Fitur “Tagih Uang” Melengkapi Fitur Saku Bareng Raya App, Ajak Komunitas Menabung Hingga 300 Anggota

- Jurnalis

Senin, 2 Juni 2025 - 12:28 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Jakarta, Teropongrakyat.co | 28 Mei 2025 – Sebagai bank digital bagian dari BRI Group, Bank Raya (AGRO) terus menghadirkan solusi untuk menjadi kawan finansial bagi masyarakat salah satunya dengan merangkul dan memberdayakan komunitas agar mereka dapat bertumbuh dengan pengelolaan keuangan yang baik.

Hadir dengan keunggulan yaitu kemudahan menabung kolektif dan transparan, Saku Bareng kini dapat menabung hingga 300 anggota dari yang sebelumnya hanya 100 anggota.

Dengan adanya penambahan anggota pada fitur Saku Bareng ini tentunya semakin memudahkan komunitas dalam kelompok besar untuk menabung kolektif dan melakukan pemantauan aktivitas transaksi secara transparan.

Disamping penambahan jumlah anggota, Fitur Saku Bareng juga hadir dengan fitur baru Tagih Uang untuk mempermudah admin dan anggota dalam melakukan penagihan untuk anggota oleh admin sesuai dengan nominal yang telah ditentukan.

Fitur Tagih Uang yang merupakan fitur pada Saku Bareng yang dikembangkan untuk mempermudah admin dan anggota dalam melakukan proses menabung sesuai dengan nominal yang ditentukan oleh admin untuk tujuan bersama.

Admin dapat melakukan membuat penagihan dan membatalkan penagihan dan anggota dapat melakukan pembayaran hingga menolak pembayaran, adanya fitur Tagih Uang dapat menjadi pengingat untuk setiap anggota untuk melakukan pembayaran tepat waktu.

Baca Juga:  Wajib Tau! Ini Tips Aman Mengirim WhatsApp Blast Agar Tidak Terblokir

Untuk menjaga transparansi keuangan komunitas, admin dapat melakukan pengelolaan dana keluar dengan diketahui anggota, dan bagi para anggota akan mendapatkan notifikasi bagi setiap transaksi, dengan demikian memantau tabungan bareng menjadi lebih praktis, transparan, dan aman.

Kicky Andrie Davetra selaku Direktur Bisnis Bank Raya mengatakan, “Kami melihat potensi yang sangat besar pada pertumbuhan komunitas di Indonesia, mengingat bangsa Indonesia adalah bangsa komunal.

Dengan dinamika sosial masyarakat dan karakter sosial yang tinggi, maka komunitas di Indonesia akan semakin kuat dan terus berkembang karena nilai kebersamaan terus dijunjung dalam keseharian kita.”

Kicky menambahkan, “Tantangan bagi komunitas ini adalah bagaimana menabung kolektif yang transparan dan efektif, sehingga dengan adanya kemudahan fitur Saku Bareng tujuan finansial komunitas dapat tercapai.”

Untuk menggunakan Saku Bareng, nasabah cukup mengakses via Raya App dan buka Fitur Saku Bareng, lalu pilih tambah saku lalu beri nama sesuai keinginan dan tambahkan anggota dari nomor yang tersimpan di kontak handphone dan anggota akan mendapatkan notifikasi untuk bergabung kedalam Rekening Saku Bareng.

Baca Juga:  RevComm Indonesia Raih Sertifikasi ISO 27001:2022, Perkuat Komitmen Keamanan Informasi

Sejak diluncurkan pada Maret 2024, Hingga akhir Kuartal I/2025 Saku Bareng telah dimanfaatkan oleh lebih dari 3.300  anggota komunitas dengan total lebih dari 1.100 Saku Bareng dan pengguna Raya Apps tercatat lebih dari 1 juta nasabah jumlah tersebut naik 57,1% (yoy).

Penggunaan transaksi Raya App yang meningkat 57,1% (yoy) yang mencapai 1,1 juta transaksi. Dengan semakin berkembangnya fitur dan inovasi produk Raya Apps, jumlah nasabah diharapkan dapat meningkat, hingga Kuartal 1/2025 seiring dengan pertumbuhan digital saving yaitu sebesar Rp1,4 triliun atau tumbuh 55,03% (yoy).

“Kekuatan komunitas di tengah masyarakat Indonesia dengan kesamaan hobi atau latar belakang menjadi peluang untuk mendorong percepatan literasi digital masyarakat lebih mudah diterima. Untuk itu, kami berkomitmen untuk menjadi kawan finansial dan mitra bertumbuh bagi para komunitas dan pelaku usaha dengan kemudahan produk dan fitur di Aplikasi Bank Raya.” Tutup Kicky.

Berita Terkait

IPC Terminal Petikemas Berhasil Menjaga Kinerja Operasional Secara Solid
Pt Akses Pelabuhan Indonesia Tingkatkan Kompetensi Melalui Pelatihan Lean Six Sigma Spsl Group
Paguyuban Pedagang Daging “Desak” Pemerintah Ambil Sikap Tegas Terkait Tata Niaga Daging Di Kota Pasuruan
Jual Emas Indonesia Gaspol! Buyback Tinggi, Harga Murah, Target 100 Gerai
Manajemen Lalu Lintas Berbasis Kapasitas: Gate Pass Tanjung Priok Atur Arus Kendaraan Secara Terukur
Tak Terganggu! TPK Koja Jelaskan Penyesuaian Arus Logistik Pasca Idul Fitri
Dukung Arus Mudik Lebaran 2026, Jalan Tol Cibitung-cilincing (JTCC) Diskon Tarif TOL Mulai 30%
Selaras Dengan Transformasi Identitas Subholding, PT Akses Pelabuhan Indonesia Hadir Dengan Logo Baru

Berita Terkait

Selasa, 14 April 2026 - 12:28 WIB

IPC Terminal Petikemas Berhasil Menjaga Kinerja Operasional Secara Solid

Selasa, 14 April 2026 - 11:16 WIB

Pt Akses Pelabuhan Indonesia Tingkatkan Kompetensi Melalui Pelatihan Lean Six Sigma Spsl Group

Senin, 13 April 2026 - 17:20 WIB

Paguyuban Pedagang Daging “Desak” Pemerintah Ambil Sikap Tegas Terkait Tata Niaga Daging Di Kota Pasuruan

Senin, 13 April 2026 - 12:02 WIB

Jual Emas Indonesia Gaspol! Buyback Tinggi, Harga Murah, Target 100 Gerai

Kamis, 2 April 2026 - 20:28 WIB

Manajemen Lalu Lintas Berbasis Kapasitas: Gate Pass Tanjung Priok Atur Arus Kendaraan Secara Terukur

Berita Terbaru

Breaking News

Warga Berbondong-bondong Datangi Rumah Kepala Desa Cibuyur

Kamis, 23 Apr 2026 - 21:57 WIB