100 Ribu Lebih Warga Malang Ditegur Humanis Saat Operasi Zebra Semeru 2025, Sosialisasi Keselamatan Digencarkan

- Jurnalis

Senin, 1 Desember 2025 - 18:57 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

MALANG | Teropongrakyat.co  – Pendekatan humanis menjadi kunci utama dalam penegakan aturan selama Operasi Zebra Semeru 2025 di Kabupaten Malang. Alih-alih langsung menilang, Satlantas Polres Malang lebih mengedepankan edukasi dan interaksi persuasif kepada pelanggar di lapangan.

Tercatat lebih dari 100.902 pengendara menerima teguran langsung selama operasi yang berlangsung pada 17–30 November 2025. Mayoritas pelanggaran didominasi pengendara yang tidak memakai helm, tidak membawa surat-surat, hingga melanggar marka jalan dan rambu lalu lintas.

Kasatlantas Polres Malang AKP Muhammad Alif Chelvin Arliska menegaskan bahwa teguran bukan berarti polisi melemah. Menurutnya, keselamatan tetap menjadi prioritas utama, dan pola humanis dianggap efektif untuk menyadarkan masyarakat.

“Kami ingin menegakkan aturan dengan tetap mengedepankan sisi edukatif. Tujuan kami bukan menghukum, tetapi mengubah perilaku agar tidak terjadi kecelakaan,” jelas Chelvin, Senin (1/12).

Tak hanya menegur, petugas juga memberikan penjelasan langsung mengenai risiko dari setiap pelanggaran. Misalnya, bahaya cedera kepala akibat tidak mengenakan helm dan potensi kecelakaan fatal saat melanggar marka atau traffic light.

AKP Chelvin menambahkan, bahwa keberhasilan operasi bukan diukur dari jumlah tilang, melainkan meningkatnya kesadaran masyarakat dalam berkendara aman.

Baca Juga:  Tragedi 7 Jenazah Mengapung di Kali Bekasi, Ini Penjelasan Polres Metro Bekasi Kota

“Keselamatan adalah kebutuhan bersama. Kalau masyarakat semakin patuh, itu sudah menjadi keberhasilan terbesar kami,” imbuhnya.

Operasi Zebra Semeru 2025 memang mengarah pada transformasi penegakan hukum yang lebih modern dan humanis. Selain meningkatkan edukasi di jalanan, kepolisian juga menggencarkan sosialisasi melalui komunitas, sekolah, perusahaan, hingga media sosial.

Satlantas Polres Malang berharap tren kepatuhan ini terus meningkat meski operasi telah berakhir. Tertib berlalu lintas diharapkan menjadi budaya yang tertanam dalam keseharian warga Kabupaten Malang.

“Jangan menunggu ditegur, jadikan keselamatan sebagai gaya hidup,” pungkas Chelvin dengan tegas.

Berita Terkait

Tindak Lanjut Laporan KDRT, Polwan Jaga Jakarta Lakukan Sambang dan Pendampingan
Polres Malang Gelar Salat Ghaib untuk Korban Banjir Sumatra
Polsek Pakisaji Gelar Sholat Ghaib Bersama Jamaah Masjid Darussalam Untuk Doakan Korban Bencana Sumatra-Aceh
Berkat Kerja Keras Tim Gabungan Berbuah Hasil,Korban Lakalantas Hanyut Berhasil Ditemukan
Hoax Beras Kimia ‘UD Widodo’ Beredar Lagi di WhatsApp, Polisi: Kasus Lama 2017 dan Sudah Selesai
Curi Motor di Teras Rumah, Pria Asal Pasuruan Diringkus Polisi di Malang
Polisi Ringkus Pencuri Mobil Grandmax di Malang, Pelaku Terlacak dari GPS
Rehabilitasi Bangunan Koramil 0818-12/Bantur Dimulai, Wujudkan Fasilitas Pelayanan Teritorial yang Lebih Layak

Berita Terkait

Jumat, 5 Desember 2025 - 18:33 WIB

Tindak Lanjut Laporan KDRT, Polwan Jaga Jakarta Lakukan Sambang dan Pendampingan

Jumat, 5 Desember 2025 - 18:20 WIB

Polres Malang Gelar Salat Ghaib untuk Korban Banjir Sumatra

Jumat, 5 Desember 2025 - 12:48 WIB

Berkat Kerja Keras Tim Gabungan Berbuah Hasil,Korban Lakalantas Hanyut Berhasil Ditemukan

Jumat, 5 Desember 2025 - 12:37 WIB

Hoax Beras Kimia ‘UD Widodo’ Beredar Lagi di WhatsApp, Polisi: Kasus Lama 2017 dan Sudah Selesai

Jumat, 5 Desember 2025 - 10:38 WIB

Curi Motor di Teras Rumah, Pria Asal Pasuruan Diringkus Polisi di Malang

Berita Terbaru

TNI – Polri

Polres Malang Gelar Salat Ghaib untuk Korban Banjir Sumatra

Jumat, 5 Des 2025 - 18:20 WIB