Jakarta Diterjang Banjir, Gubernur Pramono Anung: Ini Pertama Kali Sejak Saya Menjabat

- Jurnalis

Senin, 7 Juli 2025 - 16:58 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Jakarta, TeropongRakyat.co – Hujan deras yang mengguyur ibu kota dan sekitarnya pada Minggu malam, 6 Juli 2025, menyebabkan sejumlah wilayah Jakarta terendam banjir. Hingga Senin pagi pukul 06.00 WIB, genangan masih terlihat di beberapa titik.

Gubernur DKI Jakarta, Pramono Anung, menyebut ini sebagai kejadian banjir besar pertama yang ia hadapi sejak menjabat empat bulan lalu. Pernyataan tersebut ia sampaikan saat meninjau langsung pengerukan Kali Irigasi Bekasi Tengah, Cakung, Jakarta Timur, pada Senin, 7 Juli 2025.

“Yang pertama adalah banjir kiriman, yang kedua karena curah hujan tinggi di Jakarta, dan yang ketiga bersamaan dengan rob, permukaan air laut naik,” ujar Pramono seperti dikutip dari Antara.

Baca Juga:  Gunakan NST, 14.582 Siswa Bersaing dalam Seleksi Angkatan Kedua SMA Kemala Taruna Bhayangkara

Ia menjelaskan, banjir rob disebabkan oleh air laut yang baru mulai surut sekitar pukul 22.30 WIB. Di saat bersamaan, Pemprov DKI mulai mengoperasikan sekitar 600 unit pompa untuk mengurangi genangan. Namun, 10 pompa dilaporkan mengalami kebakaran akibat tekanan air yang terlalu besar.

“Karena jam 22.30 itu sebenarnya belum bisa dipompa. Tapi kalau tidak dipompa, mohon maaf, beberapa wilayah strategis pasti akan tergenang,” katanya.

Pemprov DKI akhirnya memutuskan tetap memompa air secara perlahan demi melindungi kawasan penting seperti Bundaran HI, Istana Negara, dan area vital lainnya.

Baca Juga:  Wujudkan Impian Warga, Satgas TMMD ke-126 Kodim 1505/Tidore Genjot Pembangunan Sumur Air Bersih

Pramono bersyukur karena banjir berhasil dikendalikan sekitar pukul 00.00 WIB. Ia memastikan bahwa pada Senin pagi, aktivitas lalu lintas di seluruh Jakarta sudah kembali normal.

“Saya terus berkomunikasi dengan seluruh wali kota untuk memantau kondisi di lapangan. Mudah-mudahan upaya dari Dinas Sumber Daya Air dan para wali kota berjalan efektif. Memang ini kejadian pertama, dan saya sampai sekarang belum tidur,” tutupnya.

 

Berita Terkait

Korban Kecelakaan Butuh Operasi, Keluarga Mengaku Diintimidasi Saat Minta Pertanggungjawaban
Jalan Menuju Puskesmas Kalibaru Bertahun-tahun Dikuasai PKL, Di Mana Ketegasan Pemerintah?
Ahli Waris H. Abdul Halim Minta Pengawasan Mahkamah Agung atas Sidang Sengketa Tanah Melawan PT Summarecon Agung
Keluarga Korban Pertanyakan Perkembangan Kasus, Polisi Sebut Pelaku Masih Dalam Pencarian
Kontroversi Kenaikan Pangkat Komjen Pol. Asep Edi Suheri, Publik Desak Evaluasi dan Klarifikasi
Marunda Macet Total Dan Lumpuh, PT KCN Berikan Solusi Terbaik
Konferensi Doa – Seminar Hari Doa Nasional 2026 Sukses Diikuti Ribuan Pemimpin Tokoh Kristen dari Seluruh Indonesia dan Mancanegara
JIC Belum Direvitalisasi Pasca Kebakaran 2022, Warga Pertanyakan Keseriusan Pemprov DKI Jakarta

Berita Terkait

Kamis, 16 Juli 2026 - 21:22 WIB

Korban Kecelakaan Butuh Operasi, Keluarga Mengaku Diintimidasi Saat Minta Pertanggungjawaban

Kamis, 16 Juli 2026 - 14:20 WIB

Jalan Menuju Puskesmas Kalibaru Bertahun-tahun Dikuasai PKL, Di Mana Ketegasan Pemerintah?

Kamis, 16 Juli 2026 - 12:52 WIB

Ahli Waris H. Abdul Halim Minta Pengawasan Mahkamah Agung atas Sidang Sengketa Tanah Melawan PT Summarecon Agung

Kamis, 16 Juli 2026 - 09:14 WIB

Keluarga Korban Pertanyakan Perkembangan Kasus, Polisi Sebut Pelaku Masih Dalam Pencarian

Rabu, 15 Juli 2026 - 18:03 WIB

Kontroversi Kenaikan Pangkat Komjen Pol. Asep Edi Suheri, Publik Desak Evaluasi dan Klarifikasi

Berita Terbaru