Produk Cungko Bombardir Pasar Otomotif. Volks Wagen Terancam Gulung Tikar

- Jurnalis

Minggu, 29 September 2024 - 12:21 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Jakarta, Teropongrakyat.co – Perkembangan industri otomotif negeri panda saban harinya kian menunjukan gairahnya. Pasar industri otomotif asal tiongkok mampu mendongkrak angka yang cukup luar biasa.

Di Eropa pasar mobil china cukup menunjukan pamornya. Tak Salah jika produsen otomotif raksasa asal jerman ketar ketir. Tak hanya persaingan pasar. Produsen mobil asal Jerman ini tengah menghadapi krisis keuangan yang serius dan terancam gulung tikar.

Hal ini diungkapkan oleh CFO Volkswagen, Arno Antlitz, dalam sebuah pertemuan di kantor pusat perusahaan di Wolfsburg.

Laporan dari Carscoops menyebutkan bahwa Antlitz sempat memperingatkan bahwa pasar mobil Eropa telah menyusut sejak pandemi dan tidak akan segera pulih. Hal ini berdampak pada penurunan penjualan Volkswagen yang diperkirakan mencapai 500.000 unit per tahun.

Baca Juga:  Diduga Terlibat Kasus Penyalahgunaan Narkoba, Aktor Berinisial AA Diamankan Polres Metro Jakarta Barat

Untuk mengatasi masalah ini, Volkswagen telah mengumumkan rencana penutupan dua pabriknya di Jerman. Ini merupakan kali pertama dalam sejarah perusahaan bahwa Volkswagen menutup pabrik.

Tentu saja, rencana penutupan pabrik ini mendapat protes keras dari karyawan dan serikat pekerja. Namun, Volkswagen menegaskan bahwa langkah ini diperlukan untuk meningkatkan efisiensi dan mengurangi biaya produksi.

CEO Volkswagen, Oliver Blume, mengatakan bahwa perusahaan harus mengambil langkah-langkah yang tepat untuk meningkatkan profitabilitas. Hal ini termasuk efisiensi produksi, pengurangan biaya, dan inovasi produk.

Baca Juga:  Padukan Ilmu Sastra China dengan Bisnis Internasional, Inilah Jurusan Terbaru BINUS University

Berdasarkan data Gabungan Industri Kendaraan Bermotor Indonesia (Gaikindo), penjualan VW secara wholesales atau penjualan dari pabrikan ke diler selama tujuh bulan awal 2024 hanya 52 unit, turun 68,7% dari tahun lalu yang mencapai 166 unit.

Pada Juli 2024 hanya 2 unit, lebih rendah dari bulan sebelumnya yang hanya 4 unit. Sedangkan retail sales atau penjualan dari diler ke konsumen akhir pada periode Januari-Juli 2024 sebanyak 65 unit. Angka ini turun dari periode sama tahun lalu yang mencapai 141 unit. Retail sales VW sendiri di RI pada Juli 2024 hanya 4 unit. (Jo)

Berita Terkait

Jay Idzes Cedera, Kapten Timnas Indonesia Absen Bela Skuad Garuda
Dugaan Penimbunan Solar di Banyumas Disorot, Muncul Dugaan Oknum Terima “Upeti”
Dugaan Penimbunan BBM Subsidi di Banyumas Disorot, Tim Media dan BPAN Pertanyakan Profesionalitas Tipidter
Stafsus Menteri Agama Turun ke Tangerang, Pastikan GKPI Mauk Sepatan Bisa Ibadah Lagi
Warga Rorotan Tolak Rencana Pembangunan Depo Kontainer di Kawasan Permukiman
Pam TPS Pilkades Setu, Wadir Binmas: Kenali Situasi dan Jangan Keluar dari Fungsi Pengamanan
Permintaan Spot Menguat, Bitcoin Kembali Tembus US$81.000
Polres Malang Tangkap Pria Diduga Aniaya Wanita Usai Janjikan Kerja

Berita Terkait

Selasa, 22 September 2026 - 11:02 WIB

Jay Idzes Cedera, Kapten Timnas Indonesia Absen Bela Skuad Garuda

Senin, 21 September 2026 - 21:14 WIB

Dugaan Penimbunan Solar di Banyumas Disorot, Muncul Dugaan Oknum Terima “Upeti”

Senin, 21 September 2026 - 18:55 WIB

Dugaan Penimbunan BBM Subsidi di Banyumas Disorot, Tim Media dan BPAN Pertanyakan Profesionalitas Tipidter

Senin, 21 September 2026 - 04:48 WIB

Stafsus Menteri Agama Turun ke Tangerang, Pastikan GKPI Mauk Sepatan Bisa Ibadah Lagi

Minggu, 20 September 2026 - 16:13 WIB

Warga Rorotan Tolak Rencana Pembangunan Depo Kontainer di Kawasan Permukiman

Berita Terbaru

TNI – Polri

Gotong Royong di Batom sambut HUT Ke-81 TNI

Selasa, 22 Sep 2026 - 16:58 WIB

TNI – Polri

Satgas BGC TNI Konga 39-H MONUSCO Siap Melaksanakan Misi PBB Di Kongo

Selasa, 22 Sep 2026 - 16:39 WIB