BPI KPNPA RI Desak Kejagung Usut Dugaan Ekspor Ilegal Zirkon PT PMM

- Jurnalis

Rabu, 3 Juni 2026 - 15:59 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Jakarta,Teropongrakyat.co— BPI KPNPA RI mendesak Kejaksaan Agung mengusut tuntas dugaan pelanggaran ekspor mineral ikutan timah oleh PT Putraprima Mineral Mandiri (PMM). Bukan hanya dokumen ekspor, Kejagung diminta telusuri asal-usul material dan pihak yang meloloskan izin.

Ketua Umum BPI KPNPA RI, Sukendar, menyoroti kejanggalan antara aktivitas tambang dan volume ekspor PT PMM. “Aktivitas di IUP Belinyu dan Koba terpantau minim produksi. Tapi perusahaan rutin ekspor zirkon dan ilmenit ribuan ton ke Singapura dan China pakai puluhan kontainer. Dari mana sumbernya?” kata Sukendar di Jakarta, Rabu (3/6/2026).

Baca Juga:  Praktik Ilegal BBM Subsidi Jenis Solar Marak di Cilegon, Diduga Dilindungi Oknum

Ia mengungkap adanya ribuan ton stok zirkon, ilmenit, dan material diduga logam tanah jarang di gudang PT PMM, Desa Air Anyir, Merawang, Bangka. “Kejagung harus ungkap apakah material itu dari IUP PT PMM atau dibeli dari penampungan zirkon di Selindung dan Pagarawan,” ujarnya.

Sukendar menegaskan asal-usul material penting untuk memastikan legalitas sumber barang, mekanisme distribusi, dan dasar penerbitan izin ekspor. Ia meminta Kejagung periksa seluruh pihak dalam rantai ekspor: Bea Cukai Pangkalbalam, Sucofindo, Dinas Pertambangan dan Energi Babel, hingga pihak verifikasi lain.

Baca Juga:  Jebakan Marketing Judi Online di Pelabuhan Tanjung Priok, Tiga Tersangka Diproses Hukum

“Penyelidikan harus komprehensif. Jangan berhenti di perusahaan. Ungkap mata rantai ekspor: asal barang, pemasok, jalur distribusi, sampai dasar surveyor dan Bea Cukai setujui ekspor. Semua harus transparan demi kebenaran,” tegas Sukendar.

Desakan ini untuk memastikan tidak ada pelanggaran tata niaga tambang, penyalahgunaan IUP, penggunaan dokumen tidak sesuai, maupun potensi kerugian negara. (Red)

Berita Terkait

Poros 98 : Bubarkan Badan Gizi Nasional atau Presiden Prabowo Mundur
AROGAN DAN KEJAM! Oknum Jaksa Berinisial DWLS Diduga Aniaya ART Asal Lampung di Sekolah PENABUR
Kejar-kejaran di Madyopuro, Bea Cukai Malang Gagalkan Pengiriman 107 Ribu Batang Rokok Ilegal ke Luar Daerah
Kejari Bandung Terbitkan SP3 Kasus Wakil Wali kota, BPI KPNPA RI Akan Temui Kejati Jabar
Eks Kepala BGN Berompi Oranye, BPI KPNPA RI: Kejagung Harus Bongkar Korupsi Sampai ke Akarnya
Yohanes Oci: Bupati Heri Nabit Seharusnya Pakai Hak Jawab, Bukan Lapor Polisi
Bea Cukai Malang Sita 218 Ribu Batang Rokok Ilegal, Selamatkan Potensi Kerugian Negara Rp162 Juta
Satresnarkoba Polres Jakpus Ungkap Peredaran Obat Keras di Tiga Lokasi Tanah Abang

Berita Terkait

Minggu, 7 Juni 2026 - 15:06 WIB

Poros 98 : Bubarkan Badan Gizi Nasional atau Presiden Prabowo Mundur

Minggu, 7 Juni 2026 - 10:08 WIB

AROGAN DAN KEJAM! Oknum Jaksa Berinisial DWLS Diduga Aniaya ART Asal Lampung di Sekolah PENABUR

Kamis, 4 Juni 2026 - 18:41 WIB

Kejar-kejaran di Madyopuro, Bea Cukai Malang Gagalkan Pengiriman 107 Ribu Batang Rokok Ilegal ke Luar Daerah

Rabu, 3 Juni 2026 - 22:24 WIB

Kejari Bandung Terbitkan SP3 Kasus Wakil Wali kota, BPI KPNPA RI Akan Temui Kejati Jabar

Rabu, 3 Juni 2026 - 20:32 WIB

Eks Kepala BGN Berompi Oranye, BPI KPNPA RI: Kejagung Harus Bongkar Korupsi Sampai ke Akarnya

Berita Terbaru