Pasca-kemenangan Trump, Warga AS Ngebet Pindah Negara

- Jurnalis

Jumat, 8 November 2024 - 21:49 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

USA – TeropongRakyat.co || Seiring hasil exit poll yang menunjukkan kemungkinan kemenangan kedua bagi Donald Trump, banyak warga Amerika Serikat (AS) mulai mempertimbangkan pilihan untuk pindah ke luar negeri.

Data Google menunjukkan lonjakan pencarian “move to Canada” sebesar 1.270 persen dalam 24 jam usai penutupan TPS di Pantai Timur AS pada Selasa (5/11/2024). Pencarian serupa untuk pindah ke Selandia Baru naik hampir 2.000 persen, sementara pencarian ke Australia melonjak 820 persen. Pada Rabu (6/11/2024) malam waktu Pantai Timur AS, pencarian terkait emigrasi ke ketiga negara tersebut mencapai rekor tertinggi, menurut seorang pejabat Google.

Meskipun Google tak memerinci angka absolut, situs web Imigrasi Selandia Baru melaporkan sekitar 25.000 pengunjung baru dari AS pada Kamis (7/11/2024), dibandingkan hanya 1.500 pada hari yang sama tahun lalu. Pengacara imigrasi pun mulai kebanjiran permintaan informasi.

Baca Juga:  Ketua Kwarcab Jakut Hadir Pelantikan Mabigus dan Gugus Depan YPI Alkhairiyah

“Setiap setengah jam ada permintaan baru,” kata Evan Green, dilansir mitra pengelola Green and Spiegel, firma hukum imigrasi tertua di Kanada, Jum’at (08/11).

Lonjakan minat emigrasi ini mencerminkan fenomena serupa yang terjadi setelah Trump menang pada 2016. Namun, pemilihan kali ini dipenuhi perpecahan. Berdasarkan exit poll Edison Research, hampir tiga perempat pemilih AS merasa demokrasi negara itu terancam.

Kekhawatiran juga muncul mengenai potensi peningkatan ketegangan antara Demokrat dan Republik dalam isu-isu seperti ras, gender, pendidikan, dan hak reproduksi. “Trump adalah pemicunya, tapi ini juga bersifat sosial. Sebagian besar orang Amerika memilih dia, dan ada orang yang tak lagi nyaman hidup dalam masyarakat seperti itu,” kata Green, seraya menyebut orang-orang khawatir mereka akan kehilangan kebebasan mereka.

Baca Juga:  Hankam 234 SC Jateng Bersama Komunitas PATS dan Bolo Sewu Bagikan Takjil untuk Warga di Semarang

Di forum Reddit “r/AmerExit,” ratusan anggota berbagi tips tentang tujuan ideal, visa, dan pekerjaan. Beberapa pengguna menyampaikan kekhawatiran atas keamanan dan masa depan negara mereka setelah kemenangan Trump.

Heather Bell, konsultan imigrasi dari firma hukum Bell Alliance di Vancouver, mencatat bahkan sebelum Pemilu AS 2024 digelar, alasan serupa semakin sering muncul dari warga Amerika yang ingin pindah ke Kanada. Namun, menurut Bell, hanya sedikit yang berhasil mewujudkannya.

“Berimigrasi ke Kanada tidak mudah, apalagi sekarang dengan kebijakan pemerintah yang mengurangi jumlah migran sementara dan permanen,” pungkas Bell, dikutip Reuters.

Penulis : Ruhan

Editor : Romli S.IP

Sumber Berita: https://teropongrakyat.co/14466-2/

Berita Terkait

Anggota Satpol PP Kelurahan Koja Sigap Evakuasi Lansia Yang Jatuh Ke Saluran Air, Langsung DIbawa Ke RSUD Koja.
BPI KPNPA RI APRESIASI KEJAGUNG TETAPKAN 3 TERSANGKA KASUS MANIPULASI EKSPOR LOGAM TANAH JARANG*
Pengelola Teras Nona Manis Beri Penjelasan Terkait Keributan yang Viral
Sidang Lapangan Sengketa Lahan Sherwood Berjalan Lancar, Penggugat Klaim Tidak Ada Bantahan Batas Objek, PN Jakarta Utara Diharapkan Tegakkan Kepastian Hukum
Jelang Hari Koperasi Nasional 2026, Kelompok Aktivis Ajak Masyarakat Waspadai Potensi Provokasi
Ekonom Konstitusi Defiyan Cori : Pertumbuhan Ekonomi Tak Berarti Tanpa Penghapusan Kemiskinan
Persatuan Wartawan Indonesia (PWI) Gelar Sharing Session Jurnalistik, dengan Tema Jurnalis Perkotaan dan Pengaruh Media Sosial di Era Digital
Api dari Tungku Tradisional Hanguskan Dapur Rumah Warga Pakisaji, Kerugian Ditaksir Rp25 Juta

Berita Terkait

Rabu, 8 Juli 2026 - 15:23 WIB

Anggota Satpol PP Kelurahan Koja Sigap Evakuasi Lansia Yang Jatuh Ke Saluran Air, Langsung DIbawa Ke RSUD Koja.

Rabu, 8 Juli 2026 - 15:20 WIB

BPI KPNPA RI APRESIASI KEJAGUNG TETAPKAN 3 TERSANGKA KASUS MANIPULASI EKSPOR LOGAM TANAH JARANG*

Selasa, 7 Juli 2026 - 20:16 WIB

Pengelola Teras Nona Manis Beri Penjelasan Terkait Keributan yang Viral

Selasa, 7 Juli 2026 - 11:08 WIB

Sidang Lapangan Sengketa Lahan Sherwood Berjalan Lancar, Penggugat Klaim Tidak Ada Bantahan Batas Objek, PN Jakarta Utara Diharapkan Tegakkan Kepastian Hukum

Selasa, 7 Juli 2026 - 07:34 WIB

Jelang Hari Koperasi Nasional 2026, Kelompok Aktivis Ajak Masyarakat Waspadai Potensi Provokasi

Berita Terbaru

Opini

Ujian Kepastian Hukum dan Reforma Agraria

Rabu, 8 Jul 2026 - 15:20 WIB