BSI Tegaskan Pemberian Dana SAL dalam Bentuk Hibah adalah Hoaks

- Jurnalis

Selasa, 9 Desember 2025 - 22:36 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Jakarta – Teropongrakyat.co || PT Bank Syariah Indonesia Tbk (BSI) menegaskan bahwa informasi mengenai pencairan dana hibah Saldo Anggaran Lebih (SAL) kepada masyarakat adalah hoaks dan sama sekali tidak memiliki dasar hukum. Hal ini disampaikan dalam konferensi pers bersama Polda Metro Jaya di Kantor Pusat BSI, Jakarta, Selasa (9/12/2025).

Corporate Secretary BSI, Wisnu Sunandar menyampaikan, maraknya penipuan yang berkedok bantuan pemerintah ini perlu diwaspadai bersama. Ia menjelaskan bahwa dana SAL merupakan dana milik Pemerintah Republik Indonesia yang ditempatkan di bank-bank milik negara dalam bentuk deposito sesuai kebijakan Kementerian Keuangan. Dana tersebut digunakan untuk mendukung pembiayaan program strategis pemerintah, bukan untuk dibagikan secara langsung kepada masyarakat.

Baca Juga:  Kapolres Metro Jakarta Timur Berikan Baksos Ke Griya Yatim Dan Duafa Matraman

“Kami pastikan dana SAL tidak bisa dicairkan ke rekening pribadi masyarakat. Narasi hibah SAL yang beredar merupakan penipuan dan berpotensi merugikan,” tegas Wisnu.

Dalam dua hari terakhir, tercatat lebih dari seribu warga mendatangi kantor BSI setelah mendapat ajakan melalui pesan berantai yang menjanjikan pencairan dana antara Rp10 juta hingga Rp15 juta per orang. Faktanya, masyarakat justru diminta mentransfer uang untuk pembelian materai ke rekening pribadi oknum tertentu. BSI memastikan bahwa pola seperti ini merupakan modus kejahatan finansial yang sedang ditangani bersama aparat kepolisian.

Sementara itu, Kasubbidpenmas Bidhumas Polda Metro Jaya, AKBP Reonald Simanjuntak, menegaskan bahwa narasi pencairan dana SAL tersebut adalah fiktif dan tidak berasal dari instruksi instansi pemerintah mana pun.

Baca Juga:  Rayakan Idul Fitri 2024, Ancol Suguhkan Banyak Keajaiban

“Kami imbau masyarakat untuk bijak menggunakan media sosial dan tetap waspada terhadap berbagai modus penipuan. Selalu lakukan cek dan ricek setiap informasi yang diterima,” ujarnya.

Polisi mengingatkan masyarakat untuk segera melapor jika menemukan aktivitas mencurigakan atau menjadi korban penipuan ke kantor polisi terdekat atau melalui Call Center 110, yang dapat dihubungi secara gratis dan akan langsung tersambung dengan kantor polisi terdekat.

Polda Metro Jaya mengajak seluruh masyarakat untuk bersama-sama menjaga keamanan dan ketertiban di wilayah hukum DKI Jakarta.

“Mari bersama Polda Metro Jaya menjaga Jakarta tetap aman dan kondusif,” pungkas Reonald

Berita Terkait

Soal Perkara Kasus Dugaan Korupsi Pasar Among Tani, Pemkot Batu Serahkan Sepenuhnya pada Proses Hukum
IIW Indonesia 2026 Hadir Lagi, Jadi Tempat Kumpul Teknologi dan Pelaku Industri Dunia
TNI AL Gagalkan Dugaan Penyelundupan Mineral Radioaktif di Batam
Dugaan Intimidasi Warnai Pemeriksaan Karyawan PT Volta Indonesia Semesta di Semarang
Warga Gaza Tetap Laksanakan Salat Idul Adha di Tengah Reruntuhan, Tanpa Kurban Akibat Konflik
Cahaya Manthovani Bawa Warna Baru di Industri Event Indonesia
Rahmad Sukendar: Kenaikan Tunjangan Anggota Polri Lebih Mendesak dari Perpanjangan Usia Pensiun
Tommy Tempuh Langkah Hukum atas Dugaan Perselingkuhan yang Diduga Libatkan Pengusaha Kargo

Berita Terkait

Sabtu, 30 Mei 2026 - 23:57 WIB

Soal Perkara Kasus Dugaan Korupsi Pasar Among Tani, Pemkot Batu Serahkan Sepenuhnya pada Proses Hukum

Jumat, 29 Mei 2026 - 19:36 WIB

IIW Indonesia 2026 Hadir Lagi, Jadi Tempat Kumpul Teknologi dan Pelaku Industri Dunia

Jumat, 29 Mei 2026 - 12:48 WIB

TNI AL Gagalkan Dugaan Penyelundupan Mineral Radioaktif di Batam

Kamis, 28 Mei 2026 - 16:58 WIB

Dugaan Intimidasi Warnai Pemeriksaan Karyawan PT Volta Indonesia Semesta di Semarang

Kamis, 28 Mei 2026 - 16:13 WIB

Warga Gaza Tetap Laksanakan Salat Idul Adha di Tengah Reruntuhan, Tanpa Kurban Akibat Konflik

Berita Terbaru