PANGLIMA TENTARA MAJAPAHIT (MPU LEMBU NALA)

- Jurnalis

Jumat, 22 November 2024 - 16:59 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Sejarah – TeropongRakyat.co || Banyak yang mengira jika Mpu Nala adalah Panglima Angkatan Laut (Laksamana) dari Kerajaan Majapahit, hal ini jelas keliru, karena menurut lima sumber sejarah yaitu:

(1) Kakawin Nãgarakṛtãgama atau Deçawarṇana

(2) Prasasti Prapancasarapura

(3) Prasasti Batur

(4) Prasasti Bendasari

(5) Prasasti Sekar

Bukan itu Jabatan yang diemban oleh Mpu Nala.

Lalu apa Jabatan yang diemban oleh Mpu Nala ?

Dari sumber sejarah yang telah disebutkan, bahwa Mpu Nala menjabat sebagai “Rakryan Tumenggung” pada Masa Gajah Mada menjabat sebagai Mahapatih.

Rakryan Tumenggung adalah Jabatan yang mengemban Tugas sebagai Panglima Tempur segala angkatan ketentaraan yang dipunyai Majapahit saat itu yaitu Angkatan Darat dan Laut.

Dalam garis komando Kenegaraan di Majapahit, Rakryan Tumenggung berada pada urutan setelah Raja dan Patih (Mahapatih/Perdana Mentri).

Ketika Patih Gajah Mada wafat, Mpu Nala oleh Hayam Wuruk tidak dinaikkan pangkatnya menjadi Patih karena sudah terlalu tua. Di usia senjanya, Mpu Nala dinaikkan pangkatnya sebagai Wreda Mantri atau Menteri Senior yang fungsinya sebagai penasehat Raja atau sebagai pejabat pengawas.

Baca Juga:  Atlet Lari Tri Dharma Rebut Podium Even Bhayangkara Run Polresta Bandung

Meskipun sebagai Panglima perang segala angkatan bersenjata Majapahit, Mpu Nala dikenal sebagai Panglima yang piawai memimpin peperangan baik di darat maupun di laut, kepiawaiannya dalam memimpin armada laut ke wilayah-wilayah Nusantara itulah yang memunculkan anggapan bahwa Mpu Nala sebagai Laksamana Kerajaan Majapahit.

Baca Juga:  Peta kuno dari tahun 1686: Jawa dan Sumatera di peta Kerajaan Siam

Selama menjabat sebagai Panglima Perang Majapahit, Mpu Nala diharuskan dapat mewujudkan sumpah Patih Gajah Mada yaitu menaklukan negeri-negeri di Nusantara. Diantara beberapa misi sukses yang dilakukan Mpu Nala adalah menaklukan Kerajaan Labuan Lombok, Samudra Pasai, Jambi, Palembang, Swarnabhumi, Tamiang dan negeri-negeri lain di Swarnadwipa (Sumatra). Kemudian ada juga Nansarunai (Kalimantan Selatan), Dompo (Nusa Tenggara Barat), Langkasuka, Kelantan, Kedah, Selangor, Pulau Bintan, Tuma.

Penulis : Ruhan

Editor : Romli S.IP

Sumber Berita: Arsip Nasional Indonesia

Berita Terkait

Pt Akses Pelabuhan Indonesia Tingkatkan Kompetensi Melalui Pelatihan Lean Six Sigma Spsl Group
Patroli Humanis di Puncak Jaya: Satgas Damai Cartenz Bangun Kepercayaan Warga dari Kampung ke Kampung
Rahmad Sukendar Desak Presiden Prabowo Perhatikan Kesejahteraan Jaksa: Ungkap Triliunan, Aparat Jangan Dibiarkan Terabaikan!”
Manajemen Lalu Lintas Berbasis Kapasitas: Gate Pass Tanjung Priok Atur Arus Kendaraan Secara Terukur
Tak Terganggu! TPK Koja Jelaskan Penyesuaian Arus Logistik Pasca Idul Fitri
Sukseskan Mudik 2026, Pt Api Dukung Penuh Program Mudik Aman Berbagi Harapan Bersama Pelindo Group
Pelindo Berbagi: Pt Akses Pelabuhan Indonesia Bagikan Takjil Dan Sembako Sebagai Wujud TJSL
Pelabuhan Tanjung Priok Sukses Melayani Arus Mudik Penumpang Kapal Laut 2026

Berita Terkait

Selasa, 14 April 2026 - 11:16 WIB

Pt Akses Pelabuhan Indonesia Tingkatkan Kompetensi Melalui Pelatihan Lean Six Sigma Spsl Group

Senin, 13 April 2026 - 15:59 WIB

Patroli Humanis di Puncak Jaya: Satgas Damai Cartenz Bangun Kepercayaan Warga dari Kampung ke Kampung

Kamis, 9 April 2026 - 16:18 WIB

Rahmad Sukendar Desak Presiden Prabowo Perhatikan Kesejahteraan Jaksa: Ungkap Triliunan, Aparat Jangan Dibiarkan Terabaikan!”

Kamis, 2 April 2026 - 20:28 WIB

Manajemen Lalu Lintas Berbasis Kapasitas: Gate Pass Tanjung Priok Atur Arus Kendaraan Secara Terukur

Kamis, 2 April 2026 - 15:46 WIB

Tak Terganggu! TPK Koja Jelaskan Penyesuaian Arus Logistik Pasca Idul Fitri

Berita Terbaru

Seputar Desa

Audensi Buruh Di DPRD Riau Diwarnai Duka, FSPMI Tekan 6 Tuntutan

Jumat, 17 Apr 2026 - 01:03 WIB

Breaking News

Tiang Patah Dibiarkan Menggantung, Ancam Nyawa Warga Marunda

Kamis, 16 Apr 2026 - 17:38 WIB