Fast Moves, Big Wins Jadi Strategi Telkom Menjadi DiCo. Salah Satu Arahan Erick Thohir Selaku Menteri BUMN

- Jurnalis

Rabu, 31 Juli 2024 - 20:04 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Jakarta, teropongrakyat.co – PT Telkom Indonesia Tbk bertransformasi dari perusahaan telekomunikasi tradisional (TELCO) menjadi telekomunikasi digital (DICO).

Transformasi ini mencakup strategi utama yang disebut “Five Bold Moves” yang dirancang untuk memaksimalkan peluang pertumbuhan dan memenuhi kebutuhan pasar yang semakin menuntut.

Five Bold Moves dibangun di atas tiga pilar bisnis digital Telkom, yaitu digital connectivity, digital platform, dan digital services. Ada lima inisiatif utama yang dieksekusi dalam strategi ini: Fixed Mobile Convergence (FMC) dan InfraCo untuk digital connectivity, Data Center Co dan B2B Digital IT Service Co untuk digital platform, serta DigiCo untuk digital services.

Fast Moves, Big Wins Jadi Strategi Telkom Menjadi DiCo. Salah Satu Arahan Erick Thohir Selaku Menteri BUMN - Teropong Rakyat

Dengan strategi ini, diharapkan Telkom dapat memperkuat posisinya sebagai perusahaan telekomunikasi digital yang menciptakan nilai lebih tinggi bagi para pemangku kepentingan.

Baca Juga:  Temukan Ketidaksesuaian Volume MinyakKita, Polisi Akan Tindak Tegas Pelaku Usaha Nakal

“Kami perlu bergerak cepat dalam mengadopsi teknologi digital untuk meningkatkan efisiensi operasional dan memberikan pengalaman terbaik bagi pelanggan. Digitalisasi bukan lagi pilihan, tetapi keharusan,” ujar Direktur Strategic Portfolio Telkom Indonesia, Budi Setyawan Wijaya, pada acara Indonesia Brand Forum 2024 di Landmark Tower, Telkom, Rabu (31/07/2024).

Budi menegaskan, bahwa Telkom berupaya menggelar transformasi ini dengan sebaik-baiknya.

Untuk menjalankan strategi tersebut, Telkom menerapkan prinsip “Leadership is About Execution: Move Fast, Break Bureaucracy” yang menekankan eksekusi cepat dan pemangkasan birokrasi untuk mendorong inovasi dan efisiensi.

Menurutnya, birokrasi seringkali menjadi penghambat utama dalam organisasi besar seperti Telkom, sehingga pemangkasan birokrasi menjadi fokus utama untuk menciptakan organisasi yang lebih gesit dan responsif.

“Hal ini juga sejalan dengan arahan Pak Erick Thohir sebagai Menteri BUMN, bahwa kita harus bisa memastikan BUMN bisa merespons perubahan pasar dan teknologi dengan cepat,” ucap Budi.

Baca Juga:  Roadmap OJK: Industri Kripto Indonesia Bidik Transaksi Rp1.000 Triliun di 2028

Selain eksekusi cepat, Telkom menekankan pentingnya kolaborasi antartim dan memastikan setiap inisiatif dieksekusi dengan efektif. Dia membangun budaya kerja yang mendorong komunikasi terbuka dan kolaborasi erat, baik di dalam perusahaan maupun dengan mitra eksternal.

“Kami harus memastikan setiap karyawan memahami nilai-nilai perusahaan dan bekerja sama untuk mencapai tujuan bersama. Kolaborasi adalah kunci untuk sukses di era digital ini,”ujar Budi.

Dengan visi menjadikan Telkom sebagai perusahaan telekomunikasi terdepan di Indonesia yang mampu bersaing di kancah global, kecepatan eksekusi serta kolaborasi menjadi sangat strategis. Sebab ini mendatangkan kelincahan untuk menangkap peluang bisnis baru dan merespons tantangan dengan cepat. / (Akbar)

Berita Terkait

BREAKING NEWS: Michael Bambang Hartono, Owner Como 1907, Meninggal Dunia
DI LUAR NALAR !!!, Anak di Bawah Umur dan Orang Mati Dijadikan Tergugat !!!
Aksi Sosial Bagi Takjil di Balai Kota: PEWARNA Indonesia DKI Tunjukkan Rasa Kepedulian dan Nasionalisme
Perkuat Layanan Tanpa Henti, IPC TPK Antisipasi Lonjakan Arus Peti Kemas Ramadan
BNN Musnahkan 35 Kg Barang Bukti Narkotika Hasil Ungkap Kasus DI Bandara Dan Clandestine Laboratory DI Bali
Sampah Menumpuk di Pasar Induk Cibitung, Warga Bekasi Soroti Kinerja Pemda
LDII PAC Gadingrejo Gelar I’tikaf dan Sahur Bersama di 10 Hari Terakhir Ramadan 1447 H
Sinergi Banom NU Dan Forkopimcam Kejayan Pasuruan Bagikan 2.500 Paket Takjil Untuk Pengendara

Berita Terkait

Jumat, 20 Maret 2026 - 08:08 WIB

BREAKING NEWS: Michael Bambang Hartono, Owner Como 1907, Meninggal Dunia

Jumat, 20 Maret 2026 - 08:06 WIB

DI LUAR NALAR !!!, Anak di Bawah Umur dan Orang Mati Dijadikan Tergugat !!!

Kamis, 19 Maret 2026 - 16:15 WIB

Aksi Sosial Bagi Takjil di Balai Kota: PEWARNA Indonesia DKI Tunjukkan Rasa Kepedulian dan Nasionalisme

Rabu, 18 Maret 2026 - 18:49 WIB

BNN Musnahkan 35 Kg Barang Bukti Narkotika Hasil Ungkap Kasus DI Bandara Dan Clandestine Laboratory DI Bali

Rabu, 18 Maret 2026 - 16:42 WIB

Sampah Menumpuk di Pasar Induk Cibitung, Warga Bekasi Soroti Kinerja Pemda

Berita Terbaru