JAKARTA, teropongrakyat.co – Tragedi kecelakaan maut yang terjadi pada Senin (27/4) malam kemarin masih menyisakan duka mendalam bagi keluarga yang ditinggalkan.
Tak sedikit para pejabat negara memberikan ucapan dengan datang langsung (Takziah) ke beberapa rumah korban meninggal dunia dalama insiden tersebut.
Bukan hanya dari kalangan pejabat, aparat penegak hukum (APH) di Kemayoran pun turut memberikan ucapan berduka kepada keluarga korban tabrakan kereta api antara Kereta Jarak Jauh (Argo Bromo Anggrek) dengan Kereta Rel Listrik Commuter Line.
Hal itu diketahui usai terdata jika salah satu warga di kemayoran menjadi salah satu dari belasan korban kecelakaan mau di Stasiun Bekasi Timur itu.
Selain mengirimkan karangan bunga, Kapolsek Kemayoran, Kompol Dr. Agung Ardiansyah S.H., M..H juga menyatakan duka yang mendalam kepada keluarga korban.
“Semoga Allah SWT memberikan tempat terbaik bagi Almarhumah, serta keluarga yang ditinggalkan diberikan kekuatan dan ketabahan Aamiin,” ucap Kapolsek.
Korban Tabrakan Kereta di Stasiun Bekasi Timur
Dari berita sebelumnya, diketahui salah dar belasan korban yang meninggal dunia itu bernama Nuryati (65). Korban berkediaman di Utan Panjang II RT 04/RW 08, Kecamatan Kemayoran, Jakarta Pusat.
Menurut beberapa sumber informasi, korban berangkat dari Stasiun Kemayoran bersama Suami serta dua anaknya berikut keponakannya.
Dari kesaksian sang suami, korban jatuh keluar setelah gerbong belakang KRL Commuter Line tersebut tertabarak kereta jarak jauh (Argo Bromo Anggrek).
(Irawan)

























































