Warga Sambirejo Pasuruan Digegerkan Penemuan Mayat Perempuan di Samping Tower Seluler

- Jurnalis

Selasa, 24 Maret 2026 - 01:03 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Pasuruan .Teropongrakyat-– Warga Desa Sambirejo, Kecamatan Rejoso, Kabupaten Pasuruan, Jawa Timur, digegerkan dengan penemuan jasad seorang perempuan tanpa identitas di samping tower seluler pada Senin sore (23/3/2026).

Jasad perempuan tersebut pertama kali ditemukan oleh seorang pemancing yang hendak memancing di area rawa-rawa di pinggir Jalan Raya Grati–Kraton, Desa Sambirejo. Saat berada di lokasi, pemancing tersebut mencium bau menyengat dan menemukan jasad perempuan tergeletak di samping tower seluler.

Kondisi korban saat ditemukan sangat mengenaskan. Korban yang diperkirakan berusia sekitar 35 tahun itu sudah dalam kondisi hampir membusuk. Daster yang dikenakan korban terlihat robek, dan korban tidak mengenakan pakaian dalam.

Baca Juga:  Sidang Gugatan Class Action Perkara Griya Shanta Masuki Tahap Akhir Dismissal Proses

Warga sekitar yang datang ke lokasi mengaku tidak mengenali identitas korban. Dugaan sementara, korban merupakan korban pembunuhan yang sengaja dibuang oleh pelaku di lokasi kejadian.

Ketua RT setempat, Wujud, mengatakan dirinya menerima laporan dari pemancing terkait temuan mayat tersebut. Setelah mendapat laporan, ia langsung menuju lokasi untuk memastikan kejadian dan segera melaporkannya ke Polsek setempat.

Sementara itu, Pamapta Polres Pasuruan Kota, IPDA Kris Hartanto, bersama tim identifikasi Polres Pasuruan Kota langsung melakukan olah tempat kejadian perkara (TKP) guna mengungkap penyebab kematian korban.

Baca Juga:  Imigrasi Cirebon Hormati Proses Hukum Yang Menjerat Salah Satu Pegawainya 

Dari hasil pemeriksaan awal, korban diperkirakan telah meninggal dunia sekitar dua hingga tiga hari sebelum ditemukan.

Selanjutnya, jasad korban dievakuasi ke Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) R. Soedarsono untuk dilakukan autopsi dan proses identifikasi lebih lanjut.

Polisi masih melakukan penyelidikan untuk mengungkap identitas korban serta penyebab pasti kematiannya. **

 

 

 

 

Berita Terkait

Kejar-kejaran Tengah Malam, Bea Cukai Malang Sita 464 Ribu Batang Rokok Ilegal
Revitalisasi Tak Kunjung Rampung, Adendum Pasar Bantargebang Disorot: Yohanes Oci Nilai Pemkot Bekasi Terlalu Akomodatif pada Pengembang
Diduga Kebal Hukum, Ketum BPIKPNPA RI Akan Temui Kapolda Jateng Soal Tambang Ilegal di Pati
Diduga Jadi “Lahan Basah” MCK di Pasar Bantar Gebang Disorot : Milik Oknum Pejabat Disprindag
Diduga Galian C Ilegal di Sumbermulyo, BPIKPNPA RI Desak APH Bertindak Tegas dan Usut Hingga Tuntas
Dugaan Proyek Pedestrian Rp5,19 M di Bekasi Disorot, BPIKPNPA RI Minta APH Usut Tuntas
Polemik Pembangunan Pasar Bantar Gebang Bekasi, Pengembang Disorot
BPIKPNPARI Laporkan Dugaan Arogansi Oknum Jaksa Ke Jamwas dan Jamintel, Rahmad Sukendar: Kami Kawal Sampai Tuntas

Berita Terkait

Kamis, 7 Mei 2026 - 16:51 WIB

Kejar-kejaran Tengah Malam, Bea Cukai Malang Sita 464 Ribu Batang Rokok Ilegal

Selasa, 5 Mei 2026 - 16:28 WIB

Revitalisasi Tak Kunjung Rampung, Adendum Pasar Bantargebang Disorot: Yohanes Oci Nilai Pemkot Bekasi Terlalu Akomodatif pada Pengembang

Selasa, 5 Mei 2026 - 09:08 WIB

Diduga Kebal Hukum, Ketum BPIKPNPA RI Akan Temui Kapolda Jateng Soal Tambang Ilegal di Pati

Senin, 4 Mei 2026 - 22:35 WIB

Diduga Jadi “Lahan Basah” MCK di Pasar Bantar Gebang Disorot : Milik Oknum Pejabat Disprindag

Minggu, 3 Mei 2026 - 22:32 WIB

Diduga Galian C Ilegal di Sumbermulyo, BPIKPNPA RI Desak APH Bertindak Tegas dan Usut Hingga Tuntas

Berita Terbaru