Realisasi Utang Negara Hingga Mei 2026 Terukur dan Sesuai Kebutuhan

- Jurnalis

Minggu, 7 Juni 2026 - 09:31 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

JAKARTA, 7 Juni 2026 | teropongrakyat.co – Pemerintah Indonesia melaporkan realisasi penarikan utang baru hingga akhir Mei 2026 mencapai Rp386 triliun. Angka tersebut setara dengan 46,4 persen dari target pembiayaan utang dalam Anggaran Pendapatan dan Belanja Negara (APBN) Tahun 2026 yang ditetapkan sebesar Rp832,2 triliun.

Menteri Keuangan, Purbaya Yudhi Sadewa, menjelaskan bahwa penarikan utang dilakukan secara terukur, hati-hati, dan disesuaikan dengan kebutuhan pembiayaan negara. Langkah tersebut juga mempertimbangkan kondisi kas pemerintah serta dinamika pasar keuangan global yang terus berkembang.

Baca Juga:  Pria Tewas Ditikam, Polisi Buru Pelaku?

“Pemerintah tidak menghadapi kesulitan dalam menerbitkan surat utang negara. Hal ini membuktikan bahwa kepercayaan investor terhadap pengelolaan fiskal Indonesia tetap terjaga,” ujar Menteri Keuangan.

Selain itu, pemerintah mencatat realisasi pembiayaan anggaran hingga Mei 2026 mencapai Rp379,4 triliun atau sekitar 55,1 persen dari target pembiayaan tahun berjalan.

Baca Juga:  Persidangan Daeng Aziz Kembali Digelar, Dakwaan Jaksa Dipertanyakan! Saksi Bantah Ada Ancaman!

Pemerintah menegaskan komitmennya untuk terus menjaga kredibilitas APBN, memperkuat stabilitas fiskal, serta memastikan keberlanjutan pembangunan nasional di tengah ketidakpastian ekonomi global yang masih berlangsung.

Dengan pengelolaan pembiayaan yang prudent dan terukur, pemerintah optimistis mampu memenuhi kebutuhan anggaran negara sekaligus menjaga kepercayaan pasar terhadap perekonomian Indonesia.

(Donie)

Berita Terkait

Presiden Prabowo Saksikan Panen Raya Tebu di Malang dan Serap Aspirasi Petani
Pramono Anung Buka Peluang Alumni PKM Berdakwah di Masjid Pemprov DKI, Siapkan 1.000 Al-Qur’an Edisi Khusus Jakarta
IPSI Kabupaten Malang Kerahkan 1.000 Pesilat Sambut Kunjungan Presiden Prabowo di Pakis
Korban Kecelakaan Butuh Operasi, Keluarga Mengaku Diintimidasi Saat Minta Pertanggungjawaban
Jalan Menuju Puskesmas Kalibaru Bertahun-tahun Dikuasai PKL, Di Mana Ketegasan Pemerintah?
Ahli Waris H. Abdul Halim Minta Pengawasan Mahkamah Agung atas Sidang Sengketa Tanah Melawan PT Summarecon Agung
Keluarga Korban Pertanyakan Perkembangan Kasus, Polisi Sebut Pelaku Masih Dalam Pencarian
Kontroversi Kenaikan Pangkat Komjen Pol. Asep Edi Suheri, Publik Desak Evaluasi dan Klarifikasi

Berita Terkait

Sabtu, 18 Juli 2026 - 05:34 WIB

Presiden Prabowo Saksikan Panen Raya Tebu di Malang dan Serap Aspirasi Petani

Jumat, 17 Juli 2026 - 23:46 WIB

Pramono Anung Buka Peluang Alumni PKM Berdakwah di Masjid Pemprov DKI, Siapkan 1.000 Al-Qur’an Edisi Khusus Jakarta

Jumat, 17 Juli 2026 - 17:22 WIB

IPSI Kabupaten Malang Kerahkan 1.000 Pesilat Sambut Kunjungan Presiden Prabowo di Pakis

Kamis, 16 Juli 2026 - 21:22 WIB

Korban Kecelakaan Butuh Operasi, Keluarga Mengaku Diintimidasi Saat Minta Pertanggungjawaban

Kamis, 16 Juli 2026 - 14:20 WIB

Jalan Menuju Puskesmas Kalibaru Bertahun-tahun Dikuasai PKL, Di Mana Ketegasan Pemerintah?

Berita Terbaru