BPIKPNPARI Laporkan Dugaan Arogansi Oknum Jaksa Ke Jamwas dan Jamintel, Rahmad Sukendar: Kami Kawal Sampai Tuntas

- Jurnalis

Selasa, 28 April 2026 - 18:11 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Jakarta.Teropongrakyat.co – BPIKPNPARI secara resmi menindaklanjuti aduan masyarakat terkait dugaan tindakan arogansi dan ancaman serius yang diduga dilakukan oleh oknum jaksa di Kejaksaan Negeri Kota Bekasi.

Aduan tersebut disampaikan langsung kepada Ketua Umum BPIKPNPARI, Tb. Rahmad Sukendar, oleh korban bernama Jaam. Dalam surat pengaduannya, Jaam mengaku mendapat ancaman akan ditembak mati yang diduga dilakukan oleh Kasi Pidsus Kejari Kota Bekasi pada 24 April 2026.

Menanggapi hal tersebut, Rahmad Sukendar bergerak cepat dengan melakukan koordinasi dan pertemuan langsung dengan Jaksa Agung Muda Pengawasan (Jamwas) guna melaporkan dugaan pelanggaran tersebut.

Baca Juga:  Imigrasi Tangkap Warga Negara RRT pelaku Penipuan Senilai 28,5 Miliar

“Ini persoalan serius. Kami sudah bertemu dengan Jamwas dan menyampaikan langsung aduan masyarakat. Tidak boleh ada aparat penegak hukum yang bertindak arogan, apalagi sampai mengancam nyawa,” tegas Rahmad dalam keterangannya. Selasa (28/4/26).

Selain Jamwas, laporan juga akan diteruskan ke Jaksa Agung Muda Intelijen (Jamintel) untuk dilakukan pendalaman dan investigasi lebih lanjut terhadap oknum yang diduga terlibat.

Rahmad menegaskan, BPIKPNPARI tidak akan tinggal diam dan akan terus mengawal kasus ini hingga tuntas demi memastikan keadilan bagi masyarakat.

Baca Juga:  Dugaan Korupsi di Badan Disdik Kota Bekasi, Kejari: Itu Bukan Sprindik

“Kami akan kawal kasus ini sampai tuntas. Jika terbukti, harus ada tindakan tegas. Institusi penegak hukum harus bersih dari oknum-oknum yang mencoreng marwah hukum,” ujarnya.

Ia juga mengingatkan bahwa kepercayaan publik terhadap institusi penegak hukum sangat bergantung pada integritas dan profesionalisme aparat di dalamnya.

Kasus ini kini menjadi sorotan dan diharapkan mendapat perhatian serius dari Kejaksaan Agung untuk segera melakukan investigasi menyeluruh serta memberikan sanksi tegas jika ditemukan pelanggaran.””

Berita Terkait

Klarifikasi Kejaksaan Negeri Kota Bekasi Saksi Ngaku Diancam Tembak
Bantah Ada Pungli, Saksi Erin Ungkap Kronologi Transfer Rp 80 Juta ke Oknum Disdagperin
Ketum BPIKPNPARI Akan Temui Kapolda Jambi, Desak Tindakan Tegas atas Penyerangan Jurnalis
Yohanes Oci: Dugaan Intimidasi Saksi di Kasus Pungli Pasar Bantar Gebang Dinilai Cederai Prinsip Hukum
Dugaan Penyimpangan BBM Subsidi, Oknum Operator SPBU Disebut Terima Imbalan
Saksi Ngaku Diancam Tembak, Tubagus Rahmad Sukendar Desak Kejaksaan Negeri Kota Bekasi Periksa Oknum Jaksa
Dugaan Pungli Pasar Bantar Gebang,Saksi Ngaku Diancam Tembak Jaksa, HP Disita
Dugaan Pemaksaan Identitas di Jepara: Data Tak Jelas, Dukcapil Disorot, Ahli Waris Tempuh Jalur Pengaduan

Berita Terkait

Selasa, 28 April 2026 - 18:11 WIB

BPIKPNPARI Laporkan Dugaan Arogansi Oknum Jaksa Ke Jamwas dan Jamintel, Rahmad Sukendar: Kami Kawal Sampai Tuntas

Selasa, 28 April 2026 - 13:13 WIB

Klarifikasi Kejaksaan Negeri Kota Bekasi Saksi Ngaku Diancam Tembak

Selasa, 28 April 2026 - 07:43 WIB

Bantah Ada Pungli, Saksi Erin Ungkap Kronologi Transfer Rp 80 Juta ke Oknum Disdagperin

Senin, 27 April 2026 - 16:35 WIB

Ketum BPIKPNPARI Akan Temui Kapolda Jambi, Desak Tindakan Tegas atas Penyerangan Jurnalis

Minggu, 26 April 2026 - 02:08 WIB

Yohanes Oci: Dugaan Intimidasi Saksi di Kasus Pungli Pasar Bantar Gebang Dinilai Cederai Prinsip Hukum

Berita Terbaru