Pohon Mahoni Berukuran Besar Tumbang di Pakisaji, Timpa Sejumlah Kendaraan dan Lukai Sembilan Orang

- Jurnalis

Minggu, 2 Agustus 2026 - 01:57 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

MALANG | Teropongrakyat.co – Sebuah pohon mahoni berukuran besar tumbang dan menutup total Jalan Watudakon, tepatnya di depan minimarket di Desa Kendalpayak, Kecamatan Pakisaji, Kabupaten Malang, Sabtu (1/8/2026) sekitar pukul 18.30 WIB. Insiden tersebut mengakibatkan sembilan orang mengalami luka-luka, beberapa kendaraan rusak, serta memicu kemacetan panjang di kedua arah.

Berdasarkan informasi dari petugas di lokasi, pohon mahoni dengan tinggi sekitar 20–25 meter dan diameter mencapai 3–4 meter itu diduga roboh setelah batang bagian bawah mengalami Keropos kerusakan akibat sering ada aktivitas pembakaran sampah . Saat tumbang, pohon langsung melintang di badan jalan dan menimpa pengendara yang sedang melintas.

Akibat kejadian tersebut, tiga sepeda motor matik dan satu mobil sedan mengalami kerusakan. Mobil sedan mengalami pecah kaca depan serta penyok pada bagian kap, sementara papan penunjuk (sign pole) minimarket di lokasi juga rusak tertimpa ranting pohon.

Baca Juga:  Kementerian Pertanian Gencarkan Percepatan Sertifikasi E-STDB untuk Pemberdayaan Petani Kelapa Sawit Indonesia

Pohon Mahoni Berukuran Besar Tumbang di Pakisaji, Timpa Sejumlah Kendaraan dan Lukai Sembilan Orang - Teropong Rakyat

Menerima laporan warga, tim gabungan dari BPBD Kabupaten Malang, PMI Kabupaten Malang, Bina Marga Provinsi Jawa Timur, Polsek Pakisaji, Babinsa, Forkopimcam, perangkat desa, serta puluhan relawan langsung menuju lokasi. Mereka melakukan pemotongan batang pohon menggunakan gergaji mesin (chainsaw), membersihkan material yang menutup jalan, sekaligus memberikan pertolongan pertama kepada para korban sebelum dirujuk ke rumah sakit.

Sebanyak sembilan korban dilaporkan mengalami luka dengan tingkat keparahan berbeda. Di antaranya Abi (23), warga Kendalpayak, mengalami patah tulang lengan kanan bawah; Arif Susilo (44), warga Genengan, mengalami dugaan patah tulang selangka; serta beberapa korban lainnya, termasuk anak-anak, dirujuk ke RS Ben Mari dan RSSA Malang untuk mendapatkan penanganan medis lebih lanjut.

Baca Juga:  Satresnarkoba Polres Sekadau Kembali Ungkap Tindak Pidana Narkotika Jenis Sabu

Seorang relawan yang ikut dalam proses evakuasi mengatakan, pohon tumbang menyebabkan arus lalu lintas lumpuh total hingga antrean kendaraan mengular cukup panjang.

“PMI dan BPBD langsung bergerak bersama tim gabungan melakukan pemotongan batang pohon dan pembersihan ranting agar akses jalan dapat kembali dibuka. Selain itu, petugas juga memberikan pertolongan pertama kepada para korban di lokasi,” ujar relawan yang terlibat dalam evakuasi.

Hingga proses evakuasi selesai, kerugian material masih dalam tahap pendataan oleh petugas. Sementara itu, penyebab pasti tumbangnya pohon masih di telusuri yang diduga menjadi pemicu robohnya pohon tersebut.

Berita Terkait

Mega Science Center Resmi Trial Opening, Gubernur Jatim Soroti Edukasi STEM
HAK JAWAB : Ketua RW 04 Cilincing Sampaikan Hak Jawab soal Bantuan Sembako KCN
Debu KCN Keluhkan Warga Cilincing, KCN sudah melakukan Mitigasi dan Penyelesaian Dampak Lingkungan
Polemik PT Indoneka Makin Memanas, Founder Klaim Bengkel Didatangi Puluhan Orang hingga Dugaan Dokumen Palsu
Gempa 4,3 M Terjadi Di Laut Selatan Sukabumi, Getaran Dirasakan Hingga Cianjur dan Bandung Barat
Baiturrahim Islamic Carnival, Merawat Kerinduan pada Karnaval Sarat Nilai
Pelayanan Makin Digital dan Cepat, Tarif Bea Masuk Masih Jadi Sorotan Pengguna Jasa
Keluarga Amir Biki Desak Pemerintah Pulihkan Nama dan Beri Kompensasi bagi Korban Tanjung Priok 1984

Berita Terkait

Rabu, 16 September 2026 - 19:38 WIB

Mega Science Center Resmi Trial Opening, Gubernur Jatim Soroti Edukasi STEM

Rabu, 16 September 2026 - 10:49 WIB

HAK JAWAB : Ketua RW 04 Cilincing Sampaikan Hak Jawab soal Bantuan Sembako KCN

Selasa, 15 September 2026 - 15:18 WIB

Debu KCN Keluhkan Warga Cilincing, KCN sudah melakukan Mitigasi dan Penyelesaian Dampak Lingkungan

Selasa, 15 September 2026 - 08:55 WIB

Polemik PT Indoneka Makin Memanas, Founder Klaim Bengkel Didatangi Puluhan Orang hingga Dugaan Dokumen Palsu

Minggu, 13 September 2026 - 20:39 WIB

Gempa 4,3 M Terjadi Di Laut Selatan Sukabumi, Getaran Dirasakan Hingga Cianjur dan Bandung Barat

Berita Terbaru