Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan
Advertisement
Teropong Rakyat Official AppGRATIS • Berita terkini Install
Gabung Tropong PLUS Masuk
T+
Terkini
Pasang iklan di sini

Jangkau pembaca Teropong Rakyat. Hubungi admin untuk tarif dan ketentuan iklan.

Bagikan:fXWTMenelisik Lebih Dalam Kampung Bahari Tanjung PriokKomentar: 0
Kampung bahari

Menelisik Lebih Dalam Kampung Bahari Tanjung Priok

Teropong Rakyat, 9 Juni 2025, 12:35 WIB · 2 menit bacaBaca di App
Huruf
Foto: Dokumentasi

Jakarta, TeropongRakyat.co – Kampung Bahari di Tanjung Priok, Jakarta Utara, dikenal sebagai salah satu kawasan bersejarah yang berkembang seiring dengan pembangunan Pelabuhan Tanjung Priok pada akhir abad ke-19.

Kampung Bahari dulunya merupakan pemukiman para pekerja pelabuhan, nelayan, serta buruh angkut yang tinggal dekat dermaga untuk mempermudah akses ke tempat kerja.

Namun, di balik catatan sejarahnya sebagai pusat permukiman maritim, kini nama Kampung Bahari lebih sering terdengar dalam konteks yang suram sarang peredaran narkoba.

Kawasan ini tumbuh pesat pada masa kolonial Belanda ketika Pelabuhan Tanjung Priok dibangun sebagai pintu masuk utama ke Batavia. Infrastruktur pelabuhan membawa dampak ekonomi dan sosial yang besar bagi warga lokal.

Baca Juga:  Doa Bagi Bangsa Putaran XI Digelar di GBI Mawar Sharon Persiapan Puncak Pelaksanaan “Indonesia Berdoa” 24 Agustus 2024

Namun, seiring berjalannya waktu, geliat ekonomi di kawasan ini justru menurun. Minimnya perhatian terhadap peremajaan kawasan permukiman serta lemahnya pengawasan keamanan membuka celah bagi aktivitas ilegal, termasuk peredaran narkoba.

Beberapa tahun terakhir, aparat kepolisian telah berkali-kali melakukan penggerebekan di Kampung Bahari. Lokasi ini dikenal dengan banyaknya “lorong tikus” dan jalur sempit yang mempersulit penindakan. Dalam beberapa kasus, aparat harus masuk dengan perlindungan penuh karena adanya perlawanan dari jaringan pengedar yang terorganisir.

Kampung Bahari kini menjadi salah satu “zona merah” peredaran narkotika di ibu kota. Ini bukan hanya soal penindakan, tapi juga pemulihan sosial. Banyak anak muda di kawasan ini menjadi korban, bukan hanya pelaku,

Baca Juga:  Majukan Olahraga Tenis, Belasan Pengurus PELTI Jakut Resmi Dilantik

Pemerintah Provinsi DKI Jakarta bersama aparat penegak hukum dan lembaga rehabilitasi kini tengah menyusun rencana terpadu untuk memulihkan citra Kampung Bahari.

Fokusnya tidak hanya pada penggerebekan dan penegakan hukum, tetapi juga pemberdayaan masyarakat melalui pendidikan, pelatihan kerja, dan perbaikan infrastruktur.

Para tokoh masyarakat berharap, sejarah panjang Kampung Bahari sebagai bagian penting dari pembangunan pelabuhan dan maritim nasional bisa menjadi modal untuk membangun kembali jati diri kawasan ini.

“Kita tidak ingin Kampung Bahari hanya dikenal karena narkoba. Harus ada harapan baru,” ujar “G” warga setempat.

Baca tentangKampung bahari
Lihat Breaking News Selengkapnya→
Artikel Terkait Breaking News
TNI – PolriKanal lain
BisnisKanal lain