terkait

Kamis, 22 Januari 2026 - 23:22 WIB

Ketum FWJ Indonesia Tunjuk Rosid Sebagai Pelaksana Tugas DPD Jakarta, Ini Alasannya

Kamis, 22 Januari 2026 - 14:27 WIB

PT API Dorong Konektivitas Akses Pelabuhan – Dorong Efisiensi Logistik dan Daya Saing Nasional

Rabu, 21 Januari 2026 - 13:08 WIB

Tonggak Penting Pengembangan Pelabuhan Masa Depan – E-PM Resmi Diimplementasikan di NPCT1 Tanjung Priok

Rabu, 21 Januari 2026 - 10:49 WIB

DPP HMTM MP Berkolaborasi Dengan Pangdam III/ Siliwangi Mayjen TNI Kosasih Dalam Pelaksanaan Pemberdayaan Masyarakat Tani Ter-Integrasi

Senin, 19 Januari 2026 - 16:29 WIB

Tiga Tahapan Pengembangan Jadi Landasan Roadmap IPC TPK 2026-2030 untuk Dukung Ekonomi Nasional

Berita Terbaru